Kepala Kru Marc Marquez diperintahkan Bantu Pecco ?!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk… Totalitas Ducati untuk berusaha membantu Pecco sepertinya bukan omong kosong. Sebab sebuah pernyataan dilemparkan kepala Kru Marc Marquez yakni Marco Rigamonti yang mengaku siap membantu Pecco. Tentu saja pernyataan ini membuat kita berpikir benarkah…Kepala Kru Marc Marquez diperintahkan Bantu Pecco ?!
Marco Rigamonti yang sekarang ini menjadi kepala kru mekanik Marquez melontarkan pujian nya yang luar biasa terhadap Marc Marquez. Rigamonti gabung di MotoGP pada tahun 2009 tetapi sebenarnya sudah mulai bekerja dengan pabrikan Borgo Panigale sejak tahun 2004. Doi pernah sempat gabung Suzuki bersama Iannone (2017) namun kembali di 2019 ketika Iannone pindah Aprilia. Rigamonti baru kembali ke Ducati di 2020 saat Ducati membutuhkan sosok kuat membantu Zarco di Avintia…
Jadi Banyak pembalap telah dipegang nya seperti Canepa, Aleix, De Puniet, Barberá, Iannone, Zarco dan Bastianini. Kepala kru ini memiliki kenangan pada setiap pembalapnya, tetapi yang terpenting, ia telah belajar filosofi dari perubahan yang sering terjadi. Nah ada dua poin yang terbaru dilemparkan oleh Marco. Yang pertama tentang kiprahnya bersama para pembalap MotoGP, termasuk Marc dan statusnya yang siap sedia untuk membantu Pecco yang kesulitan diatas mesin GP25…
” Aku sudah bersama para pembalap rata-rata selama satu tahun, kecuali Iannone, yang selama enam tahun bersamaku. Membangun hubungan baik secara profesional itu membutuhkan waktu, dan aku menyadari betapa pentingnya untuk tidak berganti pembalap setiap tahun. Yang sulit sebelum benar-benar mengenal satu sama lain, mereka sudah menandatangani kontrak untuk hengkang di akhir musim. Ini negatif dan melelahkan di satu sisi, tetapi di sisi lain, kita belajar untuk berinteraksi secara berbeda tergantung pada pembalap yang kita bantu. Ada yang gugup, ada yang tenang, ada yang butuh dipuji, dan sebagainya. Kita belajar banyak hal karena kita bertemu dengan pembalap yang memiliki kepribadian berbeda….
” Ketika mendengar aku dipilih untuk membantu Marc aku sangat senang karena aku merasa Ducati menghargaiku. Marquez, dengan pengalaman yang dimilikinya saat ini sangat mampu membantu para teknisi, memahami segala hal yang terjadi pada motor. Dia bukan pembalap yang hanya bisa melaju kencang tanpa tahu alasannya. Dia tahu mengapa dia melaju kencang dan mengerti apa yang bisa dia lakukan untuk membuatnya lebih baik. Selain itu, dia selalu memberikan 100 persen kemampuan…
” Jika dia tidak kencang, biasanya dia belum mengeluarkan semuanya. Kami lama-lama jadi hafal. Yang membuat kami senang…Dia suka tersenyum, bercanda dengan kami, menyapa semua orang, berterima kasih kepada semua orang, meminta maaf… Ini luar biasa dengan seorang pembalap di levelnya. Kalian mungkin menduga akan bertemu seseorang yang datang dengan memamerkan delapan gelar juara dunia di dahinya, tapi Marc tidak demikian bahkan justru sebaliknya cukup mengejutkan..

” Tentang Pecco….Kami, sebagai tim, selalu bekerja sama dan saling membantu. Ducati memiliki level ini, karena kami saling membantu…ngeshare data, mencari solusi dan banyak hal yang membuat Ducati seperti sekarang ini. Kami semua terbuka. Jika ada rahasia antara motor Ducati dan pembalapnya, Tidak mungkin Ducati akan berada di level seperti sekarang……” tutup Marco merespon isu perihal Pecco. Btw…Ducati hingga sekarang memang masih pusing dengan performa Pecco yang tak kunjung membaik. Namun isu Kepala Kru Marc Marquez diperintahkan Bantu Pecco IWB rasa tidak logis sebab masing-masing pembalap memiliki kepala kru sendiri. Piye menurut sampeyan cak ? (iwb)