Home / Review / Test Yamaha new Aerox 155 VVA di Sentul…..top speed terbaik 111 km/jam !
Review February 2, 2017

Test Yamaha new Aerox 155 VVA di Sentul…..top speed terbaik 111 km/jam !

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit
Test Yamaha new Aerox 155 VVA di Sentul…..top speed terbaik 111 km/jam !

Iwanbanaran.com – Pakdeeee…kelar sudah akhirnya IWB ngedit video testing skutik terbaru Aerox 155. Geber di Sentul dengan segala keterbatasan karena kudu memberikan kesempatan pada tester lain yang memiliki skill rata-rata, IWB sukses menorehkan top speed 111 km/jam dengan nafas yang terus naik. Nah….seperti apa sih impressi saat diatas Aerox 155 VVA ??…

Secara umum, motor ini memang termasuk gambot. Namun bodynya yang besar ternyata tidak seirama ketika sampeyan diatasnya. Enteng dan lincah tenan pakde. kebetulan yang IWB coba adalah R version lengkap dengan suspensi tabung. Oke…IWB akan jabarkan satu persatu biar sampeyan mendapatkan bayangan seperti apa sih impressi saat diatas Aerox 155…

Ergonomi

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Aerox 155 ternyata lumayan membuat kaki tidak menapak sempurna karena jok termasuk lebar. Dengan tinggi jok yang mencapai 790 mm, sebenarnya posisi cukup nyaman bagi IWB. Namun untuk kaum hawa atau biker direntang tubuh 160 cm sepertinya sampeyan harus rada jinjit kangbro…

Yang menyenangkan dari Aerox 155 adalah jok yang termasuk empuk. Lalu ketika melaju IWB juga merasa rileks. Emboh ki kalau dibuat harian secara feelnya pasti beda kangbro. Hanya saja memang, model dek yang dibekali punggung tengah kurang membuat kaki leluasa dibanding dek rata. Namun memang disinilah kekuatan Aerox 155 yang tampil sporty dan terkesan laki banget…

Power dan engine

Aerox dibekali mesin yang sama dengan NMax155 yakni 155,1cc liquid cooled 4 stroke VVA yang mampu memuntahkan tenaga 14,9ps@8000RPM dan torsi 13,8Nm@6250RPM. Gede cak…asli muntahan tenaganya termasuk gede. Apalagi Yamaha memberikan VVA (Valve variable actuation) yang diklaim akan membuat power merata dari bawah hingga atas. Terus piye saat dilapangan?…

Ora ngecap kangbro. Tendangan tenaganya begitu padat sejak bawah, middle dan atas. Saat?sampeyan puntir gas, cukup terasa ledakan torsi yang seakan meronta dan ingin lepas kendati sudah menginjak 90 km/jam sekalipun. Baru ketika speed menabrak batas 100 km/jam…power mulai melandai. Dibandingkan NMax155, power atas IMHO masih rada galak NMax. Tapi untuk torsi bawah Aerox megang…

Maklum cak….muntahan torsi dan tenaga walau kalah dibanding NMax, Aerox memiliki bobot yang lebih ringan. Aerox hanya 117 kg. Bandingkan NMax 155 yang tembus hingga 127 kg. Kendati demikian…secara feeling, power NMax terus ngisi saat speed menjelajah 110 km/jam sedang Aerox sudah lumayan lemah. Emboh ki…apa karena cuaca di Sentul kemarin kurang mendukung akibat angin deras…

Lalu untuk getaran mesin, Aerox juga terasa lebih baik baik khususnya ketika idle. Soal ini memang kudu dicek ulang secara IWB ngetes vibrasi menggunakan sarung tangan tebal. Dan pada pengetesan kemarin, dengan segala keterbatasan yang ada karena ritme yang lumayan lambat, IWB mampu torehkan top speed terbaik 111 km/jam. Kenceng ki rek secara bobot IWB mencapai 87 kg….

Handling

Wissss…IWB no complaint kalau soal handling. Yamaha selalu memberikan produk dengan handling precise ketika masuk dan keluar tikungan. Tidak ada gejala limbung ataupun melayang. Namun memang komponen ini kudu dites dijalan biasa secara positioning produk adalah untuk kenyamanan. Mau ngetes melibas polisi tidur ataupun lubang jalan nggak nemu je. Jadi IWB belum bisa memberikan konfirmasi apakah suspensi lembut atau stiff. Yang jelas IWB tes sampai dek bawah bunyi “Sreetttttt” gasruk aspal handling tetap anteng tenan. Behhhh….ban gambot ora ngapusi ancene. 110 dan 140 lho…piye ora enak cak…

Braking

Ora kakehan khutbah, selalu rem Yamaha pakem dan terprediksi. Kendati belakang masih tromol….secara umum kinerja cukup memuaskan. Memang kalau kita bandingkan dengan NMax155, Aerox masih sedikit inferior soal braking…

Kualitas material

Sama seperti diatas….ora kakehan mangap wis. Yamaha mampu menjaga kualitas material ataupun painting dan pernis. Good job….

