Hot isu…Jorge Martin akan kembali ke Pramac ?? Yamaha bisa tersenyum !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…sebuah wawancara menyoroti bagaimana Jorge Martin ditahun kedua bersama Aprilia. Setelah melewati musim 2025 yang penuh dengan cobaan cedera dan tantangan adaptasi, Jorge Martin menatap musim MotoGP 2026 dengan optimisme baru. Pembalap berjuluk “Martinator” ini mengungkapkan bahwa salah satu sumber inspirasi terbesarnya untuk bangkit adalah sang juara dunia sembilan kali, Marc Marquez. Walaupun sebuah rumor masuk bahwa Martin akan kembali ke Pramac ? wahh Yamaha bisa tersenyum kalau benar cak…
Dalam wawancara terbarunya, Martin merefleksikan bagaimana Marquez berhasil melewati masa-masa kelam akibat cedera panjang sebelum akhirnya kembali kompetitif dan meraih gelar juara dunia MotoGP 2025. Bagi Martin, perjalanan Marquez adalah sebuah “cetak biru” bagi setiap atlet yang sedang terpuruk. Terus gimana strateginya untuk tahun ini bersama Aprilia ??
” Tidak lebih baik dari bagaimana kami memulai tahun lalu, karena saat itu kami mengalami pasang surut emosi selama musim tersebut. Tapi secara keseluruhan lebih baik karena kami sekarang lebih mengenal satu sama lain. Sayangnya, tahun lalu aku hanya mengikuti enam atau tujuh balapan, sehingga masih ada beberapa orang di tim yang namanya tidak aku kenal, ini jelas sungguh gila. Jadi aku akan mencoba untuk mengenal semua orang lebih baik karena aku percaya pada tim ini. Aku telah melihat dari sisi Marco bahwa mereka sangat kuat. Kami telah banyak bekerja dengan para insinyur bersama Bezzecchi, dan aku pikir kami dapat membawa motor ini ke puncak. Aku akan memberikan yang terbaik untuk melakukannya. Jadi sekarang hubungan kami telah membaik, dan kami berharap ini akan membuahkan hasil…
” Sayang Saya tidak tahu tingkat level kondisiku. Jadi sulit untuk memprediksi. Tapi Marc adalah contoh yang baik bagi kita semua. Saat ini, dia adalah yang terbaik di lintasan, dengan banyak kejuaraan dunia di bawah prestasinya. Dia adalah contoh karena dia menunjukkan bahwa itu bisa dilakukan, karena dia telah melakukannya. Saya tidak ingin membuat perbandingan, tetapi saya juga memiliki kepercayaan diri. Pada tahun 2021, ada momen ketika saya hampir berhenti, tetapi kemudian saya berhasil kembali menang, dan kemudian saya memenangkan kejuaraan dunia, jadi saya yakin saya bisa melakukannya, dan sekarang melihat kisahnya, saya bahkan lebih yakin.”
“Pada akhirnya, tujuan utama selalu untuk kembali memiliki feeling yang baik di atas motor. Pada tahun saya memenangkan gelar juara, saya tidak menetapkan target apa pun, jadi fokusnya adalah untuk kembali menyatu dengan motor dan melaju cepat..” tutup Martin. Yahh memang masih ada keraguan cak. Musim 2025 merupakan tahun yang berat bagi Martin. Kepindahannya ke Aprilia Racing diiringi dengan serangkaian nasib buruk, termasuk cedera yang membuatnya absen di banyak balapan. Namun, memasuki tahun 2026, Martin merasa lebih siap secara fisik dan mental.
Ada beberapa poin penting yang ditekankan Martin untuk musim ini:
-
Kondisi Fisik: Martin fokus sepenuhnya pada pemulihan total agar bisa tampil agresif sejak seri pembuka di Buriram, Thailand.
-
Adaptasi RS-GP: Bersama rekan setimnya, Marco Bezzecchi, Martin yakin Aprilia memiliki potensi besar untuk menantang dominasi Ducati.
Mentalitas Juara: Menggunakan nomor balap #89 kembali (setelah sebelumnya memakai #1 sebagai juara bertahan), ia merasa beban di pundaknya berkurang dan motivasinya justru berlipat.
MotoGP 2026 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling kompetitif. Dengan kembalinya performa terbaik Martin, persaingan antara dirinya, Pecco Bagnaia, dan Marc Marquez dipastikan akan memanas. Valentino Rossi bahkan sempat berkomentar bahwa Martin adalah salah satu dari sedikit pembalap yang memiliki “kecepatan murni” untuk mengacaukan dominasi Marquez di lintasan.
“Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan pada kemampuan saya. Tahun lalu sangat menyakitkan, tapi seperti Marc, saya akan menggunakan rasa sakit itu sebagai bahan bakar untuk menang lagi,” tambahnya. Disisi lain ternyata bos Pramac Yamaha yakni Gino Borsoi mengungkapkan bahwa Pramac siap menerima Martin jika ingin kembali…
” Martin kembali ke Pramac ? Itu akan menjadi tim yang hebat, seperti Toprak-Miller. Pada akhirnya, karier kompetitif itu singkat, tetapi yang terpenting adalah merasa nyaman di sebuah tim. Jika dia ingin kembali ke keluarganya (Pramac), kami di sini, siap menyambutnya dengan tangan terbuka.” tutup Borsoi. So…apakah ini akan menjadi isu yang berakhir dengan kenyataan ? IWB pikir tergantung hasil Jorge di Aprilia cak…(iwb)
