Home / Motogp / MotoGP Brno Test : Marquez Crash…Toprak Bangkit pakai Pirelli, Aprilia Bahaya !!
Motogp • • Diperbarui

MotoGP Brno Test : Marquez Crash…Toprak Bangkit pakai Pirelli, Aprilia Bahaya

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
MotoGP Brno Test : Marquez Crash…Toprak Bangkit pakai Pirelli, Aprilia Bahaya
MotoGP Brno Test : Marquez Crash…Toprak Bangkit pakai Pirelli, Aprilia Bahaya — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Era baru MotoGP sudah mulai mengetuk pintu, dan kali ini sirkuit Brno di Ceko saksinya
  • Di kala sampeyan lagi asyik nyruput kopi, para pembalap utama MotoGP baru saja menyelesaikan sesi tes privat leg pertama yang super krusial.
  • Betul cak, mereka resmi mencicipi mesin anyar 850cc berbalut ban Pirelli yang bakal menjadi regulasi wajib […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….Era baru MotoGP sudah mulai mengetuk pintu, dan kali ini sirkuit Brno di Ceko saksinya! Di kala sampeyan lagi asyik nyruput kopi, para pembalap utama MotoGP baru saja menyelesaikan sesi tes privat leg pertama yang super krusial. Betul cak, mereka resmi mencicipi mesin anyar 850cc berbalut ban Pirelli yang bakal menjadi regulasi wajib di musim 2027 mendatang. Dan hasilnya? Weladalah, Marc crash…Toprak Bangkit pakai Pirelli, Aprilia Bahaya !!

Sesi tes di Brno kemarin bener-bener diselimuti aura misteri. Maklum cak, tidak ada media yang boleh meliput secara langsung dan live timing resmi dari Dorna pun absen. Walhasil, para tim di pit lane terpaksa sibuk pencet stopwatch manual demi mengintip kekuatan lawan.

Nah, dari data kasak-kusuk stopwatch tersebut, motor prototipe 850cc milik Aprilia dilaporkan sukses bertengger di posisi paling atas! Duo rider Aprilia, Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez (meski Raul sempat didera radang usus buntu sepanjang akhir pekan), dikabarkan berhasil mencetak waktu terbaik di kisaran 1 menit 54.0 detik.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Jengat tenan cak, kalau dipikir-pikir, catatan waktu 1m 54.0s itu cuma terpaut sekitar 0,9 detik saja dari rekor lap tercepat saat balapan hari Minggu kemarin yang dicetak oleh Fabio Di Giannantonio (1m 53.122s) yang masih menggunakan motor 1000cc penuh perangkat aero dan ride-height device. Padahal, motor 850cc ini tenaganya dipangkas, piranti elektronik dikurangi, perangkat ride-height dilarang, plus sayap-sayap aerodinamisnya dipreteli habis-habisan. Ini membuktikan kalau ban baru dari Pirelli punya daya cengkeram yang ciamik, cak!

Namun nasib apes justru menimpa sang mega bintang, Marc Marquez. Bersama Ducati, Marc yang turun memeras keringat untuk mengembangkan prototipe 850cc ini harus mengalami minor crash alias ndlosor ringan di tengah sesi simulasi. Untungnya, Marc dilaporkan langsung bangkit berdiri tanpa cedera apa pun dan bisa melanjutkan agenda tes. Sesi ini memang memaksa pembalap mengeksplorasi limit ban depan Pirelli yang karakternya beda total dengan Michelin, jadi kalau ada yang ndlosor ya wajar cak, jenenge ae nyari limit!

Bukan cuma Ducati dan Aprilia yang sibuk, pabrikan lain juga totalitas. KTM menurunkan Pedro Acosta demi mendapatkan benchmark terbaik, meskipun Acosta santer digosipkan bakal pindah haluan musim depan. Pit Beirer sendiri menegaskan, “Pedro adalah pembalap tercepat kami, kami butuh feedback terbaiknya.” Sementara di kubu Yamaha, yang paling bikin heboh adalah kembalinya Toprak Razgatlioglu ke atas motor prototipe Yamaha yang sudah mengusung konfigurasi mesin V4 850cc! Toprak bangkit cak. Toprak torehkan lap time 1m 54.2 atau lebih kencang dari Acosta ??

Pirelli sendiri dilaporkan membawa total 400 ban ke Brno dengan berbagai spek compound (3 spek ban belakang soft, 2 medium, serta varian hard untuk depan). Sayang, karena cuaca Brno yang super panas membakar aspal, ban spek wet dan intermediate sama sekali tidak tersentuh.

Last… tes Brno ini baru awalan dari revolusi panjang MotoGP. Masih ada dua sesi tes resmi lagi bersama pembalap reguler sepanjang musim 2026 ini sebelum kita benar-benar melihat full grid motor 850cc pada tes pramusim resmi 1 Desember nanti di Valencia. Pertanyaannya, apakah Aprilia bakal konsisten memimpin peta persaingan regulasi baru ini, atau Ducati sengaja masih menyimpan kekuatan aslinya? Kita pantau terus cak! Piye menurut sampeyan? (iwb)

Posisi Pebalap Pabrikan / Motor Catatan Waktu
1 Marco Bezzecchi Aprilia RSGP27 850cc 1:53,9
2 Raul Fernandez Aprilia RSGP27 850cc 1:53,9
3 Fermin Aldeguer Ducati GP27 850cc 1:54,0
4 Toprak Razgatlioglu Yamaha V4 850cc 1:54,2
5 Pedro Acosta KTM RC16 850cc 1:54,3
6 Marc Marquez Ducati GP27 850cc 1:54,4

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Ducati mengendus…Aprilia akan lakukan Team Order ?!
Motogp

Ducati mengendus…Aprilia akan lakukan Team Order ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Menyusul dominasi luar biasa Aprilia di Grand Prix Indonesia (Mandalika)—di mana pabrikan asal Noale tersebut sukses menyapu bersih posisi empat besar—persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP semakin memanas. Jorge Martin kembali merebut puncak klasemen sementara, unggul tipis dari rival utamanya, Marc Márquez (Ducati Lenovo). Situasi ketat ini memicu komentar dari kubu rival. Manajer […]

October 14, 2026 • 0 Baca →
Blak-Blakan…Akhirnya Aprilia akui siapkan “Team Order” Kalahkan Marquez !!
Motogp Trending

Blak-Blakan…Akhirnya Aprilia akui siapkan “Team Order” Kalahkan Marquez !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dominasi luar biasa pabrikan Aprilia di Grand Prix Indonesia (Mandalika)—dengan menyapu bersih posisi empat besar—ternyata menyisakan pekerjaan rumah yang pelik bagi manajemen tim. Di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP antara Jorge Martin dan Marc Márquez, Direktur Teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini, mengisyaratkan bahwa pabrikan asal Noale tersebut akan segera menetapkan tenggat […]

October 13, 2026 • 0 Baca →
Kemarahan Marquez terhadap Dorna di Mandalika…Denda Besar ancam Marc ?!
Motogp Trending

Kemarahan Marquez terhadap Dorna di Mandalika…Denda Besar ancam Marc ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dorna Sports dan FIM resmi memperketat aturan komersial dan promosi bagi para pebalap MotoGP. Regulasi baru ini menetapkan sanksi tegas—mulai dari denda finansial hingga penalti Grid—bagi pebalap yang absen dalam agenda Public Relations (PR), sesi penandatanganan autograf, atau wawancara media wajib tanpa alasan medis yang sah. Kebijakan baru ini langsung menuai reaksi keras […]

October 13, 2026 • 0 Baca →