Home / Motogp / Terbongkar !! Marc Marquez nubruk Miguel Oliviera karena Rem depan terkunci !!
Motogp

Terbongkar !! Marc Marquez nubruk Miguel Oliviera karena Rem depan terkunci

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 6 menit
Terbongkar !! Marc Marquez nubruk Miguel Oliviera karena Rem depan terkunci
Terbongkar !! Marc Marquez nubruk Miguel Oliviera karena Rem depan terkunci — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….akhirnya misteri insiden ekstrim saat race Portugal kemarin terbongkar.
  • Secara blak-blakan Marquez menceritakan kronologi yang menimpanya.
  • Doi mengakui bahwa semua adalah kesalahannya karena miss kalkulasi saat pengereman.

Iwanbanaran.com – Cakkk….akhirnya misteri insiden ekstrim saat race Portugal kemarin terbongkar. Secara blak-blakan Marquez menceritakan kronologi yang menimpanya. Doi mengakui bahwa semua adalah kesalahannya karena miss kalkulasi saat pengereman. ” Ini semua kesalahanku, aku mengerem keras dan ban depan terkunci. Aku sudah mencoba membanting motor kekiri namun gagal karena motor sudah melaju kekanan. Aku minta maaf…” serunya. Weladalaahhh…

Diawal sebenarnya harapan tinggi digantungkan tim HRC mengingat setelah menempati posisi ke-14 pada hari Jumat dan waktu terbaik yang luar biasa saat kualifikasi, Marc Márquez menjalani dua balapan di Portimão dengan ekspektasi tinggi. Tapi semuanya malah berantakan saat race dan pulang hanya membawa tujuh poin dari Portuhal. Tidak hanya itu doi juga mengalami patah tulang metakarpal dan yang paling parah Marc diganjar penalti double long lap penalty pada penampilan GP berikutnya. Seperti yang sudah diduga, steward memandang insiden Miguel Marc bukanlah racing accident. Soal ini Marc memastikan tidak perduli karena menurutnya yang terpenting adalah kondisi Miguel Oliviera…

 “Sejujurnya aku tidak memikirkan GP Argentina karena yang terpenting hari ini adalah Miguel baik-baik saja. Lainnya tidak penting. Aku telah melakukan kesalahan serius di tikungan baru pada lap pertama. Kejadiannya sangat cepat…saat itu aku mengerem dan roda depan terkunci. Jadi aku harus melepaskan rem dan rencanaku adalah membelokkan motor kekiri tapi motor ternyata aku tidak bisa mengubah arah karena motor sudah dikanan. AKu berhasil menghindari tabrakan dengan Martin, tetapi aku gagal menghindari tabrakan dengan Miguel…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Jelas aku sangat khawatir kondisinya karena tabrakannya sangat keras. Aku meminta maaf kepadanya dan aku juga ingin meminta maaf kepada tim RNF dan para fans Portugal. Aku sekarang telah dihukum double long lap penalty pada next race, penalti yang saya setujui sepenuhnya. Selain itu, aku menderita beberapa cedera, di tangan kanan dan lututku, kami perlu memeriksanya lebih intensif. Tapi seperti yang aku katakan, kondisiku tidak begitu penting namun Miguel yang utama…” seru Marc….

Banyak yang menyayangkan insiden ini mengingat Marc baru sembuh dari cedera tulangnya. Namun memang cak, dari keterangan sebelumnya…Marc terlihat terus-menerus berusaha menebus kekurangan motornya dengan manuver pengereman di zona braking. Namun hebatnya cak, Marc tidak berusaha menyalahkan motornya yang masih kurang perform dan memberikan contoh bahwa rem terkunci bisa saja terjadi pada semua pembalap disaat balapan dengan kondisi ban cenderung masih dingin….

” Tentu saja kita tidak pernah ingin berada dalam situasi seperti ini dan membuat insiden. Namun mengerem, roda terkunci atau selip sesuatu hal yang kadang kita alami di Motogp. Biasanya ketika kecepatan lebih tinggi dari seharusnya, terutama di tikungan sempit. Kami melihatnya di Phillip Island pada musim 2022 bersama Fabio Quartararo. Dia salah mengerem tapi untungnya tidak membahayakan siapa pun. Tapi saudaraku (Alex Marquez) tidak bisa menghindari tabrakan dengan Jack Miller….

” Meski demikian, aku bisa mengendalikan manuverku di sini pada dua hari pertama. Tidak ada yang sengaja jatuh…aku jelas tidak ingin mengakhiri balapan seperti ini. Tapi mungkin pemilihan ban depan tipe Hard bukanlah pilihan yang ideal. Aku sendiri berada jauh di belakang grup ini saat keluar dari belokan 1 dan 2. Itu sebabnya aku tidak merencanakan manuver menyalip. Aku bahkan tidak memikirkannya. Tapi kemudian pada saat ngerem roda depan terkunci…” tutup Marc…

Btw….Repsol-Honda diduga hanya akan menurunkan satu motor di Argentina. Stefan Bradl, yang terbang dari Portugal ke Zurich pada pukul 10 pagi di hari Senin dan kemudian pergi ke Zahling dengan mobil sewaan karena ada pemogokan di bandara di Jerman, diduga tidak akan menggantikan Marc di Argentina jika dokter menyarankan dia untuk tidak ikut race di Amerika Selatan. Karena Bradl isunya harus menguji sasis Kalex baru di Jerez dari 4 hingga 6 April. Jadi seandainya Marc absen maka hanya Joan Mir yang akan menjadi squad single di HRC nanti….(iwb)

