Home / Motogp / Moto3 FP1 Jerez..Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ??
Motogp

Moto3 FP1 Jerez — Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ??

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Moto3 FP1 Jerez — Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ??
Moto3 FP1 Jerez — Veda Ega Kesulitan, Motor Honda Banyak PR ?? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Veda Ega Pratama mengakhiri sesi FP1 di posisi yang kurang menguntungkan.
  • Di saat pembalap muda lainnya seperti Maximo Quiles dan Matteo Bertelle (Level Up – MTA) berhasil menembus catatan waktu 1 menit 44 detik, Veda masih berjuang di papan bawah.
  • Waaaduhhh… Moto3 2026 memasuki seri keempat di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Spanyol.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Veda Ega Pratama mengakhiri sesi FP1 di posisi yang kurang menguntungkan. Di saat pembalap muda lainnya seperti Maximo Quiles dan Matteo Bertelle (Level Up – MTA) berhasil menembus catatan waktu 1 menit 44 detik, Veda masih berjuang di papan bawah. Waaaduhhh…

Moto3 2026 memasuki seri keempat di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto, Spanyol. Namun, harapan besar publik Tanah Air terhadap Veda Ega Pratama sepertinya masih harus sedikit bersabar. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) yang digelar Jumat (24/4/2026), pembalap Honda Team Asia itu hanya mampu menempati posisi ke-24 dengan catatan waktu 1 menit 46,808 detik. Catatan waktu ini menempatkannya lebih dari 2 detik terpaut dari pemuncak klasemen sementara, Maximo Quiles (CFMOTO Aspar Team) yang melesat dengan waktu 1 menit 44,833 detik.

Berikut adalah tiga alasan utama mengapa Veda tampak kesulitan di sesi ini:

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

1. Defisit Top Speed yang Signifikan

Data Maximum Speed menunjukkan celah besar antara motor Honda yang ditunggangi Veda dengan para pengguna KTM.

  • Veda Pratama (Honda): 213.4 km/jam.

  • Maximo Quiles (KTM): 219.0 km/jam.

  • Selisih: 5.6 km/jam.

  • Di kelas Moto3 yang sangat kompetitif, selisih kecepatan puncak lebih dari 5 km/jam adalah kerugian besar, terutama saat harus melakukan slipstream atau mengejar ketertinggalan di trek lurus Jerez yang menuntut efisiensi mesin.

    2. Masalah Konsistensi di Sektor Tengah (T2 & T3)

    Berdasarkan data Best Partial Times, Veda belum mampu menyatukan sektor-sektor terbaiknya menjadi satu putaran yang sempurna (Ideal Lap).

    • Veda kehilangan banyak waktu di Sektor 2 dan Sektor 3, yang di Jerez didominasi oleh tikungan cepat dan perubahan arah yang lincah.

  • Sementara pembalap papan atas seperti Matteo Bertelle dari tim Level Up – MTA sangat kuat di Sektor 3 (30.758 detik), Veda masih tertinggal cukup jauh di area teknis ini. Ini mengindikasikan Veda mungkin masih mencari setup suspensi yang pas untuk menjaga stabilitas motor saat melibas tikungan cepat Jerez.

  • Jika kita tidak hanya melihat satu lap terbaik, tetapi perkembangan catatan waktu Veda sepanjang sesi, terlihat adanya trend peningkatan.

    Dari data yang dihimpun, Veda memulai sesi dengan sangat hati-hati. Catatan waktunya di awal sempat di angka 1 menit 52,7 detik. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mampu memangkas waktu secara signifikan hingga menyentuh 1 menit 46,8 detik di lap ke-11, dan bahkan sempat mencatatkan 1 menit 46,133 detik di lap ke-7.

    Lap Catatan Waktu Kecepatan (km/h)
    2 1’52.702
    5 1’47.669 213,4
    6 1’47.727
    7 1’47.133 213,4
    11 1’46.808
    13 1’47.073

    Ini mengindikasikan bahwa adaptasi Veda terhadap sirkuit Jerez berjalan secara progresif. Ia tidak mengalami kebuntuan, melainkan mencari setelan dan feeling yang tepat.

