Home / Motogp / Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot
Motogp •

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot

Cakkk…IWB sadar betul pembaca IWB sudah bergeser.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 7 menit
Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot
Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Sebuah sejarah yang fokus pada perjuangan Yamaha setelah mereka tertatih-tatih tidak pernah mampu bangkit dari keterpurukan diajang GP500.
  • Bahkan diawal pengembangan YZR M1 1st gen dianggap lemot…boso halusnya sangat […]
  • Cakkk…IWB sadar betul pembaca IWB sudah bergeser.

Iwanbanaran.com – Cakkk…IWB sadar betul pembaca IWB sudah bergeser. Generasi ke generasi dan mungkin pengunjung sekarang banyak kaum milenial yang perlu direfresh ulang berdasarkan ulasan lawas. Sebuah sejarah yang fokus pada perjuangan Yamaha setelah mereka tertatih-tatih tidak pernah mampu bangkit dari keterpurukan diajang GP500. Bahkan diawal pengembangan YZR M1 1st gen dianggap lemot…boso halusnya sangat lambat. Sebuah konsep engine yang ternyata malah dipilih oleh Valentino Rossi dan sukses mengantarkan Yamaha menjadi tim sukses bersama The Doctor. Inilah sekelumit interview dengan bapak M1 Masao Furusawa yang IWB terjemahkan dari Crash. Sebuah artikel throw back yang sudah IWB garap 2011 silam…

? Mau secangkir kopi???..tanya Furusawa seraya melangkah kemeja paddock Yamaha di Sepang. Dia tidak pernah berpikir satu karyawannya untuk membantu melakukan itu. Sejurus langsung menuju kemesin coffe maker dan kembali dengan secangkir Expresso. Tindakan sederhana, namun sudah cukup menggambarkan karakter seorang pria yang tidak lagi muda. Seseorang yang begitu disegani di Yamaha dan Motogp berkat jabatan, kejeniusan serta tanggung jawab dipundaknya. Tapi semua dijalankan secara membumi dan rendah hati.

Question (Q): Mr. Furusawa….senang berjumpa dengan anda. Sudahkah anda memutuskan seperti apa masa depan anda nanti??

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotFurusawa (F): Aku punya waktu satu setengah bulan sebelum pensiun. Kita banyak diskusi tentang ini, mau lanjut atau berhenti??. Beberapa bulan terakhir Presdir Yamaha Motor memintaku untuk memperpanjang pekerjaan. Dan saya bilang ?tidak!? (sambil tersenyum). Sudah terlalu lama bagiku diMotogp. Karena aku sebetulnya tidak berharap masih disini ketika memulainya dulu ditahun 2003. Kala itu Yamaha begitu menderita sebab tidak pernah menjadi juara dunia selama 10 tahun. Karena itulah aku dipercaya memegang kendali untuk merubah semuanya. Dan aku pikir mungkin lima tahun adalah periode terlama. Namun aku membuat kesalahan fatal ditahun 2006 ? 2007 sehingga Rossi marah besar oleh karenanya.

Q : Itu terjadi ketika anda ?mengundurkan diri? dari dunia racing??

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotF: Ya?menyingkir lebih tepatnya. Valentino sangat marah karena itu. Dia ingin aku kembali ditrek balap. Jadi makanya aku memutuskan untuk kembali disini. Dulu sebelum tahun 2003 aku hanyalah seorang amatir didunia racing. Bahkan belum pernah melihat pertandingan balap! Selain itu aku selalu berganti pekerjaan di Yamaha motor, kenapa???..sebab kadangkala jika ada masalah diperusahaan, mereka akan mengirimku kemanapun dibutuhkan untuk mengatasinya.

Q: Jadi anda adalah seorang pemecah masalah??

F: Ya!?mereka menyebutku ?pemecah masalah yang canggih? atau ? tukang servis?!. Itu adalah hal yang menyenangkan dan aku sangat menikmatinya.

Hidup ini pendek. Ayah tiriku meninggal dunia ketika berumur 75tahun. Dan bulan ini, tidak terasa umurku akan memasuki usia 60tahun (sekarang Furusawa sudah berumur 69 tahun). Hari ulang tahunku sebenarnya satu hari setelah Valentino Rossi, yaitu tanggal 17 Februari (Rossi tanggal 16). Mungkin aku punya sisa umur 15tahun lagi sebelum dipanggil yang kuasa….

