Membedah Bahan bakar Dexlite dalam diesel talk show…..ilmu anyar ki !!!
Jelajahi Topik
Bro dan sis sekalian….pasti sampeyan sudah tahu Pertamina (lek ora ngerti uripe nang alas berarti
). Produsen BUMN ini saat ini memiliki banyak varian bensin. Dari Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamaxplus hingga Pertamax turbo. Untuk yang terakhir akan IWB bahas diartikel terpisah karena fokus kita saat ini adalah Dexlite. Dan dalam artikel ini pula IWB akan coba bedah…berdasarkan penuturan langsung dari nasumber yakni Pertamina yang mengundang pakar BBM dari ITB. Ilmu nambah lagi neehhh. Nah….seperti apa?. Cekidot cak…..
Pertamina mengundang Blogger dalam acara Diesel talk Show diajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada tanggal 18 kemarin salah satunya IWB. Nah….dari sana Pertamina ternyata mengajak kita membedah salah satu produk Bahan bakar diesel terbaru yakni Dexlite. Lhooo…opo iki?. Nahhh….IWB yakin kalau bensin sampeyan wis pada diluar kepala. Tapi bahan bakar diesel….ini yang fresh dan belum IWB bahas diwarung ini. Jadi gini pakde….
Dexlite posisinya mirip dengan Pertalite…setidaknya itulah analogi gampangnya. Posisi Dexlite sendiri mengisi produk ditengah antara Solar 48 serta Pertamina Dex. Artinya kualitas bahan bakarnya jauh lebih baik dibanding solar biasa namun masih dibawah Pertamina Dex. Untuk Dexlite memiliki Cetane Number minimal 51 dan mengandung Sulfur (Sulfur Content) maksimal 1200 ppm. Kalau sampeyan ora mudeng…cetane number wis mirip dengan nilai oktan bensin….
Jadi makin tinggi makin bagus. Sementara jika Sulfur (Sulfur Content) sebaliknya. Makin tinggi makin buruk. Endapan sulfur lebih tinggi bisa membuat injektor kotor. Dan Dexlite ini memiliki Sulfur (Sulfur Content) maksimal hanya 1200 ppm alias tidak ada separuh dari Solar 48 yang mencapai? 3500 ppm. Jadi ancen apik kangbro. Opo maneh ada obat aditif pembersih ruang bakar….mantep wis. Atau mungkin pengen yang lebih garang?. Kalau gitu gunakan Pertamina Dex. Ini bahan bakar solar paling sadis karena?Cetane Number sudah mencapai 53 dengan kandungan sulfur paling rendah yakni maksimal 300 ppm. Resikkk tenan ki cak. Untuk memudahkan bisa IWB rangkum sebagai berikut…
| Bio Solar | Dexlite | Pertamina? Dex |
| Angka cetane 48 | Angka cetane 51 | Angka cetane 53 |
| Angka Sulfur 3500 PPM | Angka Sulfur 1200 PPM | Angka Sulfur 300 PPM |
| No Aditif | Aditif | Aditif |
| Harga RP 5,150 | Harga RP 6,450 | Harga RP 8,100 |
- Harga per 20/08/2016
Nah…wis gamblang to. Kebetulan IWB sendiri memiliki kendaraan diesel….mangkane klop bungah tenan. Artinya IWB bisa selang-seling kedepan. Kalau rada tebel duitnya isi Pertamina Dex, tapi kalau tongpes…melipir ke Dexlite. Apalagi produk ini diracik untuk mesin diesel dengan teknologi common rail yang notabene memerlukan bahan bakar ?lebih bersih? dan memiliki angka cetana lebih tinggi. Jadi ora ono ceritane ngebul kang kalau digeber…..
Last…Pertamina masih berupaya memperkenalkan bahan bakar diesel Dexlite ini ke khalayak. Tidak heran hanya beberapa SPBU yang menyediakan. Tapi IWB yakin produk yang mengusung tag line ?Diesel Hemat Bertenaga? ini pasti laris kalau sudah merata distribusinya. Lawong bikin bersih ruang bahan bakar. Selain itu dengan kita melirik ke Dexlite (minimal) akan membantu subsidi Solar tepat sasaran….ben kanggo wong cilik pakde. Bener ora. Dexlite?. Semoga makin cepat merata ki….(iwb)


