Home / Motogp / Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya
Motogp •

Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya
Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk….Suasana di dalam garasi tim Trackhouse Racing memanas pasca-insiden yang melibatkan Raul Fernandez dan pembalap pabrikan Aprilia, Jorge Martin.
  • Tabrakan yang terjadi pada restart ketiga dalam balapan penuh drama di Grand Prix Catalunya tersebut seketika menghancurkan peluang besar kedua pembalap berbaju Aprilia itu untuk meraih podium.
  • Balapan di Barcelona ini memang berjalan sangat […]

Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup JalurnyaIwanbanaran.com – Cakkk….Suasana di dalam garasi tim Trackhouse Racing memanas pasca-insiden yang melibatkan Raul Fernandez dan pembalap pabrikan Aprilia, Jorge Martin. Tabrakan yang terjadi pada restart ketiga dalam balapan penuh drama di Grand Prix Catalunya tersebut seketika menghancurkan peluang besar kedua pembalap berbaju Aprilia itu untuk meraih podium.

Balapan di Barcelona ini memang berjalan sangat kacau dan diwarnai beberapa bendera merah (red flag) akibat kecelakaan parah yang menimpa Alex Marquez dan Johann Zarco. Namun bagi Fernandez, insidennya dengan Martin adalah sesuatu yang seharusnya bisa dihindari, dan ia merasa sangat kesal dengan cara kompetitornya itu merespons manuver menyalip yang dilakukannya.

Bersyukur Terhindar dari Cedera Parah

Ditemui setelah balapan, Raul Fernandez pertama-tama meluapkan rasa syukurnya karena bisa lolos dari cedera serius mengingat fatalnya kecelakaan yang terjadi di lintasan.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Pertama-tama, saya beruntung tidak mengalami cedera parah, mengingat ada pecahan motor yang terbang ke arah saya dan saya terkena hantaman yang sangat keras,” ungkap Fernandez.

“Hingga momen itu, saya rasa kami menjalani balapan yang cukup positif. Sesuai rencana awal, saya mencoba merangsek ke depan untuk membuat jarak aman. Namun itu tidak mudah karena Alex (Marquez) dan Pedro (Acosta) menempel saya dengan sangat ketat. Saya berharap Alex baik-baik saja karena dia mengalami hantaman yang sangat keras.”

Tuding Jorge Martin Sengaja Menutup Jalur

Ketegangan mulai memuncak saat Fernandez membahas insiden tabrakan pasca-bendera merah kedua. Meskipun dari luar terlihat seolah Fernandez yang menabrak Martin, pembalap asal Spanyol ini meminta publik melihat video dari sudut pandang helikopter secara mendetail.

“Dari luar, tampaknya saya yang menabraknya, dan memang benturan itu terjadi. Namun sebelum itu terjadi, dia (Martin) melihat ketika saya mengerem dan memutuskan untuk menyalipnya,” jelas Raul dengan nada kesal.

Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya“Jika Anda menganalisis rekaman dari helikopter, Anda bisa melihat bahwa Jorge mengerem lebih awal dan saya masuk ke sisi dalam, karena itulah satu-satunya peluang yang saya miliki. Terlihat sangat jelas juga bahwa dia sempat menegakkan motornya sedikit, namun kemudian langsung menutup jalur sepenuhnya ketika dia menyadari bahwa itu adalah saya.”

Menurut Fernandez, tindakan agresif Martin ini bukan yang pertama kali terjadi pada akhir pekan ini. “Hal serupa juga terjadi kemarin saat sesi Sprint Race, yang membuat saya kehilangan dua posisi, salah satunya direbut oleh Di Giannantonio,” kenangnya.

Kehilangan Peluang Podium yang Berharga

Akibat penutupan jalur yang mendadak tersebut, Fernandez mengaku tidak punya ruang lagi untuk menghindar, hingga akhirnya kedua pembalap Aprilia tersebut harus menyudahi balapan di atas hamparan gravel.

Aprilia memanas…Raul Fernandez Berang dengan Cara Jorge Martin Menutup Jalurnya“Sialnya, pada titik itu saya tidak bisa melakukan hal lain, dan kami berdua berakhir di gravel. Seperti yang saya katakan, saya sangat menyesal karena kami memiliki peluang bagus untuk naik podium, yang merupakan target utama kami. Saya juga minta maaf kepada tim karena mereka telah bekerja dengan sangat baik, tetapi hal-hal seperti ini memang bisa terjadi dalam balapan,” pungas Fernandez.

Dengan kegagalan total di sisa balapan yang kacau ini, manajemen Trackhouse dan Aprilia dipastikan harus turun tangan untuk meredakan tensi internal yang memanas di antara para pembalap mereka. Kalau menurut sampeyan sendiri piye cak…siapa yang salah ?? (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!
Motogp Trending

Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Davide Tardozzi akhirnya buka suara. Manajer tim Ducati itu tidak main-main mengkritik para pebalap yang berani bersuara lantang di luar ruangan, tapi mendadak bisu saat berhadapan langsung dengan penyelenggara MotoGP. Baginya, sikap seperti itu bukan cuma mengecewakan… itu bentuk kepengecutan yang membuang waktu semua orang. Yup….Bos Ducati Tardozzi Geram…Tuding pembalap Pengecut Soal Race […]

October 26, 2026 • 0 Baca →
Tegas…Marc Marquez menolak Balapan di Qatar, Waduhhhh !!!
Motogp Trending

Tegas…Marc Marquez menolak Balapan di Qatar, Waduhhhh !!!

Iwanbanaran.com – Caaakkk….kayaknya suasana paddock makin panas membara, cakkk! Belum reda urusan ancaman denda dan penalti grid akibat mangkir acara promosi, kini Marc Marquez kembali bikin geger jagad balap roda dua. Kali ini, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut blak-blakan melontarkan pernyataan tegas menolak mengambil risiko terkait keselamatan nyawa di tengah konfirmasi digelarnya MotoGP GP […]

October 26, 2026 • 0 Baca →
Nekad…Jorge Martin bertekad kembali Race di Sepang Malaysia !!
Motogp Trending

Nekad…Jorge Martin bertekad kembali Race di Sepang Malaysia !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Kecelakaan hebat yang dialami Jorge Martin dalam Sprint Race Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island sempat membuat kubu Aprilia dan para penggemarnya menahan napas. Terlibat duel sengit dan habis-habisan memperebutkan kemenangan melawan rival perebutan gelar juara dunia, Marc Marquez, pembalap Spanyol tersebut harus mengakhiri balapan dengan crash berkecepatan tinggi yang berujung cedera […]

October 25, 2026 • 0 Baca →