Banyak Hobi yang tidak bisa kulakukan sejak terjun kedunia racing. Karena itulah sekarang saatnya berhenti dari karir untuk menikmatinya.Tanggal 24 Maret 2011 adalah tanggal dimana kami berdua (Furusawa & Yamaha) sepakat untuk berhenti. Sebenarnya banyak yang menentang. Tapi aku bilang ke mereka ? Cukup sudah?!!. Kemudian aku akan menjadi penasihat (advisor) Yamaha Motogp untuk satu tahun kedepan. Tapi tugas itu tidak terlalu sibuk.

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotJadi setelah 7 tahun bergelut didalamnya, dunia racing akan menjadi hobiku yang lain. Aku akan hadir pada test Sepang serta Qatar nanti. Setelah itu baru kembali ke Jepang. Menonton balapan (official 1st race) Qatar dari TV atau internet sambil minum sebotol bir!!. Itu akan menjadi saat yang menyenangkan sebab pertama kalinya menonton Motogp sebagai fans?.tanpa tanggung jawab dipundak. ….

Q : Tentang motor?kita ingat versi pertama M1 dulu memakai karburator??

F: Iya..terakhir tahun 2002 dan pada tahun 2003 aku menggantinya dengan sistem full injeksi dan chain driven chamshaft.

Aku pikir yang telah dilakukan salah, tapi dulu emang masih baru di dunia Motogp. Semua dari ide pribadi berdasarkan logika, analisa dan pengalaman. Kenyataannya tidak selalu sesuai harapan. Sebab banyak orang merasa skeptis. Menatapku dan berpikir,? ya..kami mengerti yang kau katakan?. Namun realitanya berbeda. Sangat sulit meyakinkan seseorang supaya sejalan dengan pemikiran kita…

Jadi aku mempunyai beberapa trik. Aku datang dari ide brilian ?crossplane crankshaft? (teknologi Big Bang). Dan ketika gabung di Motogp ide tersebut aku tuangkan dalam sebuah desain. Memerlukan waktu setengah tahun hingga motor prototype buatanku diuji jalan disebuah sirkuit dekat Yamaha pusat sana.

Pasca test, semuanya saling berpandangan. Pertama kali yang dikatakan test rider adalah,? Motor sangat pelan ? Kemudian semua orang memandangku. Hhmm kau pikir seperti itu?dan kemudian dia berkata lagi,? Tapi torehan waktu lapnya cepat. Jadi motor terasa lambat karena begitu lembut dan stabil.?

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotWaktu itu Natal tahun 2003. Rossi bergabung dengan Yamaha dan Kemudian mengendarai M1 pertama kali di Sepang tahun 2004. Dia memang sangat jenius, ya dia memang jenius. Dia hanya mengendarai crossplane bike dalam 5-6 lap. Kemudian masuk Pit seraya berkata ? motor ini adalah yang terbaik.? Walau lambat sebab tenaga memang kurang. Aku telah persiapkan banyak kombinasi untuknya supaya dicoba mulai dari 4klep sistem, 5 klep sistem, crossplane, dan single plane. Kemudian pilihannya adalah crossplane crankshaft bike dengan 4klep sistem.

Sebelumnya orang takut melihat mesin yang baru. Sebab Yamaha sudah lama sukses menggunakan sistem 5 klep engine. Banyak orang berkata,? bagaimana kamu bisa membuang sistem tersebut???. Aku katakan ini adalah sistem yang menarik. Ini akan menyenangkan untuk dibuat secara masal. Namun tujuan racing bukan untuk kesenangan. Fun is oke?tapi yang kami lakukan adalah untuk meraih kemenangan. Kenapa mesin kurang kencang sebab merupakan racikan anyar yang butuh pengembangan secara berkelanjutan. Tapi kendati demikian Rossi tetap memilihnya dengan ucapannya ? Ini dia?!!.

