Home / Motogp / Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar” !!
Motogp

Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar”

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar”
Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar” — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Perebutan takhta juara dunia MotoGP memang masih sangat terbuka, namun bagi Marc Marquez, sirkuit Assen akhir pekan ini adalah tentang kalkulasi risiko yang matang, bukan nekat tanpa arah.
  • Pasca-balapan Sprint di GP Belanda, sang juara bertahan secara terbuka mengakui bahwa dirinya tengah mengaktifkan “safe mode” (mode aman) demi mengamankan poin penting dan menghindari […]

Iwanbanaran.com – Cakkk….Perebutan takhta juara dunia MotoGP memang masih sangat terbuka, namun bagi Marc Marquez, sirkuit Assen akhir pekan ini adalah tentang kalkulasi risiko yang matang, bukan nekat tanpa arah. Pasca-balapan Sprint di GP Belanda, sang juara bertahan secara terbuka mengakui bahwa dirinya tengah mengaktifkan “safe mode” (mode aman) demi mengamankan poin penting dan menghindari fatalnya area gravel sirkuit legendaris tersebut. Marc Marquez Akui Takut Crash di Assen ” Kerikilnya besar-besar” !!

Marquez menyudahi Sprint Race sepanjang 13 lap di posisi ketujuh sebelum akhirnya naik satu strip ke posisi keenam menyusul penalti yang didapatkan rekan setimnya di Ducati, Pecco Bagnaia. Meski posisinya terdongkrak, pembalap asal Spanyol itu tidak menutup-nutupi fakta bahwa ia memang sedang kesulitan menyamai level kecepatan barisan depan di sirkuit cepat nan mengalir ini. Sejak sesi latihan hari Jumat, Marquez sudah mengisyaratkan ketidaknyamanannya dengan karakter tata letak Assen yang menuntut feeling front-end luar biasa di tikungan berkecepatan tinggi. Upaya perubahan set-up motor pada Sabtu pagi pun belum membuahkan hasil instan yang masif.

“Pagi ini kami mencoba melakukan satu langkah maju, tetapi kami kembali tertahan di area posisi ke-7 atau ke-8 bersama beberapa pembalap KTM. Saya berkendara tidak terlalu buruk, tapi saya kehilangan terlalu banyak waktu di beberapa titik spesifik. Saya merasa tidak nyaman dan tidak konsisten. Saya sudah memeriksa catatan tahun lalu dan melihat beberapa kecelakaan tahun ini. Di sini, area gravel-nya sangat menyakitkan. Ukuran kerikilnya lebih besar dari biasanya. Jadi, kamu harus benar-benar berhati-hati,” tegasnya mengenai alasan memilih pendekatan konservatif. Yup…Bagi pembalap dengan gaya agresif seperti Marquez, Assen tahun ini menyajikan sinyal peringatan keras. Rentetan kecelakaan hebat yang menimpa sang adik, Alex Marquez, serta patah tulang vertebra yang dialami Fermin Aldeguer di sesi latihan menjadi bukti nyata betapa kejamnya sirkuit ini jika pembalap memaksakan diri melampaui batas….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Selain faktor kenyamanan berkendara, Marquez secara jantan mengakui keunggulan Aprilia yang mengunci barisan depan di kualifikasi dan tampil dominan lewat laju kencang RS-GP di tikungan-tikungan cepat Assen cak. Meski kini jaraknya melebar menjadi 42 poin di belakang pemimpin klasemen Marco Bezzecchi, pembalap bernomor start 93 itu menolak untuk merasa frustrasi. Baginya, bisa berada di rombongan pemburu gelar musim ini sudah merupakan bonus luar biasa….

“Kami sudah tahu titik kuat Aprilia, dan di sirkuit seperti Belanda ini—serta beberapa trek lain dengan fast corners—mereka memang lebih kuat dari kami. Kami harus mengevaluasi ini dalam kalender penuh 22 seri. Tapi akhir pekan ini, Aprilia berada di level yang berbeda. Jika saya berada dalam perebutan kejuaraan, itu adalah hadiah. Saya tidak melakukan sesuatu yang berbeda, hanya saja pembalap lain melakukan kesalahan dan tentu saja saya memenangkan beberapa balapan. Tapi bagi saya pribadi, momentum berisiko tinggi itu sudah lewat. Jadi, jika hasil baik datang, itu sangat bagus, tetapi inilah realitas saya saat ini. Targetnya sama seperti hari ini: mencoba finis di posisi ke-7 atau ke-8, dan itu saja. Saya tidak sedang sengaja bermain aman demi poin, saya sudah mengerahkan 100%, tetapi saya tidak bisa berbuat lebih banyak sekarang. Di sirkuit ini, kita harus memahami batas itu. Tidak ada rasa frustrasi karena ini memang sesuai ekspektasi saya,” tutupnya. Semangat Marc !! (iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!
Motogp

Jorge Lorenzo sebut Pedro Acosta adalah Alien baru…!!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Dunia balap motor Grand Prix kembali dihebohkan oleh pujian setinggi langit yang dilontarkan oleh lima kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, terhadap fenomena muda asal Spanyol, Pedro Acosta. Selepas penampilan luar biasa yang berujung pada kemenangan sensasional di GP Austria, Lorenzo tidak ragu-ragu menobatkan pembalap berjuluk El Tiburon tersebut ke dalam kelompok elit […]

September 23, 2026 0 Baca →
Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!
Motogp Trending

Media Luar membedah Kotornya David Munoz….Dirty Rider musuh Veda Ega !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…insiden yang melibatkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, situasinya jadi sangat menarik sekaligus ironis ! Dalam balapan tersebut, David Muñoz lagi-lagi menjadi pusat perhatian dalam sebuah insiden senggolan di Tikungan 4 pada lap ke-16. Saat itu, Veda Ega tampil luar biasa melakukan comeback […]

September 21, 2026 0 Baca →
Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!
Motogp Trending

Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !!!

Iwanbanaran.com – Cakkk..siapa menyangka walau terlempar dari podium Marc Marquez beruntung. Hal ini karena ternyata motornya bermasalah ditengah race. Betul cak…Marc Marquez salahkan Motor….Rem Blong saat Race Austria !! Waaahhhh… Sejatinya, peluang Marquez untuk meraih hasil maksimal di balapan utama 28 lap akhir pekan kemarin terbuka cukup lebar. Setelah melakukan beberapa perubahan setelan pada sesi […]

September 21, 2026 0 Baca →