Home / Motogp / Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total
Motogp •

Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total

Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total
Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon.
  • Sang juara bertahan harus puas tertahan di posisi ke-13 dan gagal lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2).
  • Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia , tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon.

Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda totalIwanbanaran.com – Cakkk…Pebalap Ducati Lenovo, Francesco “Pecco” Bagnaia, tak mampu menyembunyikan rasa frustrasi dan emosinya usai menjalani sesi latihan Jumat yang berat di MotoGP Aragon. Sang juara bertahan harus puas tertahan di posisi ke-13 dan gagal lolos langsung ke Kualifikasi 2 (Q2). Saat empat pebalap Ducati lainnya berhasil menembus posisi lima besar, Bagnaia justru masih berkutat dengan masalah grip (daya cengkeram) yang terus menghantuinya sejak akhir pekan di Silverstone. Pecco Bingung dan Frustasi….Motor rasanya berbeda total !!!

Usai sesi latihan berakhir, Bagnaia tidak langsung kembali ke garasi Ducati untuk melakukan evaluasi. Ia memilih mengambil waktu sejenak untuk mengontrol emosinya.

“Saya tidak berhenti di garasi karena sangat gugup dan frustrasi dengan diri sendiri akibat tidak berhasil menyelesaikan satu lap pun [dengan bersih]. Saya perlu menenangkan diri sedikit. Sebab dalam situasi seperti itu, saat Anda merasa frustrasi dan gugup, Anda bisa mengatakan hal-hal yang tidak Anda maksudkan. Dalam situasi sulit, sangat mudah untuk merusak kerja sama tim. Saya tidak menduga performa seperti ini, saya berharap bisa jauh lebih cepat. Namun sayangnya, ini sulit. Ada sesuatu dari segi feeling yang berubah sejak di Silverstone.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Di Sachsenring saya cukup yakin kami mengalami peningkatan dan hasilnya pun lebih baik, tetapi sejak Silverstone saya tidak merasa nyaman di atas motor dan kesulitan melakukan hal-hal yang normal. Hari ini saya berisiko terjatuh berkali-kali padahal melaju sangat pelan. Lalu, di lap terakhir saya mencoba segalanya untuk menembus sepuluh besar, saya sudah dekat, tetapi di tikungan terakhir saya melebar. Saya tidak langsung berhenti di garasi karena sangat gugup dan frustrasi pada diri sendiri karena tidak berhasil menyelesaikan satu pun lap [yang bersih], jadi saya perlu sedikit menenangkan diri.

Pecco Bingung dan Frustasi di Aragon….Motor rasanya berbeda total“Karena dalam situasi seperti itu, ketika kamu frustrasi dan gugup, kamu bisa mengucapkan banyak hal yang sebenarnya tidak kamu inginkan. Dan ketika bekerja dalam situasi sulit, sangat mudah untuk merusak kerja sama tim. Jadi lebih baik mengambil napas sejenak, lalu ketika kembali ke garasi, saya banyak berdiskusi dengan tim untuk memahami situasi. Beruntung, seperti biasa, Alex Marquez mampu membuat perbedaan dalam banyak aspek. Saya benar-benar berharap bisa menemukan cara untuk mengikuti apa yang dia lakukan. Jadi, bisa dibilang hampir di seluruh area. Jujur saja, grip di trek terlihat lebih baik karena lebih konstan dibanding trek lain. Namun bagi saya sendiri, saat masuk tikungan, saya kehilangan kendali bagian belakang tanpa melakukan apa pun.

“Begitu saya menyentuh gas, di 10-15% bukaan awal saya langsung kehilangan grip. Dan sampai posisi motor benar-benar tegak, ban belakang masih spinning dan motor banyak bergetar. Motor saya masih kesulitan mencari grip, tapi ya begitulah kondisinya. Beruntung, tim bekerja dengan baik dan mereka punya ide bagus yang sudah disiapkan, yang sangat saya harapkan bisa berhasil.” serunya….

Last….Pecco akan Menghadapi sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada hari Sabtu, Bagnaia berharap tim mekaniknya dapat menemukan formula tepat dari data pebalap Ducati lainnya, terutama Alex Marquez yang tampil sangat menjanjikan. Semangat Pecco !! (iwb)

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Momen Kocak Ketika Quiles Kabur ditawari Veda ” Walang Goreng” !!
Motogp Trending

Momen Kocak Ketika Quiles Kabur ditawari Veda ” Walang Goreng” !!

Iwanbanaran.com – Cakkkk… podium Moto3 Malaysia di Sepang kemarin memang bikin Veda Ega Pratama senyum-senyum sendiri. Tapi bukan cuma soal P2 yang bikin heboh, melainkan aksi nyeleneh bocah Gunungkidul itu di parc ferme. Bayangkan cak, usai balapan, Veda dengan santainya nenteng camilan khas kampung halaman, lalu nawarin ke Maximo Quiles yang baru saja menang. Eh, […]

November 2, 2026 • 0 Baca →
Breaking !! Yamaha Resmi Mundur dari Race Qatar, Dorna Geram!!!
Motogp Trending

Breaking !! Yamaha Resmi Mundur dari Race Qatar, Dorna Geram!!!

Iwanbanaran.com – Cakkkk… kisruh MotoGP makin panas saja. Belum juga balapan Qatar digelar, Yamaha tiba-tiba angkat tangan dan menyatakan tidak akan berangkat ke Lusail. Bukan karena motor kurang kencang, bukan karena pembalap cedera, tapi karena alasan keamanan. Dan kabar ini langsung bikin Dorna—selaku promotor—geram bukan main !! Kabar mengejutkan ini datang dari Yamaha. Pabrikan garpu […]

November 2, 2026 • 0 Baca →
Ini dia skenario Marc Marquez juara dunia MotoGP di Qatar !!
Motogp Trending

Ini dia skenario Marc Marquez juara dunia MotoGP di Qatar !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Kemenangan dominan Marc Marquez di Grand Prix Malaysia tidak hanya memperpanjang rekor kemenangannya musim ini, tetapi juga membawanya ke ambang sejarah. Dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin yang absen karena cedera, dan 67 poin atas Marco Bezzecchi, pembalap Ducati itu kini memegang kendali penuh atas takdirnya sendiri menuju gelar juara dunia MotoGP […]

November 2, 2026 • 0 Baca →