    3. Adaptasi dengan Paket Honda NSF250RW

    Tahun 2026 menjadi pembuktian berat bagi pengguna Honda. Dari data Top Speed, mayoritas posisi 5 besar dikuasai oleh motor KTM. Veda, yang membela Honda Team Asia, harus bekerja ekstra keras karena karakteristik Honda NSF250RW yang sangat bergantung pada cornering speed yang presisi, namun seringkali kalah tenaga dibandingkan akselerasi brutal KTM/CFMoto.

    Meski saat ini tertahan di urutan 24, Veda bukan tanpa peluang. Sejarah di beberapa seri sebelumnya menunjukkan bahwa ia adalah tipe pembalap yang cepat belajar. Jika tim berhasil menemukan setelan tepat untuk meningkatkan grip belakang dan menemukan titik pengereman optimal di Sektor 3, bukan tidak mungkin Veda bisa melompat masuk ke Q2.

    Target Realistis di Kualifikasi:

    • Minimal: Lolos ke Q2 (Top 18)

    • Target Ideal: Start di posisi 12-16

    Last….kesulitan Veda di FP1 Jerez bukan semata-mata soal talenta, melainkan kombinasi antara performa mesin (Top Speed) yang kalah saing serta optimalisasi di sektor teknis. Jika Honda Team Asia tidak segera menemukan solusi untuk meningkatkan kecepatan di trek lurus, Veda akan terus kesulitan bertarung memperebutkan posisi front row melawan dominasi pasukan KTM dan Level Up – MTA. Kita tungggu saja usaha Veda dan Honda…Gazzz !! (iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    Mengerikan cakk! Marquez Ungkap Momen “Terhisap” Aerodinamika saat Duel 300 km/jam vs Bezzecchi di Aragon!
    Motogp

    Mengerikan cakk! Marquez Ungkap Momen “Terhisap” Aerodinamika saat Duel 300 km/jam vs Bezzecchi di Aragon!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) kembali membuktikan ketangguhannya di sirkuit favoritnya, MotorLand Aragon. Namun, di balik kemenangan manis kasebut, ada satu insiden yang bikin jantung fans dag dig dug alias scary moment saat sang Baby Alien terlibat duel sengit berdampingan dengan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di trek lurus dalam kecepatan lebih dari 300 […]

    August 31, 2026 0 Baca →
    Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!
    Motogp Trending

    Mesin Yamaha M1 “Jebluk” di Aragon…Fabio Sudah Feeling !!

    Iwanbanaran.com – Cakkk….Akhir pekan yang sulit bagi Fabio Quartararo di MotoGP Aragon terus berlanjut. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut terpaksa menyelesaikannya lebih awal saat sesi Sprint Race setelah mesin motor YZR-M1 miliknya mengalami kerusakan parah hingga mengeluarkan asap (meledak) di lap kelima dari 11 lap balapan. Juara dunia 2026 itu mengungkapkan bahwa kendala pada mesinnya […]

    August 30, 2026 0 Baca →
    Marco Bezzecchi Akui Kecepatan Marquez di Aragon..” Ban tidak masalah..” !!
    Motogp Trending

    Marco Bezzecchi Akui Kecepatan Marquez di Aragon..” Ban tidak masalah..” !!

    Iwanbanaran.com – Cakkkk…. Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, menegaskan bahwa pilihan ban belakang jenis soft bukanlah penyebab ia gagal memenangi sesi Sprint Race MotoGP Aragon. Meski duo Ducati, Marc Marquez dan Alex Marquez, berhasil meraih podium 1-2 dengan menggunakan ban medium, Bezzecchi yakin strateginya bersama Aprilia sudah tepat. Marco Bezzecchi Akui Kecepatan Marquez di Aragon..” Ban […]

    August 30, 2026 0 Baca →