Video Full HD : Review test ride motor setengah Milyar new MV Agusta Brutale 800…..top speed 214 km/jam !!

37

Iwanbanaran.com – Kangbro…seperti yang kita tahu MV Agusta Indonesia sukses merilis new Brutale 800. Motor yang secara desain jok juga mirip dengan Veloce (bolong ditengah) ini lalu digelandang ke Sentul untuk pengetesan. IWB adalah salah satu Blogger beruntung yang dipercaya MV Agusta untuk nyicipin motor setengah Milyar ini. Dan harus IWB akui…dibanding generasi lawas new Brutale 800 memiliki power bawah yang cenderung lebih smooth dibanding old gen. Seperti apa testingnya ?. Cekidot cak…

Seksi?. Jelas pakde. IWB tidak bisa menampik motor Italia selalu memiliki desain yang seksi keren habis. Tiap detil lekukan diracik sedemikian rupa dengan tujuan memberikan effect wow. IWB harus akui….sisi jok, knalpot serta pro arm (single arm) membuat new Brutale 800 menarik untuk dilihat. Dan hasilnya ?. Ngiler pakde….mung iso ngiler. Oke…mari kita bahas satu persatu…

Ergonomi

Dibanding gen lawas, new MV Agusta Brutale 800 memiliki posisi riding yang cenderung lebih sporty. Sedikit bungkuk dengan jok yang juga tinggi. Dengan badan 170cm…IWB harus sedikit jinjit saat duduk diatasnya. Tidak heran saat testing wak Haji Taufik (sesepuh Blogger) membutuhkan assistant ketika naik atau turun. Memang rada tinggi cak. Tapi ketika sampeyan sudah diatasnya, feelnya terasa mantap. Kita bisa merasakan tiap jengkal limit ketika motor digunakan untuk cornering….

Engine

Untuk urusan mesin, new MV Agusta Brutale 800 dibekali engine murni 798cc dengan bore dan stroke yang masih identik dengan old gen (79mm bore & 54,3mm stroke). Bedanya…mesin anyar dimodifikasi agar emisi gas buang sudah memenuhi Euro 4. Melu regulasi cak…..secara sebelumnya masih Euro 3. Proses cekik NOx ini membuat kompresipun turun dari sebelumnya 13,1:1 menjadi 12,3:1. Untuk mencegah tenaga turun drastis, MV Agusta merevisi beberapa hal….

Yang pertama adalah Profile pada kubah atas piston. Cam juga direvisi plus injektor serta seluruh desain dari knalpot termasuk pipa. Dengan tindakan tersebut MV mampu memperbaiki pembakaran sehingga turunnya kompressi tidak membuat ledakan power terjun bebas. Alhasil…IWB tidak banyak merasakan perbedaan dibanding gen Euro 4. Letupan bawah masih padat berisi khususnya dikisaran 5000-8000 RPM. Namun kisaran 3000 RPMu….tenaga memang terasa lebih smooth cenderung jinak…

Mungkin efek dari penurunan tenaga dari sebelumnya 125HP menjadi 116HP. Top speed juga demikian. Gear 6 sedikit terasa lebih lambat. IWB tanpa nunduk habis hanya bisa meraih 214 km/jam. Padahal pada gen lawas di straight Sentul menggunakan Brutale Euro 3 bisa meraih 225 km/jam. Tapi tetap buanterrrr cakkk. Moge ki….motor 3 silinder. Secara umum….MV mampu membuat feel riding buas pada Brutale series tidak hilang walau dikebiri dengan aturan Euro 4. Njeggrik kang rambut….

Kelebihan lain new Brutale sudah dibekali dengan MVICS (Motor & Vehicle Integrated Control System) terbaru. Sistem ini mengatur seluruh fitur seperti riding mode. Ada 4 level opsi yakni Rain (tenaga dilimit 80HP), Touring (limit 90HP), Sport (full 116HP) dan satunya Custom. Sementara untuk traksi kontrol ada delapan tingkat, ditambah ABS serta quick shift gearbox (up & down). Emang motor kelas kakap ki cak. Tidak heran banderol sampai setengah M. Btw….saat testing IWB menggunakan full Sport mode agar bisa merasakan tenaga murni sang Brutale….

Handling

Nahhh…ini yang menarik. Seperti halnya mesin…MV juga merombak sasis teralis sang street fighter. Struktur dirubah untuk meningkatkan rigidity. Selain itu beberapa tindakan konon juga menjamah geometry serta distribution weight supaya keseimbangan meningkat. Wheelbase ditingkatkan menjadi 19mm…sudut rake 24,5mm plus trail dari sebelumnya 95mm menjadi 103.5mm. Kuwi teori…piye dilapangan??…

Soal masuk tikungan IWB nggak pernah complaint pada Brutale sebab motor ini termasuk mudah dan tidak understere seperti pabrikan saudarannya yang sama-sama Italia. Racing line presisi dan sesuai keinginan. Tapi beda cerita ketika keluar tikungan. Kita harus membuka gas secara terukur sebab IWB merasakan buritan sedikit goyang kalau sampeyan ngepush maksimal…

Hal ini cukup dimaklumi karena motor memang bukan racing purpose alias lebih pada road bike yang memiliki suspensi cenderung empuk. Untungnya Brutale 800 sudah dibekali ban Pirelli Diablo Rosso III dari pabrikan sehingga feelnya tetap solid dan menyenangkan. Emange mau rebah seberapa cak kalau buat dijalanan. Pengen anteng tinggal ganti suspensi yang lebih stiff pasti beda…

