Pecco heran…Penyakit GP25 dari Indonesia nggak sembuh !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…kesulitan terus terjadi saat free practice dihari Pertama Australia. Pecco Bagnaia mengakui ia mengalami masalah yang “persis sama”seperti yang ia alami di Mandalika. Yup….Penyakit GP25 dari Indonesia nggak sembuh !! Pecco mengakui bingung harus gimana. ” Kami tidak yakin bagaimana cara memperbaikinya” serunya. Waduhhh….
Pecco yang tampil luar biasa di Grand Prix Jepang berubah bencana saat di Grand Prix Indonesia, di mana ia berada di posisi terakhir sprint dan crash saat di balapan utama. Baik Pecco maupun tim Ducati-nya bingung menjelaskan apa yang terjadi. Ternyata kesulitan ini tidak juga usai. Pecco Bagnaia terus berjuang melawan masalah pada hari Jumat di Grand Prix Australia. Dalam kedua sesi latihan, Pecco terlihat tidak puas meskipun ia mampu bangkit di paruh kedua dengan motor keduanya….
Pecco akhirnya berada di posisi kesembilan dalam sesi latihan dan bisa masuk ke Q2. Tetapi Pecco mengakui saat ini ia hanya memiliki satu motor yang “layak pakai”, dan itu masih belum memberinya feeling yang sama seperti Motegi….
“Sisi positifnya adalah aku jelas memulai sesi dengan lebih baik dibandingkan balapan terakhir. Namun hari ini sulit dipahami karena kami mengalami beberapa komplikasi dengan salah satu dari dua motor di kedua sesi. Aku tidak dapat melanjutkan pekerjaan yang telah aku lakukan dengan baik atau mencatatkan lebih banyak putaran dengan ban tersebut. Untungnya kami berhasil masuk ke Q2, meskipun putarannya kurang sempurna. Tujuannya adalah masuk ke Q2, dan berhasil mencapainya adalah hal yang baik…..
“Besok pagi, akan sangat penting untuk menentukan ban mana yang akan dicoba untuk sprint race, dan kita lihat saja nanti. Masalah yang aku alami ini sama persis dengan yang terjadi di Indonesia. Ya, persis sama. Dan kami tidak yakin bagaimana cara memperbaikinya. Ini sudah terjadi dua atau tiga kali musim ini, tapi kami tidak yakin dari mana asalnya. Kami sedang mencoba mencari tahu. Aku tahu betul bahwa tim sedang menganalisis apa yang bisa mereka lakukan untuk maju….”
” Motor sekarang Rasanya betul-betul tidak [sama dengan] Jepang. Sama sekali tidak. Tapi mendingan dibandingkan Indonesia. Kami sedang berusaha membuatnya lebih mirip. Sayangnya, Aku tidak bisa mendapatkan rasa yang sama di bagian depan. Terutama saat aku melepas rem, motornya spin. Sesuatu yang selalu aku rindukan tahun ini, satu-satunya feeling saat di Jepang. Rasanya sempurna. Di sini kami punya motor yang kembali berfungsi, tidak seperti di Indonesia, dimana kita memiliki begitu banyak masalah..tapi masih on limit semua…” tutup Pecco. Mumet cakkk-cakk…(iwb)