Home / Motogp / Ketahuan…ini masalah Honda RC213V di Qatar, Portimao siap bangkit ?!
Motogp

Ketahuan…ini masalah Honda RC213V di Qatar, Portimao siap bangkit ?

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Ketahuan…ini masalah Honda RC213V di Qatar, Portimao siap bangkit ?
Ketahuan…ini masalah Honda RC213V di Qatar, Portimao siap bangkit ? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….Johann Zarco, menampilkan performa terbaik seorang pembalap RC213V baik di kualifikasi maupun balapan di Doha.
  • Pebalap berusia 33 tahun tsb start dari P13 di Sirkuit Internasional Losail dan finis di urutan kedua belas.
  • Di fase akhir, bahkan Zarco menyalip Marco Bezzecchi (VR46-Ducati) dan Joan Mir.

Iwanbanaran.com – Cakkkk….Johann Zarco, menampilkan performa terbaik seorang pembalap RC213V baik di kualifikasi maupun balapan di Doha. Pebalap berusia 33 tahun tsb start dari P13 di Sirkuit Internasional Losail dan finis di urutan kedua belas. Di fase akhir, bahkan Zarco menyalip Marco Bezzecchi (VR46-Ducati) dan Joan Mir. Dari sana banyak informasi masuk ke LCR. Secara khusus bos LCR yakni Lucio Cecchinello membeberkan apa masalah Honda RC213V di Qatar, Portimao akan lebih baik ?!

Di garis finis di Doha, Zarco nempel ketat Fabio Quartararo yang tepat di depannya. Mereka tertinggal lima detik dari Maverick Vinales (Aprilia/10). Berkaca pada debutnya bersama Honda di balapan MotoGP, Zarco mengatakan…

“Posisi kedua belas adalah bukti bahwa kami punya potensi. Aku bersenang-senang di balapan ini. Fakta bahwa kami bersaing juga berarti kami bisa melakukan pekerjaan dengan baik….” serunya….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Bos tim LCR Honda Zarco, Lucio Cecchinello mengungkapkan rasa gembiranya dengan kinerja Zarco. Sekaligus dari sana mereka jadi tahu apa kelemahan Honda RC213V 2024…

“Kami senang, juga karena Johann telah merasakan sensasi yang baik pada motornya sejak tes pertama. Dia memiliki feeling yang positif dengan motornya. Corner entry lincah dan motor bisa dibelokkan dengan baik. Tentunya kita harus tingkatkan dari segi grip di belakang. Menurutku Joan Mir juga bisa membawa Honda maju dalam waktu singkat dan tentunya kita berharap sama Taka dan Luca….

Aku tidak mau meningkatkan ekspektasiku terlalu tinggi. Apalagi kalian lihat sekarang ada delapan Ducati serta Aprilia dan KTM, yang semuanya kompetitif, tidak akan mudah untuk memasuki Q2 dalam waktu dekat. Bagusnya Johann memiliki feeling yang sangat baik dalam hal cengkeraman dan gas. Oleh karena itu, ban lebih sedikit sliding di setiap lap. Ini bukan hanya bakatnya, tapi tentu saja juga pengalamannya. Setiap pembalap suka melakukannya…membalap dengan ngepush ban belakang dan itu juga menyenangkan. Tapi Itu tidak efektif dan waktu putaran biasanya menurun seiring berlanjutnya balapan....

” Johann mengelola gas dengan sangat baik oleh karena itu dia dapat mencegah keausan ban sampai batas tertentu dan itulah yang mampu dia lakukan Doha sehingga Johann memiliki keunggulan saat finis. Ia mengatakan akan menyalip Quartararo jika balapan berlangsung dua lap lebih lama. Aku ingat ketika Alex Rins gabung ke Yamaha, kami memiliki kesempatan untuk mendapatkan Zarco, HRC tidak ragu lagi. Semua orang menghargai pengalamannya di MotoGP dan itu sangat penting. Kami pastinya harus memperkecil jarak dengan lawan. Kami membutuhkan pebalap berpengalaman untuk melakukan itu….

“Selama beberapa tahun, komentar para pebalap berkisar pada topik cengkeraman motor. kalian harus tahu bahwa cengkeraman ini diciptakan oleh sasis dan juga oleh aerodinamika. Aerodinamika memainkan peran yang sangat penting dalam hal ini. Jadi kami harus terus fokus pada sasis, lengan ayun, dan paket aero. Terutama di sekitar sayap belakang dan spoiler di bawah area mesin di depan roda belakang. Ya, ini agak lucu – tetapi memang itulah fakta pabrikan Jepang harus merubahnya untuk mengejar ketertinggalannya…..

“Hubungan dengan HRC selalu sangat baik. Bisa dibilang kami sangat intens berhubungan siang dan malam – mengadakan pertemuan terus-menerus. Tekad dan jumlah tenaga kerja yang dimiliki HRC di paddock MotoGP berada pada level yang belum pernah ada sebelumnya. Btw di Portugal, karena tidak ada lintasan lurus yang panjang di Portimao, mungkin ini adalah trek yang membuat kami bisa lebih dekat dengan pembalap teratas. Kami melihat di Qatar kami ketinggalan saat masuk tikungan panjang dan kami juga sedikit kurang dalam hal top speed. Portimao pada prinsipnya bukanlah trek yang mudah – tapi ini adalah trek yang aku perkirakan akan membuat gap kita lebih dekat...” tutup Lucio…(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →