Home / Motogp / Terkuak misteri Fabio Quartararo gagal podium Jerez, Wahhh lebih berbahaya dari perkiraan !!
Motogp •

Terkuak misteri Fabio Quartararo gagal podium Jerez, Wahhh lebih berbahaya dari perkiraan

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Terkuak misteri Fabio Quartararo gagal podium Jerez, Wahhh lebih berbahaya dari perkiraan
Terkuak misteri Fabio Quartararo gagal podium Jerez, Wahhh lebih berbahaya dari perkiraan — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….akhirnya terkuak sudah misteri kegagalan Fabio Quartararo di sirkuit Jerez.
  • Sirkuit yang sukses ditaklukkan tahun lalu namun gagal karena Fabio melambat dan akhirnya kehilangan posisi klasemen rider Motogp 2021.
  • Kondisi yang sulit menurut Fabio karena doi harus mengerem menggunakan 4 jari dari biasanya 1 jari.

Iwanbanaran.com – Cakkkk….akhirnya terkuak sudah misteri kegagalan Fabio Quartararo di sirkuit Jerez. Sirkuit yang sukses ditaklukkan tahun lalu namun gagal karena Fabio melambat dan akhirnya kehilangan posisi klasemen rider Motogp 2021. Kondisi yang sulit menurut Fabio karena doi harus mengerem menggunakan 4 jari dari biasanya 1 jari. Inilah pernyataan lengkap Fabio yang sangat kecewa dan siapa menyangka ternyata….???? beighhh Yamaha pasti nyesek kiieee…

Paddock Yamaha cukup tegang namun happy ketika Fabio Quartararo sudah unggul 1,5 detik atas Jack Miller. Namun semua berubah ketika tiba-tiba pembalap Perancis ini seperti kehilangan kecepatan. Dari leading pelan dan pasti ngedrop dan pada akhirnya hanya nangkring diposisi 13. Semua bingung cak….bahkan komentator Motogp sempat melemparkan prediksi ban menjadi biang kendala. Nggak heran kamera Motogp menyorot ban M1 yang digunakan Fabio. Tapi semua prediksi meleset. Sebab masalah utama yang menjadi kendala di Jerez adalah fisik Fabio. Waaahhh…..

” Lenganku bermasalah, aku sedih karena kami memiliki kecepatan luar biasa akhir pekan ini dan kemudian aku seperti tidak memiliki tenaga. Aku sangat kecewa. Tahun lalu di Portimao sangat buruk [kondisi arm pump], tapi tahun ini sempurna. Dan tahun-tahun sebelumnya di Jerez juga bagus. Contohnya 2020 di sini sempurna, tidak ada masalah. Bahkan tidak ada rasa sakit sama sekali tapi kemarin kebalikannya. Aku berjuang menyelesaikan enam lap dengan rasa sakit, untuk mempertahankan keunggulan satu detik, tapi tidak bisa. Aku tidak memiliki tenaga……

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“ Tapi aku berusaha keras untuk tidak menyerah karena satu atau dua poin sangat penting untuk kejuaraaan. Jadi aku berikan segalanya. Aku harus mengerem dengan empat jari dari biasanya satu jari. Aku tidak bisa membuka gas penuh di trek lurus. Tidak ada penjelasan kenapa ini terjadi [untuk arm pump]. Aku berlatih sama, aku merasa lebih baik dibandingkan sebelumnya. Motor dan? entahlah aku tidak tahu. ...” serunya via crash. Fabio terlihat frustasi cak. Dari keterangan yang IWB himpun, pembalap andalan Yamaha ini sekarang kebingungan harus gimana mengingat doi sudah pernah operasi arm pump ditahun 2019. Dan jelas ini lebih berbahaya dibandingkan masalah motor itu sendiri. Karena musuhnya mental….kuwi sing ciloko…

” Sekarang Otakku tidak bisa bekerja, manajer dan teman-temanku memberikan saran terbaik untuk mencegah hal ini kembali terjadi. Tapi aku masih bingung dan tidak tahu. Kami masih mencari opsi terbaik tapi terlalu banyak pilihan, otakku penuh dengan orang yang menyuruhku pergi ke satu tempat, pergi ke tempat lain, atau lainnya. Sebenarnya, saat ini aku tersesat……” keluhnya. Bahkan kini Fabio juga bingung apakah doi akan ikut dalam tes resmi hari Senin. ” Saat ini otakku hanya ingin istirahat karena aku tidak tahu. Mungkin aku mengambil keputusan yang salah dan aku tidak ingin berpikir terlalu dalam…,? katanya.

Last….jelas ini kondisi yang kurang menguntungkan buat Yamaha karena pembalap yang dianggap terkencang di atas M1 mengalami masalah arm pump. Sebenarnya semua pembalap pernah mengalaminya cak. Dari Dani Pedrosa, Cal sampai Jack Miller dll. Jadi ini adalah masalah otot dimana pembalap seperti akan merasakan kram dilengan sehingga tangan akan kehilangan tenaga serta sulit menggenggam atau menarik tuas gas ataupun kopling. Dan biasanya Arm pump banyak menyerang lengan kanan dibanding lengan kiri karena yang paling aktif memang tangan kanan. Fabio sendiri pernah melakukan operasi arm pump ditahun 2019. Ora nyangka wae kumat lagi dimusim 2021. Byuhh apes kok ora ono enteke…..semoga saja segera sembuh, iyo ora cak. Semangat TaRoooooooo…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Akhirnya Marquez mengakui….Acosta bisa mengalahkannya dimasa depan !!
Motogp Trending

Akhirnya Marquez mengakui….Acosta bisa mengalahkannya dimasa depan !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix selalu diwarnai oleh estafet kepemimpinan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Persaingan ketat di kelas premier MotoGP kembali menemukan momentum menarik ketika para pembalap papan atas saling melempar pujian sekaligus peringatan di atas lintasan. Salah satu sorotan paling hangat datang dari pengakuan jujur sang juara dunia berkaliber legenda, […]

September 30, 2026 • 0 Baca →
Akhirnya bos Ducati akui The Best Rider MotoGP bukan lagi Italia !!
Motogp Trending

Akhirnya bos Ducati akui The Best Rider MotoGP bukan lagi Italia !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Peta kekuatan di ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, terus mengalami pergeseran dinamis seiring berjalannya waktu. Keputusan-keputusan besar di balik layar kerap kali menentukan dominasi sebuah tim pabrikan di atas lintasan. Salah satu sorotan paling menarik datang dari petinggi Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, yang secara terbuka mengonfirmasi pergeseran strategi timnya dalam […]

September 29, 2026 • 0 Baca →
Breaking !! Pirelli Rampungkan Tes MotoGP Red Bull Ring Jelang Era Baru 2027
Motogp

Breaking !! Pirelli Rampungkan Tes MotoGP Red Bull Ring Jelang Era Baru 2027

Iwanbanaran.com – Cakkk….Persiapan menuju era regulasi baru MotoGP 2027 terus digenjot. Pabrikan ban asal Italia, Pirelli, baru saja menyelesaikan sesi tes tengah musim kedua yang krusial di Sirkuit Red Bull Ring, Austria. Sebanyak 18 pembalap turun ke lintasan untuk menjajal ban slick Pirelli yang akan resmi menggantikan Michelin mulai musim depan. Sesi pengujian tertutup ini […]

September 28, 2026 • 0 Baca →