Kesimpulan

Nah….dari seluruh yang IWB rasakan, hanya satu poin yang cukup membuat kurang nyaman yakni pada nyala speedometer negatif LCDnya yang kurang terlihat saat dicuaca panas terik. Mungkin karena kombinasi hitam dikawinkan dengan oranye sehingga mata harus bekerja keras untuk menangkap tiap gelintir gambar dispeedo. Untungnya pabrikan membekali fitur adjustment pada LCD sehingga kita bisa mengatur tingkat terang speedometer. Selebihnya ?. Juozzzz !…

Last…jelas Aerox menjadi produk yang cukup menggoda. Tidak heran secara penggarapan IWB bisa katakan tidak main-main. Sepertinya Yamaha mengerti betul misi yang diemban Aerox155 tidak mudah yakni ngrecokin pasar Vario 150 sehingga tiap gelintir begitu detil. Termurah 21,850..lalu 23,750 dan termahal 26,150. Nah…kini semua terserah sampeyan untuk memutuskan….apakah skutik terbaru Yamaha ini sesuai dengan ekspetasi pribadi ?. Sing berhak memutuskan tentu yang punya duit. Ora duwe ?. Mung iso ngaplo lan doweh :mrgreen: . Btw…berikut video testing Aerox 155 saat di Sentul. Sampai sini ada pertanyaan cak ? (iwb)

Video tes Aerox 155

HP klik disini

Spesifikasi Aerox 155

Mesin
Tipe mesin Liquid cooled 4-stroke, SOHC
Susunan silinder Single cylinder
Diameter X Langkah 58 x 58,7 mm
Perbandingan kompresi 10,5 ? 0,4 : 1
Volume silinder 155.1 cc
Daya maksimum 11.0 kW / 8000 rpm
Torsi maksimum 13.8 Nm / 6250 rpm
Sistem starter Electric starter
Sistem pelumasan Wet sump
Kapasitas oli mesin Total = 1,00 L ; Berkala = 0,90 L
Sistem bahan bakar Fuel Injection
Tipe kopling Dry, Centrifugal Automatic
Tipe transmisi V-belt automatic
Dimensi
P X L X T 1990mm X 700mm X 1125mm
Jarak sumbu roda 1350mm
Jarak terendah ke tanah 142mm
Tinggi tempat duduk 790mm
Berat isi 117 kg
Kapasitas tangki bensin 4,6 L
Rangka
Tipe rangka Underbone
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Unit Swing
Tipe ban Tubeless
Ban depan 110/80-14M/C 53P
Ban belakang 140/70-14M/C 62P
Rem depan Disc brake
Rem belakang Drum brake
Kelistrikan
Sistem pengapian TCI
Tipe battery YTZ7V
Tipe busi NGK/CPR8EA9
Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Review Lainnya

Lihat Semua Review
Turing 200KM+ nunggang Honda New Vario EVO 160 Belitung….Mesinnya Menipu !!!
Honda

Turing 200KM+ nunggang Honda New Vario EVO 160 Belitung….Mesinnya Menipu !!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk…puas, bener-bener puas IWB dibuatnya. Setelah sekian lama dibuat penasaran dengan sepak terjang matik terbaru gacoan PT AHM, akhirnya IWB berkesempatan langsung melakukan ritual wajib, yaitu real test di jalanan raya! Gak tanggung-tanggung cak, IWB bersama rekan-rekan blogger dan vlogger baru saja menuntaskan agenda sakral bertajuk “Touring Explore Belitung” pada Juli 2026 ini. […]

July 13, 2026 0 Baca →
Geber : Test Ride Honda Stylo160 4 Katup….mesinnya emang kurang ajarrr !!!
Honda

Geber : Test Ride Honda Stylo160 4 Katup….mesinnya emang kurang ajarrr !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya IWB kelar jajal retro modern terbaru Honda Stylo 160. IWB yakin pasti sampeyan juga penasaran, gimana sih feel yang kita rasakan saat jajal motor terbaru Honda yang sudah menggunakan mesin 160cc 4 katup mirip dengan Vario 160 ini ? awalnya IWB nggak pede karena lintasan basah kuyup akibat Honda. Namun pada moment […]

February 5, 2024 0 Baca →
Test Ride Harian ADV 160 buat macet-macetan, waduh….kok bikin pusing ya cak !!
Honda

Test Ride Harian ADV 160 buat macet-macetan, waduh….kok bikin pusing ya cak !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…. Tuntas sudah IWB menggunakan Honda ADV 160 untuk test ride harian. Mengingat sebelumnya kita hanya tes di sirkuit buatan yang disediakan oleh AHM….jadi belum real cak. Oleh karena itu IWB sangat penasaran seperti apa respon motor jika digunakan untuk berkendara harian mengingat sebelumnya IWB sudah memiliki ADV160 sehingga bisa membandingkan apa saja […]

August 18, 2022 0 Baca →