Braking atau pengereman

Wisss…ora ono complaint soal ini secara sudah dibekali dengan Brembo cak…

Kesimpulan

MV Agusta 800 terbaru merupakan hasil karya seni yang memiliki prestige tersendiri. Tidak heran banyak yang mengatakan desain jok bolongnya disebut sebagai “a little piece of artwork”. Kendati di kebiri dengan Euro 4…sejauh ini karakter MV Agusta Brutale yang memilki torsi padat tidak hilang. Setingan handle bar yang lebih lebar, revisi posisi foot peg lebih rendah 9mm, busa jok empuk, USD 43mm Marzocchi, speedometer lebih luas serta bentuk tanki yang though membuat motor ini lebih nyaman dikendarai. Sayang banderolnya cak kelas kakap. Nah…seperti apa video tes sang new Brutale 800 ??. Intip wae video review IWB terlampir dibawah ini. Salam njenggrikkkkkk !! (iwb)

Video top speed new MV Agusta 800

HP klik disini

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
41
  • azam

    cakep

    • Pelk Oblak

      Tetep gak kebeli

    • Matteo

      Fby g suka dohc,rangka tralis dan knalpot tumpuk.sohc 5 speed baru demen.

      😂😂😂😂😂

    • ♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡

      ekekekek…

      walau bukan pakai dohc palsu
      BACA ; operstrukk 17ps
      secara rangka 7 tingkat dibawah pigson
      produknya yamahekk .
      BACA ; kandang pitek !!!

      😂😂😂😂

    • Balqiz

      1/2 em…
      Kapan 2 tak tuku
      1/2 ember

  • Dodi

    Number one

  • si adit

    Cakep lek…
    Sayang aku wes inden z900.

  • alex celex

    ahaem bisa bikin motor kualitas beginian kagak lek

    • Matteo

      V5 aja bisa,apalagi inline 3,eces.

      😂😂😂😂😂

    • alex celex

      Gw tanya ahampret tong bukan ondah jepun

    • ♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡

      ekekekek

      ahaem sangat bisa
      tapi bikin yg palsu .
      BACA : dohc operstrukk 17 ps

      😂😂😂

    • si adit

      Meragukan klo hahhahmm mau bikin ginian mah..
      Lgi kalkusi-in, klo bikin ginian biaya recall-an nya brape?
      Secara current product quality nya amburadul gitu..

    • si adit

      Typo kalkulasi

    • Amit Amitt Dachh.. Ett… 1/2 M.. dapat Rangka Kandang Pitikk.. Bagusan PigSon kemana-mana.. Mikirrr….Cuke.

  • Ngiler pengen njajal

  • keren tenan motore… cuma aspale iku ketokane gak roto wkwkwk..

  • Nurdianto

    Lek, lampune ditutupi peteng ra reti dalan ngko..,haha

  • mufid

    Apik wearpack e samean lek.

  • rosiyem

    Kirain darmo udah waras
    Eh tambah nemen, grogol gak sanggup,sarkem nggak sanggup…
    Nemen tenan berarti

  • Iw

    Nikmatnya…. Berlari 210 kmpj.
    Tapi lebih nikmat lagi CBR 1000RR /BMW /R1 dsbnya di 299 kmpj. Belum pernah seumur hidup

  • Neutral

    Andai aja bentuk dari catalytic converternya lebih dipermanis 😅

  • B6000

    Oli netes itu. Parking bocor?

  • iwakbeneran

    Senalpote ngikutin CBR250RR yg jozz itu ya….

    Yamehehehek…..????

    MuUuuehehehehe……..

    • who

      Knalpot kyak gtu mang lahirnya di itilia…
      Yg cbr mah copy paste setengah..
      Ilmu AHM mah ,loe punya gue sirik…

  • iwakbeneran

    MV Agusta klo ikut di motogp lg pasti ramai y

  • ono penampakan 😀

  • muji

    Radiator+ oil coolero

  • Mv Agust4 monstor Buoosokk.. Fix Kandang pitikk.. Snalpot Kaya.. Merism.. Tumpuk-tumpukk..

    Vixionn monstorr Juuooooosss wiiss ngunu..ae.

  • semut merah

    cantik nih motor,,, btw lek iwan ko masih tarik kopling,, kan udah quickshifter,, ada pengaruh ga tuh kalo narik kopling?

    • Iwanbanaran

      Masih kang sesekali karena perasaan sering nyantol hahaha

  • Anz

    250cc 3 silinder masih kosong kang, kenapa pabrikan gak ada yg tertarik ya? Saya pikir ini pasar yg blm ada

  • Hans694

    Beda kelas alias ngeles ngak mampu, masih ada yang lebih penting😂 sekedar tahu lah, ban nya rosso bener😉

  • dodik

    Kok g da yg gontok gontokan kayak di kelas 150cc… fbh,fby,fbs,fbk,fbd,fbmv kok g da yg berantem y di artikel ini???

  • tomcat s

    Wah, kang IWB pake wearpack balap tambah ganteng, mirip-mirip Leon Haslam.. 🙂

  • desainnya mantab

  • kalo F3 bisa sampe berapa ya lek

    • Iwanbanaran

      Pernah 223 lek di sentul