Home / Motogp / Moto3 Test : Veda Ega Pratama Bikin Geger Portimao….masuk top Rider !!
Motogp Diperbarui

Moto3 Test : Veda Ega Pratama Bikin Geger Portimao….masuk top Rider

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 7 menit
Moto3 Test : Veda Ega Pratama Bikin Geger Portimao….masuk top Rider
Moto3 Test : Veda Ega Pratama Bikin Geger Portimao….masuk top Rider — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Sinyal positif terpancar dari lintasan Autodromo Internacional do Algarve, Portugal.
  • Pembalap masa depan Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi memulai debutnya dalam rangkaian tes pramusim Moto3 2026.
  • Di bawah bendera Honda Team Asia, Veda langsung mencuri perhatian dengan menembus jajaran elit 10 besar.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Sinyal positif terpancar dari lintasan Autodromo Internacional do Algarve, Portugal. Pembalap masa depan Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi memulai debutnya dalam rangkaian tes pramusim Moto3 2026. Di bawah bendera Honda Team Asia, Veda langsung mencuri perhatian dengan menembus jajaran elit 10 besar. Veda Ega Pratama Bikin Geger Portimao….Kencang cakkk !!!

Tampil sebagai rookie (pendatang baru), Veda menunjukkan adaptasi yang luar biasa cepat di atas Honda NSF250RW. Berdasarkan data tes tanggal 10 Februari 2026, Veda berhasil menduduki posisi ke-7 dengan catatan waktu terbaik 2 menit 02,545 detik.

Pencapaian ini sangat signifikan karena Veda berhasil mengungguli beberapa nama yang lebih berpengalaman maupun rival beratnya di kawasan Asia:

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
  • Ia unggul atas rekan setimnya, Zen Mitani (Jepang), yang terdampar di posisi ke-18.

  • Ia juga lebih cepat dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang berada di posisi ke-11.

  • Jaraknya dengan pemuncak sesi, Guido Pini, hanya terpaut 1,303 detik—sebuah selisih yang sangat kompetitif untuk ukuran pembalap yang baru pertama kali menjajal sirkuit sekompleks Portimao dengan spesifikasi motor Moto3 penuh.

  • Mentalitas dan Konsistensi

    Sepanjang 24 putaran yang dilahapnya, Veda menunjukkan perkembangan lap time yang konsisten cak. Meski tes sempat dibayangi cuaca yang tidak menentu dan badai di hari-hari sebelumnya, pembalap asal Gunungkidul ini tetap tenang. Media internasional bahkan mulai melirik gaya balapnya yang dinilai stabil dan tidak panik meski menghadapi guncangan di kecepatan tinggi.

    kekuatan Veda Ega Pratama vs Zen Mitani

    Veda Ega Pratama dan Zen Mitani berdasarkan data tes di Portimao 2026. Perbandingan ini sangat menarik karena keduanya adalah talenta muda terbaik dari Asia (Indonesia vs Jepang) yang bernaung di bawah struktur tim yang sama. Dan inilah gambaran kekuatan Veda vs Mitani…

    Metrik Perbandingan Veda Ega Pratama (#9) Zen Mitani (#32) Selisih (Gap)
    Posisi Klasemen Tes Ke-7 Ke-18 +11 Posisi
    Waktu Terbaik (Best Lap) 2:02.545 2:05.510 2.965 detik
    Total Putaran (Laps) 24 Laps 36 Laps 12 Laps
    Kecepatan Rata-rata 134.90 km/jam 131.71 km/jam 3.19 km/jam
    Lap Terbaik Terjadi di… Lap ke-15 Lap ke-35

    Analisis Mendalam

    1. Efisiensi Pencapaian Waktu

    Veda menunjukkan tingkat efisiensi yang luar biasa. Ia berhasil mencatatkan waktu terbaiknya (2:02.545) hanya dalam 15 putaran (dari total 24 lap). Ini menandakan Veda sangat cepat dalam menemukan feeling pada motor dan limit lintasan. Sebaliknya, Zen Mitani membutuhkan hingga 35 putaran untuk mendapatkan waktu terbaiknya, namun tetap tertinggal hampir 3 detik di belakang Veda.

    2. Gap Kecepatan yang Signifikan

    Selisih 2,965 detik di level kejuaraan dunia seperti Moto3 adalah jarak yang sangat jauh. Dalam balapan sesungguhnya, selisih 3 detik per lap bisa berarti tertinggal hampir satu lintasan lurus dalam beberapa putaran saja. Hal ini menunjukkan bahwa untuk saat ini, adaptasi Veda terhadap power motor Moto3 dan karakter sirkuit Portimao jauh lebih matang dibanding Mitani.

    3. Konsistensi dan Kecepatan Rata-rata

    Kecepatan rata-rata Veda mencapai 134.90 km/jam, menempatkannya sejajar dengan pembalap top dari tim Leopard Racing dan Red Bull KTM Tech3. Sementara itu, Mitani berada di angka 131.71 km/jam. Angka ini mempertegas bahwa Veda berani mengambil risiko lebih besar di tikungan-tikungan cepat Portimao yang terkenal memiliki banyak blind crest (puncak buta).

    4. Strategi Tes

    Meskipun Veda menempuh jumlah putaran yang lebih sedikit (24 lap) dibanding Mitani (36 lap), hasil yang didapat jauh lebih berkualitas. Hal ini mengindikasikan bahwa set-up motor Veda mungkin sudah mendekati ideal lebih awal, sehingga ia tidak perlu memaksakan banyak putaran untuk mencari data dasar.