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotAnda harus tahu bahwa Rossi seperti sosok raja. Kita meringkuk mengerubungi dan mendengarkan apapun yang dikatakan olehnya tentang ide kami. Apakah jempol keatas?.atau sebaliknya jempol kebawah. Jadi ketika Valentino memberikan jempol atas terhadap mesin 4klep crossplane crankshaft, maka disaat itulah semua sadar telah berada dijalur dan arah yang benar. Dan hanya butuh dua bulan setelah test serta petunjuk dari Rossi, kami menang dirace pertama Afrika…

Jadi aku berhutang rasa terima kasih kepada Valentino Rossi sebab telah membuat jelas semuanya lewat pilihan yang tepat. Sebelum itu keraguan 50% menghinggapi sebagian tim Yamaha. Tapi semua hilang setelah Rossi mengatakan ?Ya?. Mungkin jika Valentino Rossi tidak datang ke Yamaha, aku sudah gantung diri (candanya sambil berlagak memasang jerat menggunakan tangan dilehernya).

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot
” Masao Furusawa bapak M1 (paling kanan) bersama Rossi muda dan para pejabat Yamaha…”

Yup?itulah Masao Furusawa. Sosok rendah hati dan sangat mengerti tentang Yamaha M1. Satu yang menjadi catatan bagi kita semua atas interview diatas adalah bagaimana Furusawa begitu menghargai dan berterima kasih atas kiprah Rossi buat Yamaha. Mekanik tersebut sangat tahu mungkin tanpa Rossi Yamaha tidak bisa sampai level sekarang. Pertentangan internal insinyur garputala tentang pemilihan tipe engine untuk M1 versi 2003??akhirnya diarahkan oleh The Doctor sehingga keraguan berubah menjadi motivasi. Luar biasa….

Last…sepenggal history cikal bakal kelahiran Yamaha M1 yang terus dipertahankan hingga sekarang. Sebuah mesin yang terkenal stabil, mudah dikendalikan dan terkontrol merupakan hasil karya dua orang jenius dimasanya yakni Masao Furusawa dan Valentino Rossi. Basis yang terus dikembangkan mengikuti jaman dan regulasi. Berkat Vale-lah Yamaha jadi mantap untuk mengambil arah yang sebelumnya masih dihinggapi keraguan kemana mereka akan melangkah. Walau sekarang umur membuatnya berubah namun sejarah tidak bisa diganggu gugat. Forza Vale……(iwb)

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot

Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotThrow Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemotThrow Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot Throw Back history : Ketika Mesin Yamaha dianggap lemot

 

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marc Marquez Ungkap Strateginya berhasil….Semakin Dekat ke Gelar MotoGP 2026 !!
Motogp

Marc Marquez Ungkap Strateginya berhasil….Semakin Dekat ke Gelar MotoGP 2026 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Marc Marquez terus melangkah mantap menuju gelar juara dunia MotoGP ke-10 dalam kariernya. Meski gagal meraih kemenangan ke-25 di sesi Sprint, pembalap Ducati Lenovo Team itu menunjukkan kecerdasan taktis yang membawanya semakin dekat ke mahkota juara. Dalam sesi Sprint MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026), Marquez finis di posisi kedua di belakang […]

October 31, 2026 • 0 Baca →
Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 : Acosta Juara…Marquez Cerdas, Ogura Nafsu puolll !!
Motogp Trending

Sprint Race MotoGP Malaysia 2026 : Acosta Juara…Marquez Cerdas, Ogura Nafsu puolll !!

Iwanbanaran.com – Cakk….Balapan Sprint Race Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang menyajikan drama luar biasa pada Sabtu (31/10). Pembalap muda Red Bull KTM, Pedro Acosta, sukses keluar sebagai pemenang setelah memanfaatkan insiden jatuhnya sang pemimpin balapan serta perubahan cuaca yang mendadak. Sedang Marquez super cerdas walaupun punya Pace sementara Ogura nafsu puolll !!! Pembalap […]

October 31, 2026 • 0 Baca →
Resmi…Jorge Martin mundur Dari MotoGP Sepang !!
Motogp Trending

Resmi…Jorge Martin mundur Dari MotoGP Sepang !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Pukulan telak kembali menghantam upaya perburuan gelar juara dunia Jorge Martin. Pembalap Aprilia tersebut secara resmi mengundurkan diri dari Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang. Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh tim Aprilia pada Sabtu pagi. Keputusan ini diambil setelah Martin mengalami cedera patah tulang pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan hebat pada seri sebelumnya di […]

October 31, 2026 • 0 Baca →