Home / Motogp / Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24..” Berbeda ! “
Motogp

Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24 — ” Berbeda ! “

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24 — ” Berbeda ! “
Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24 — ” Berbeda ! “ — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….penegasan dilemparkan CEO Ducati Claudio Domenicali yang tanpa segan melontarkan pembelaan terhadap performa Marquez yang sama sekali belum memenangkan balapan.
  • Sukses finish ke 2 dari start ke 13….Bos Ducati menegaskan bahwa performa Marc tetaplah diatas rata-rata.
  • Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24..” Berbeda

Iwanbanaran.com – Cakkkk….penegasan dilemparkan CEO Ducati Claudio Domenicali yang tanpa segan melontarkan pembelaan terhadap performa Marquez yang sama sekali belum memenangkan balapan. Sukses finish ke 2 dari start ke 13….Bos Ducati menegaskan bahwa performa Marc tetaplah diatas rata-rata. Big Bos Ducati Minta GP23 Marc Marquez jangan dibandingkan GP24..” Berbeda ! ” serunya. Wowww….

Menurut bos Ducati, saat ini cukup banyak yang membandingkan performa Marc dengan Pecco dan Martin karena mereka sesama rider Ducati. Namun Claudio Domenicali menyebut bahwa Marc tidak boleh dibandingkan dengan pebalap Ducati yang menggunakan motor spesifikasi terbaru. Marquez mengukuhkan dirinya sebagai pebalap tercepat di GP23 di musim 2024. Meskipun Marc mampu mengalahkan GP24 kecuali Pecco dan Martin, CEO Ducati tersebut yakin performanya hanya bisa dibandingkan dengan rivalnya di motor yang sama….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Marc menunjukkan bahwa dia masih luar biasa. Namun, kalian harus mengakui fakta bahwa dia mengendarai GP23 dan performanya harus dikaitkan dengan mereka yang mengendarai motor yang sama dengannya. Memang betul saat ini ada sedikit perbedaan antara GP23 dan GP24 dibandingkan sebelumnya. Namun bisa kita dikatakan, Marc menjalani balapan yang sangat bagus. Dia menempatkan dirinya dengan sangat baik dan membuatnya nyaman. Ini adalah dunia balap dan kami senang dia bersama kami….” tutup Claudio Domenicali…

Marquez berada di urutan ketiga dibelakang Jorge Martin dari klasemen sementara rider. Hasil luar biasa di Sachsenring memang fenomenal. Bahkan kepala kru Gresini mengungkapkan kondisi saat sebelum race. Frankie Carchedi mengungkapkan bahwa Marc menolak pengaturan motor yang dirancang untuk meringankan cedera. Marc lebih memilih mesin yang memberinya peluang besar untuk mendapatkan hasil bagus, meski menimbulkan rasa sakit pada cedera yang dideritanya…

Kecelakaan Marquez pada hari Jumat menyebabkan jari patah dan nyeri pada tulang rusuk, sebelum sesi kualifikasi yang membuatnya frustrasi karena start diposisi 13. Namun Marquez berhasil finis P2, di belakang Pecco Bagnaia. Marquez juga mampu mengatasi kontak dengan Franco Morbidelli yang menghancurkan visornya dan menggembungkan airbagnya. Disitulah Frankie Carchedi heran Marc kencang…

” Sepertinya pasca benturan dengan Morbidelli, Adrenalin mengambil alih. Dia mencetak sektor tercepat pertamanya selama race justru tanpa visor, tanpa pelindung angin. Ini cukup mengejutkan. Selama bertahun-tahun (dikarir teknisi Motogp), aku belum pernah melihat hal seperti ini. Kalian selalu membuat rencana…berapa lap race, motor apa yang akan kalian gunakan. Dan kemarin semua tidak ada yang berjalan sesuai rencana!...

“Kami punya [masalah] teknis. Makanya kami tidak yakin sampai detik terakhir semua akan berjalan baik. Di kualifikasi, kami mengalami masalah teknis dengan satu motor, lalu harus melompat ke motor lain, tapi justru stuck. Kemarin dia kesulitan di Sektor 1, dua tikungan kanan, di mana dia mengalami masalah pada tulang rusuknya. Pagi sebelum race kami melakukan set-up motor untuk mengatasi cedera. Kami mencoba sesuatu untuk membuatnya lebih gesit, Tapi dia bilang ‘tidak’. Di Motogp Sangat sulit untuk menyalip. Untungnya Marc sangat kuat disektor terakhir belokan kiri. Dia menetapkan Sektor 1 tercepat sepanjang akhir pekan pada lap terakhir.” serunya….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →
Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!
Motogp Trending

Performa “Aneh” Yamaha M1 V4 Bikin Toprak Razgatlioglu heran..!!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pekan balap MotoGP San Marino di Sirkuit Misano menyisakan cerita positif sekaligus frustrasi bagi Toprak Razgatlioglu. Pembalap Pramac Yamaha tersebut sukses mencuri perhatian lewat catatan waktu paruh kedua lomba yang sangat kompetitif. Namun, masalah klasik di sesi kualifikasi serta kesulitan melakukan overtake membuat potensi besarnya tertahan di posisi ke-12. Yup…Performa Aneh Yamaha M1 […]

September 15, 2026 0 Baca →