    Kesimpulan

    Pada tes kali ini, Veda Ega menang telak dalam persaingan internal Honda Team Asia. Veda berhasil memposisikan dirinya sebagai “ujung tombak” tim, sementara Zen Mitani masih harus berjuang keras untuk memangkas selisih waktu agar bisa kompetitif di barisan tengah. Gimana jika dibandingkan pembalap terkencang saat test yakni Guido Pini ?

    Veda Ega vs Guido Pini

    Tidak afdol cak kalau kita tidak mencoba membandingkan performa Veda melawan rider terkencang saat test pada kondisi wet kemarin yakni Guido Pini. Dan inilah analisa serta tabel yang bisa IWB sodorkan antara keduanya…

    Parameter Guido Pini (#94) Veda Ega Pratama (#9) Selisih (Gap)
    Peringkat 1 (Tercepat) 7 6 Posisi
    Catatan Waktu 2:01.242 2:02.545 +1.303 detik
    Top Speed Rata-rata 136.35 km/jam 134.90 km/jam 1.45 km/jam
    Total Lap 32 Lap 24 Lap 8 Lap
    Lap Tercepat di… Lap ke-30 Lap ke-15

    Analisis Performa Veda Terhadap Pimpinan Lomba

    1. Selisih Waktu (Gap 1.3 Detik)

    Di kelas Moto3, selisih 1.3 detik memang terlihat cukup besar dalam satu putaran. Namun, perlu dicatat bahwa Guido Pini menggunakan motor Honda dari tim Leopard Racing, yang secara historis merupakan tim paling dominan dan memiliki data set-up paling matang di kelas ini. Bagi Veda, berada dalam rentang 1 detik dari Leopard Racing pada tes awal adalah pencapaian luar biasa bagi seorang rookie.

    2. Efisiensi Lap (Kematangan Strategi)

    Satu poin yang sangat menarik adalah kapan waktu terbaik itu dicatatkan:

    • Guido Pini mencetak waktu terbaiknya di Lap ke-30 (menjelang akhir sesi saat suhu lintasan dan kondisi ban mungkin sudah optimal).

    • Veda Ega Pratama mencetak waktu terbaiknya di Lap ke-15 (relatif lebih awal dalam sesinya).

    Ini mengindikasikan bahwa Veda memiliki potensi untuk memangkas waktu lebih banyak lagi jika ia melakukan simulasi time attack di putaran-putaran akhir seperti yang dilakukan Pini.

    3. Kecepatan Tikungan (Cornering Speed)

    Selisih kecepatan rata-rata sebesar 1.45 km/jam menunjukkan bahwa Veda hampir menyamai kelincahan Pini di sektor-sektor teknis Portimao. Portimao adalah sirkuit “Roller Coaster” yang sangat menuntut keberanian di tikungan cepat. Angka 134.90 km/jam membuktikan Veda sudah memiliki nyali yang setara dengan para pembalap papan atas Eropa.

    Melihat catatan waktu 2:02.545 yang menempatkannya di posisi ke-7 pada hari tes tersebut, Veda diprediksi kuat akan mengamankan posisi di Row 3 atau Row 4 (Posisi 7 hingga 12).

    • Skenario Optimis: Jika Veda mampu memangkas selisih 0.30.5 detik lagi melalui simulasi slipstream (mencuri angin di belakang pembalap lain), ia berpeluang menembus Top 5.

    • Skenario Realistis: Mengingat ini adalah musim debutnya, posisi 7 hingga 10 adalah target yang sangat masuk akal dan sangat aman untuk memulai balapan.

      Ada tiga faktor utama yang mendukung prediksi ini:

      • Kecepatan Sektor (Consistency): Veda mencatatkan waktu terbaiknya di Lap ke-15, jauh sebelum sesi berakhir. Ini menunjukkan ia punya “base pace” yang solid tanpa harus menunggu kondisi lintasan paling ideal.

      • Kesenjangan dengan Grup Depan: Selisihnya dengan posisi ke-5 (Adrian Fernandez) hanya 0.116 detik. Di kualifikasi Moto3 yang sangat rapat, selisih sekecil ini seringkali ditentukan oleh strategi towing atau tarikan angin di lintasan lurus.

      • Adaptasi Sirkuit: Portimao adalah sirkuit teknis dengan banyak perubahan elevasi. Keberhasilan Veda masuk 10 besar di sini membuktikan ia memiliki pemahaman geometri sirkuit yang setara dengan pembalap Eropa.

      Last…Satu hal yang perlu diwaspadai Veda saat kualifikasi sesungguhnya adalah “Traffic”. Di Moto3, banyak pembalap melambat untuk mencari tarikan angin. Jika Veda bisa mendapatkan slipstream dari pembalap berpengalaman seperti Guido Pini (Leopard Racing), catatan waktunya diprediksi bisa turun ke angka 2:01.8xx – 2:01.9xx. Pada tes kali ini, Veda Ega Pratama menang telak dalam persaingan internal Honda Team Asia. Veda berhasil memposisikan dirinya sebagai “ujung tombak” tim, sementara Zen Mitani masih harus berjuang keras untuk memangkas selisih waktu agar bisa kompetitif di barisan tengah. Semoga pada kondisi kering nanti Veda lebih tajam…gooo merah putihh !! (iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
    Motogp Trending

    Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

    September 23, 2026 0 Baca →
    Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
    Motogp Trending

    Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

    September 21, 2026 0 Baca →
    Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
    Motogp

    Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

    Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh… Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi […]

    September 21, 2026 0 Baca →