Valentino Rossi sedih dengan performa Yamaha di Mugello !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Kecewaaaa cak….rona kekecewaan begitu kuat terpancar dari wajah The Doctor pasca balap Mugello Italia. Trek yang sudah dipenuhi fans Vale dengan kuning ciri khas Rossi berubah mendung karena performa idola mereka terseok-seok tanpa mampu membuat keajaiban. Bahkan puncaknya Vale harus dlosor mencium aspal karena kehilangan traksi ban depan. Saat itu Vale berada diposisi buncit setelah menyenggol rider Suzuki Joan Mir. Rossi menyebut balap Mugello 2019 terparah buat Yamaha !! pertanyaanya apa yang terjadi dan kenapa mantan raja Mugello ini seakan kehilangan sentuhan ?
Valentino Rossi menggambarkan bahwa balap mugelo Italia 2016 merupakan balapan terburuk sepanjang karirnya di Sirkuit Mugello. Di luar pengalamannya saat leading pada tahun 2016 namun kemudian mesin meledak sehingga membuatnya DNF, balap 2019 tidak kalah menyesakkan. Valentino menyebut sejak awal motor seperti susah untuk mendapatkan traksi. Start dari posisi 18 dan mencoba untuk bangkit pelan-pelan Valentino Rossi mengejar Joan Mir yang pada saat itu berada di posisi 14. Namun karena terlalu memaksa untuk overtake Rossi justru melebar dan masuk gravel bersama Mir. Posisinya langsung melorot di urutan 22. Akhirnya pembalap Yamaha ini menyerah karena kehilangan traksi ban depan pada lap ke-8 tersisa membuatnya harus menelan pil pahit di sirkuit Mugello. Sebenarnya apa yang terjadi ?
” Betul-betul akhir pekan yang sangat sulit serta parah sebab sudah cukup lama kita tidak mampu tampil kencang. Kita datang ke sini dan sadar betul bakal sangat sulit kuat disini mengingat kita tidak bisa mengembangkan kecepatan sejak latihan bebas. Aku juga kehilangan semuanya setelah nyenggol Mir. Harus kuakui membalap di posisi belakang selalu sangat sulit apalagi kecepatanku tidaklah istimewa….” seru Rossi kecewa. Yang menjadi pertanyaan…. Sebenarnya apa yang terjadi dengan motor dan kenapa Valentino Rossi begitu sangat kesulitan ketika race?
” Dimana kita mengalami masalah ? Hampir semua sektor. Sejak start aku kesulitan sebab ada tiga hingga empat motor menyalipku. Ini adalah perbedaan terbesar sebab saat akselerasi dari tikungan ke tikungan kita menderita. Tidak hanya masalah top speed tapi akselerasi kita sekarang juga jauh tertinggal dengan lainnya. Dan ketika lambat semuanya jadi semakin sulit. Kami lambat dan benar-benar kesulitan pada saat race karena kami harus melawan motor yang memiliki top speed dan akselerasi lebih baik. Membalap seperti ini sangat sulit. Aku tidak putus asa namun sedih karena kami lambat….
” Kondisi ini terus berulang dan semakin parah (problem M1). Dari 2016….2017…2018 dan sekarang 2019. Menurutku karena lawan kita banyak membawa hal baru. Kemudian mereka terus mampu memperbaiki dan terus berkembang di saat itulah kami Tertinggal. Di awal 2016 Yamaha adalah motor terkuat, namun sekarang kita harus mencoba untuk bekerja. Kalau kalian lihat dari lap time sebenarnya performa kita tidak lah berbeda dibandingkan dengan tahun kemarin. Artinya lawan kita terus mengalami peningkatan sedang kita mulai tertinggal. Inilah yang mengkuatirkan...” tutup Valentino Rossi…
Last…. Valentino Rossi harus menelan pil pahit Karena posisinya kini melorot di urutan kelima dari sebelumnya empat karena DNF. Danilo Petrucci menjadi pembalap yang berhasil mengambil alih posisi Vale. Jika tidak segera diperbaiki dikuatirkan performa Yamaha di tahun 2019 ini bisa saja lebih buruk dibandingkan dengan 2018. Kita lihat saja ikhtiar dari Yamaha. Semangat mbahhhhh…(iwb)
