Jack Miller akui kesal tiap lintasan lurus disalip Ducati
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Cakk…Jack Miller sekarang menjadi pembalap yang disorot karena doi baru saja pindah tim namun sudah meraih hasil yang cukup bagus.
- Sempat nyodok kedepan…namun doi akhirnya mengakui kelemahan terbesar KTM melawan Ducati adalah lintasan lurus.
- “ Kami kehilangan tenaga ketika masuk gigi 5, ini cukup mengesalkan…” serunya tertawa…
Iwanbanaran.com – Cakk…Jack Miller sekarang menjadi pembalap yang disorot karena doi baru saja pindah tim namun sudah meraih hasil yang cukup bagus. Sempat nyodok kedepan…namun doi akhirnya mengakui kelemahan terbesar KTM melawan Ducati adalah lintasan lurus. “ Kami kehilangan tenaga ketika masuk gigi 5, ini cukup mengesalkan…” serunya tertawa…
Miller memang luar biasa. Dalam sprint race Portimao, bahkan Miller hanya tertinggal kurang dari sepersepuluh detik dari podium dan hanya terpaut 1,6 detik dari pemenang Pecco Bagnaia. Sementara pada hari Minggu dia berjuang untuk tempat keempat Dengan 15 poin, Miller berada di urutan kelima secara keseluruhan setelah dua balapan pertama, dan hanya tertinggal satu poin dari tempat ketiga. Ini jelas luar biasa..
Namun dari sekian jalannya race Miller rada kesal bagaimana mudahnya Ducati menyalip mereka dilintasan lurus. Miller merasa kecepatan mereka drop signifikan ketika melaju di straight…
“Setiap kali aku menyalip mereka (Ducati), mereka membalas di lintasan lurus panjang. Ini cukup mengesalkan (tertawa). Aku berusaha semaksimal mungkin untuk melewatinya, tapi itu tidak mungkin. Dalam pertarungan melawan Ducati, aku menderita di trek lurus. Diluar itu, motornya bekerja dengan baik, keausan bannya dan feed backnya sangat bagus. Secara keseluruhan, ini adalah akhir pekan yang baik….” serunya. Doi menambahkan…
” Emang terasa aneh karena aku kini menggunakan motor bukan Ducati. Sekarang kami melawan kekuatan Ducati dan kami harus menghadapinya. Motor kami memiliki performa mesin yang sangat bagus, kami keluar dari tikungan terakhir dengan sangat cepat. Tapi saat straight masuk gear 5 seperti ada yang hilang, terutama ketika angin kencang menerpa. Aku bisa merasakan putaran mesin langsung turun saat aku keluar dari slipstream. Aku belajar banyak tentang aerodinamika, dan kini aku merasakan sepertinya sisi ini yang kudu kita perhatikan….
” Tapi sejauh ini kami puas. Aku yakin elektronik dan sasis kami akan terus berfungsi dengan baik untuk next race. Apalagi Secara fisik, motor ini bahkan tidak seberat Ducati. Jadi aku menyukainya…” tutup Miller…(iwb)