Hasil balapan MotoGP Portimao:
1. Pecco Bagnaia (I), Ducati, 25 lap dalam 41:25.401 min
2. Maverick Viñales (E), Aprilia, +0.687 detik
3. Marco Bezzecchi (I), Ducati, +2.726
4. Johann Zarco (P), Ducati, +8.060
5 Alex Marquez (E), Ducati, +8.125
6 Brad Binder (ZA), KTM, +8.247
7 Jack Miller (AUS), KTM, +8.381
8 Fabio Quartararo (F), Yamaha, +8.543
9. Aleix Espargaró (E), Aprilia, +9.294
10. Alex Rins (E), Honda, +11.591
11. Joan Mir (E), Honda, +16.992
12. Takaaki Nakagami (J), Honda, +17.448
13. Augusto Fernandez (E), GASGAS, +21.723
14. Franco Morbidelli (I), Yamaha, +27.050
– Raúl Fernández (E), Aprilia, 2 lap di belakang
– Luca Marini (I), Ducati, 4 lap di belakang
– Jorge Martin (E), Ducati, 6 lap di belakang
– Fabio Di Giannantonio (I), Ducati, 15 lap di belakang
– Miguel Oliveira (P), Aprilia, 23 lap di belakang
– Marc Marquez (E), Honda, 23 lap di belakang

Hasil MotoGP Sprint, Portimão (25.3.):
1. Bagnaia, Ducati, 12 lap dalam 19:52,862 menit
2. Martin, Ducati, +0,307 detik
3. Marc Márquez, Honda, +1,517
4. Miller, KTM, +1,603
5. Vinales, Aprilia, +1,854
6. Aleix Espargaró, Aprilia, +2.106
7 Oliveira, Aprilia, +2.940
8 Zarco, Ducati, +5.595
9 Alex Márquez, Ducati, +5.711
10 Quartararo, Yamaha, +5.924
11 Raúl Fernández, Aprilia, +8.160
12 Brad Binder, KTM, + 8.384
13 Rins, Honda, +11.288
14, Morbidelli, Yamaha, +17.138
15 Nakagami, Honda, +18.128
16 Di Giannantonio, Ducati, +21.235

Klasemen Kejuaraan Dunia Pembalap setelah 2 dari 42 balapan:
1. Bagnaia, 37 poin. 2 Viñales 25 3 Bezzecchi 16 4 Zarco 15 5 Miller 15 6 Alex Marquez 12 7 Aleix Espargaro 11 8 Brad Binder 10 9 Martin 9 10 Quartararo 8 11 Marc Marquez 7 12 Rins 6 13 Mir 5 14 Nakagami 4 15 Augusto Fernández 3 16 Oliveira 3 17 Morbidelli 2

Kejuaraan Konstruktor:
1. Ducati, 37 poin. 2 Aprilia 25 3 KTM 16 4 Honda 13 5 Yamaha 8

Piala Dunia Tim:
1. Ducati Lenovo, 37 poin. 2 Aprilia Racing 36 3 Red Bull KTM 25 4 Prima Pramac 24 5 Mooney VR46 Racing 16 6 Gresini Racing 12 7 Repsol Honda 12 8 Monster Energy Yamaha 10 9 LCR Honda 10 10. GASGAS Tech3 3. 11. CryptoDATA RNF 3.

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Marquez peringatkan Ducati…hati-hati dengan Acosta !!
Motogp Trending

Marquez peringatkan Ducati…hati-hati dengan Acosta !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez secara terbuka memperingatkan Ducati serta para pesaingnya di grid bahwa Pedro Acosta tidak boleh dicoret dari bursa perebutan gelar juara dunia MotoGP. Pembalap pabrikan Ducati itu menegaskan bahwa rider muda KTM tersebut masih memiliki peluang yang sangat nyata untuk mengejar titel musim ini. Peringatan tersebut dilontarkan Marquez usai sesi latihan bebas […]

September 19, 2026 0 Baca →
Dani Pedrosa Sarankan Pecco untuk Tenang…Marc hancurkan Mental !!
Motogp Trending

Dani Pedrosa Sarankan Pecco untuk Tenang…Marc hancurkan Mental !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Legenda MotoGP, Dani Pedrosa, memberikan analisis mendalam mengenai situasi sulit yang sedang dihadapi oleh juara dunia dua kali, Francesco “Pecco” Bagnaia, di tengah persaingan ketat bersama tim pabrikan Ducati. Di saat rekan setimnya tampil mendominasi, Bagnaia justru harus berjuang keras mengatasi berbagai kendala teknis dan tekanan psikologis di paddock. Dani Pedrosa Sarankan Pecco […]

September 18, 2026 0 Baca →
Marquez akui, Kini Tekanan Makin besar…justru jadi BBM buatnya !!
Motogp

Marquez akui, Kini Tekanan Makin besar…justru jadi BBM buatnya !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..Di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini, Marc Marquez mengenang kembali perjalanan kariernya. Menjelang rangkaian akhir pekan GP Austria, pebalap andalan Ducati Lenovo Team ini membeberkan momen yang paling menguji mentalnya di kelas premier. Marquez akui, Kini Tekanan Makin besar…justru jadi BBM buatnya !! Sebagai pebalap dengan pengalaman perebutan […]

September 18, 2026 0 Baca →