Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang diketahui, Valentino Rossi membalap dengan Ducati hanya dua musim, karena performa motornya yang tak kunjung membaik cak. Setelah itu, doi memutuskan untuk kembali ke Yamaha dengan target untuk menambah titel MotoGP. Dalam perjalanan yang sulit dengan Ducati, Valentino Rossi selalu didampingi oleh sahabatnya, Uccio Salucci. Doi menceritakan seluruh fans Italia gembira saat Rossi menjadi rider resmi Ducati…

Uccio mengungkapkan bahwa Rossi ingin membuktikan bisa menang dengan pabrikan lain, selain Yamaha. Namun sayangnya, doi mengalami kesulitan dengan motor Ducati karena mesin yang tidak bekerja dengan maksimal. Yup, sebenarnya Ducati mendatangkan Valentino Rossi untuk mengembangkan motornya agar makin kompetitif cak. Meski pada akhirnya, proyek dengan Rossi tidak berhasil…

iklan iwb

“Ada banyak kegembiraan di Italia. Motivasinya sangat tinggi, dia ingin menunjukkan bahwa dia bisa menang tidak hanya dengan Motor Yamaha, tapi juga dengan motor lain, bahkan dengan Ducati yang berasal dari negaranya, Italia. Ketika Valentino naik motor untuk pertama kalinya, dia (Rossi) berkata: ‘Oke, ini bukan motor yang mudah untuk dikendarai. Itu motor yang indah tapi sangat aneh, mesinnya tidak bekerja maksimal, bahkan aku tidak merasakannya. Ducati mengira Rossi memiliki apa yang mereka butuhkan untuk pengembangan motornya, tapi kenyataannya tidak,” ujar Uccio Salucci via motosan.

Sementara itu, Valentino Rossi mengatakan kesulitannya dengan motor Ducati. Doi mengaku tidak pernah bisa cepat saat membalap dengan motor tersebut sejak tes pertama. Rossi menegaskan motor Ducati saat itu sulit dikendarai dan punya banyak masalah saat balapan berlangsung…

“Kenyataannya adalah aku tidak pernah cepat dengan motor ini (Ducati), bahkan sejak tes pertama. Motornya tidak seperti yang diharapkan, sulit, banyak masalah dalam balapan,” papar Valentino Rossi. Bahkan, Uccio Salucci menuturkan bahwa sahabatnya tersebut tidak mengerti bagaimana cara motor Ducati bekerja… “Mereka percaya bahwa Valentino memiliki apa yang dibutuhkan seorang pembalap untuk memajukan pengembangan motor, tapi ternyata tidak seperti itu. Bahkan dia tidak bisa mengerti bagaimana Ducati bekerja,” tutup Uccio Salucci….(RA iwb)

2 COMMENTS

  1. Katanya waktu di hodna faktor menang bukan karena motornya, tapi rider nya,lhakok pake ducita gak bisa menang.

Comments are closed.