Home / Motogp / Fans Rossi bersorak saat crash…Marquez beri peringatan !!
Motogp September 14, 2025

Fans Rossi bersorak saat crash…Marquez beri peringatan !!

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Fans Rossi bersorak saat crash…Marquez beri peringatan !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc melakukan kesalahan dan itu diakuinya saat presscon pasca dlosor di Misano. Marc mengakui Bezzecchi super fast dan itu membuatnya sulit. Namun dari sekian poin, satu hal yang membuat Marc fokus adalah respon fans Rossi yang kegirangan. Yup…Fans Rossi bersorak saat crash…Marquez beri peringatan !! “Selebrasi atas kecelakaan itu mendefinisikan mereka, jangan anggap remeh…” serunya…

Sabtu di Misano ternyata lebih rumit dari yang diperkirakan Marc Marquez. Kualifikasi yang membuatnya start dari posisi empat di baris kedua, tidak optimal di sirkuit yang jarak antar pembalapnya sangat minim. Namun, di Sprint, Marc memulai dengan baik dan kemudian memposisikan dirinya di belakang Bezzecchi yang sangat kencang. Keduanya sempat duel. Ducati vs Aprilia, berjalan dengan baik di tangan kedua pembalap tersebut. Di satu sisi pembalap Spanyol yang berjuang untuk kejuaraan dunia, di sisi lain pembalap muda Italia yang berjuang untuk meraih kemenangan di sirkuit kandangnya. Di lap keenam, Marc melancarkan aksinya, tetapi kemudian terjadi kesalahan hingga crash…

Dari sanalah terlihat penonton yang menggunakan atribut fans VR46 bersorak gembira. Hal itu juga menjadi perhatian Marc karena ditanya media atas respon tersebut. Apa kata Marc ? Marc hanya berikan peringatan agar media tidak terlalu membesar-besarkan…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Yah, dengan sikap mereka seperti itu, sudah cukup untuk mendefinisikan jati dirinya Jadi biarkan saja. Hanya saja saranku kalian tidak memberi mereka perhatian lebih dan jangan anggap penting. Btw…Beberapa orang berpikir aku dari planet lain, padahal aku manusia biasa yang bisa membuat kesalahan. Bezzecchi disini terbaik dalam hal kecepatan, itu tidak mudah bagiku, tetapi dia bukan sainganku di kejuaraan dunia. Sebab Sekarang perebutan gelar milik dua pembalap, dan bagaimanapun hasilnya, Marquez-lah yang akan memenangkannya….”

” Aku sebenarnya di tikungan tempatku crash, jadi sebenarnya aku selalu memacu motor tidak di batas kecepatan. Aku membalap dengan baik, saat itu kecepatanku lebih baik, itulah mengapa aku mencoba menyerangnya. Aku berhasil melakukan hal tersulit. Sayang aku terlalu memaksakan diri dan sedikit melebar, itu crash yang biasa terjadi di Misano. Aku berharap lebih di kualifikasi, aku lebih suka di baris depan, tapi kami tidak bisa karena beberapa masalah, meskipun dengan sedikit kesabaran di lap-lap pertama, semuanya menjadi lebih baik.”

“Aku rasa besok Bezzecchi akan menjadi pembalap tercepat di Misano, terutama karena ban belakangnya tidak drop, jadi dia akan kompetitif. Tidak mudah bagiku untuk memahaminya, tapi dia bukan rival utamaku di kejuaraan. Jadi aku tidak terlalu perduli. Apalagi masih ada enam balapan tersisa di kejuaraan dan perebutan gelar hanya antara dua pembalap, jadi satu-satunya tujuanku saat ini adalah itu. Apapun itu tidak ada yang sempurna. Pada akhirnya aku mengambil risiko dan selalu berjalan baik musim ini, tetapi hari ini aku membuat kesalahan. Mungkin aku tidak memperdulikan dengan baik pada suhu ban setelah menyalip sehingga crash terjadi…

” Tim mungkin kecewa tetapi itu bagian dari balapan. Crash selalu tidak menyenangkan, tetapi jika kamu mengalami crash saat memimpin, itu berarti kamu cepat. Masih banyak poin yang bisa diperebutkan, orang-orang selalu membicarakan kapan aku akan memenangkan kejuaraan, tetapi yang terpenting buatku adalah meraihnya. Kami akan mencoba, baik besok maupun akhir pekan depan, tetapi untuk melakukannya, kamu harus memiliki mentalitas yang sama seperti biasanya. Artinya terus berjuang untuk menang, tetapi yang terpenting adalah menyelesaikan balapan dan tidak membuat kesalahan. Kamu bisa saja membuat kesalahan, tetapi kamu harus belajar darinya.”

” Itu adalah kesalahan pertamaku dalam sprint. Itu bisa saja terjadi, tetapi aku tetap senang karena mulai hari ini gelar akan jatuh ke tangan keluarga Marquez. Btw…dengan ban soft, aku agak kesulitan karena ban depan terlalu menekan, itu juga menjadi masalah saat kualifikasi. Dengan ban medium, aku merasa lebih baik dan motor lebih stabil. Besok kami akan mencoba mempertahankan dinamika yang sama, berusaha untuk tetap dekat dengan Bezzecchi, yang merupakan pembalap dengan kecepatan terbaik saat ini di Misano.”…tutup Marc….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
Motogp

Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

August 10, 2026 0 Baca →
Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
Motogp

Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya

Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez […]

August 10, 2026 0 Baca →
Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”
Motogp

Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”

Iwanbanaran.com – Cakkkk… drama Silverstone Inggris benar-benar menjadi ujian berat bagi sang Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez! Datang dengan modal apik usai double victory di Sachsenring dan hanya tertinggal 18 poin dari puncak klasemen, Marc justru kudu gigit jari usai terseok-seok dan cuma mampu finish di posisi ke-7. Imbasnya, jarak poin di klasemen kini […]

August 10, 2026 0 Baca →