” Zarco idiot !! ” seru Alex Rins
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Marah cakkk….kayaknya Alex Rins sangat marah atas manuver Johan Zarco yang membuatnya harus mengubur keinginan untuk bisa merangsek di barisan depan.
- Bahkan tanpa tedeng Aling-Aling pembalap Suzuki ini menyebut pembalap Pramac Ducati ini sebagai pembalap idiot…” Zarco idiot…” serunya.
- Waahhhhh, kok sadisss ngono yo cak….
Iwanbanaran.com – Marah cakkk….kayaknya Alex Rins sangat marah atas manuver Johan Zarco yang membuatnya harus mengubur keinginan untuk bisa merangsek di barisan depan. Bahkan tanpa tedeng Aling-Aling pembalap Suzuki ini menyebut pembalap Pramac Ducati ini sebagai pembalap idiot…” Zarco idiot…” serunya. Waahhhhh, kok sadisss ngono yo cak….
Balap Assen sepertinya menyisakan kekesalan luar biasa dari Alex Rins. Pembalap Spanyol tersebut berada diposisi kelima dengan jarak yang sangat dekat ke puncak ketika rider Ducati Johann Zarco tiba-tiba muncul di sebelahnya saat masuk tikungan 10 lap 2. Untuk menghindari tabrakan, Rins harus menegakkan motor dan menghindar ke gravel. Selesai sudah cita-cita kedepan cak. Soal in ternyata RIns sangat marah….
“ Semua orang bisa melihat apa yang terjadi. Aku benar-benar tidak beruntung. Aku tidak menduga dengan manuvernya. Dia menyentuhku dan wingletnya berada di bawah lenganku. Jadi aku meluruskan motor untuk menghindarinya. Aku harus melewati kerikil dan semua berakhir. Dia menghancurkan balapanku sejak dia beralih ke MotoGP, dia menyalip dengan sangat agresif. Zarco idiot, itu adalah manuver yang bodoh, karena dia sedang bertarung untuk Piala Dunia. Bisa saja kami berdua jatuh. Itu tidak masuk akal sama sekali…..” tukas Alex kesal….
Untungnya walau terpuruk dibelakang, Rins masih bisa meraih meraih poin di lap 15. Pembalap Suzuki ini mampu menjaga lap timenya di kisaran 1 min 33 detik….
” Setelah itu, aku mencoba mengejar kembali barisan depan. Untungnya, laptimeku tidak buruk. Tidak cukup bagus untuk kemenangan, tapi itu sudah maksimal. Sulit untuk puas dengan balapan di Assen. Kami memiliki kecepatan, tetapi tidak mencapai posisi yang layak. Tapi aku senang Tim sudah bekerja baik termasuk respon dari pada motor…” tutup Alex Rins……(iwb)