” Dia harusnya tahu ban masih dingin.. ” kritik Carlo Pernat pada Marquez kesal
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Caakkk… Manajer Enea Bastianini, Carlo Bernat telah menyoroti race Portugal akhir pekan lalu cak. Doi mengaku tidak puas dengan seri pembuka Portimao tersebut, mengingat rider asuhannya, Enea Bastianini mengalami cedera setelah terlibat insiden dengan Luca Marini…
Pernat menuturkan dengan jelas bahwa akhir pekan Portimao tidak begitu memuaskan. Bahkan, doi memprediksi Enea akan kesakitan pada dua race berikutnya cak… “Akhir pekan yang menyebalkan. Karena Enea mengalami cedera pada tulang belikatnya dan kemungkinan ia akan merasakan sakit di race selanjutnya. Selain itu, format baru sprint race ini sangat buruk. Tapi aku juga setuju dengan balapan ini, namun kamu harus memahami bahwa rider akan nge-push motornya dengan maksimal saat memakai helm…” ujar Carlo Pernat via motosan.
Sementara itu, Carlo Pernat mengutarakan kekesalannya pada Marc Marquez yang telah menyebabkan insiden kecelakaan dengan Miguel Oliviera. Doi menegaskan kecelakaan tersebut tidak akan terjadi dengan ban dingin. Namun insiden tersebut murni karena kesalahan Marc Marquez yang tidak mampu mengelola balapan…
“Biasanya pabrikan selalu membela pembalap dengan mengatakan bahwa ada masalah teknis, dan itulah yang dia (Marc Marquez) harapkan. Ini tidak dikatakan untuk menghormati Honda, tetapi tidak untuk menghormati Marc karena insiden itu tidak akan terjadi dengan kondisi ban yang dingin. Jika dia memang seorang Juara, maka akan mampu mengelola sebuah fenomena balapan. Tapi dia sebaliknya, Marc telah merusak race Portimao. Bukan karena Bagnaia menang, tapi kamu tidak bisa balapan seperti itu dan menurutku para pembalap marah kepada Marc Márquez,” tambahnya.
Tidak sampai disitu, Carlo Pernat mengungkapkan bahwa Marc telah mempertaruhkan nyawa seseorang dalam insiden tersebut… “Hukuman untuk Márquez sangat ringan. Dia membuat kekacauan besar, mempertaruhkan kematian seseorang. Aku mengerti bahwa dia memiliki masalah dengan motornya, dia harus bekerja keras untuk berada di 10 besar, tetapi dia tidak boleh melakukannya di tikungan itu. Kamu dapat mengatur hidupmu seperti yang kamu pikirkan, bukan orang lain,” tutup Carlo Pernat….(RA iwb)