Home / Motogp / Cerewet ?…Fabio Quartararo kembali kritisi Yamaha M1 V4…!!
Motogp • • Diperbarui

Cerewet ?…Fabio Quartararo kembali kritisi Yamaha M1 V4…

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Cerewet ?…Fabio Quartararo kembali kritisi Yamaha M1 V4…
Cerewet ?…Fabio Quartararo kembali kritisi Yamaha M1 V4… — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkkk….walau mungkin terkesan cerewet, pembalap andalan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan penilaian jujur sekaligus mengkhawatirkan terhadap proyek mesin V4 terbaru Yamaha usai menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.
  • Meski menjadi era baru yang dinantikan, Quartararo menyebut kenyataan di lintasan menunjukkan bahwa Yamaha masih tertinggal sangat jauh dari para pesaingnya…

Iwanbanaran.com – Cakkkk….walau mungkin terkesan cerewet, pembalap andalan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan penilaian jujur sekaligus mengkhawatirkan terhadap proyek mesin V4 terbaru Yamaha usai menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Meski menjadi era baru yang dinantikan, Quartararo menyebut kenyataan di lintasan menunjukkan bahwa Yamaha masih tertinggal sangat jauh dari para pesaingnya…

Sesi tes ini menjadi momen emosional bagi “El Diablo”. Selain harus berhadapan dengan performa motor yang belum memuaskan, ia juga terpaksa mengakhiri tes lebih awal karena mengalami cedera patah jari tangan akibat kecelakaan di Tikungan 5 pada hari pertama.

Adaptasi Cepat, Hasil Belum Didapat

Quartararo menegaskan bahwa masalah utama bukan pada proses adaptasinya dari mesin Inline-4 ke V4. Ia merasa sudah memahami karakter mesin baru tersebut dengan sangat cepat. Namun, performa murni dari jentera YZR-M1 V4 itulah yang menjadi persoalan besar.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Tentu saja, saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri dengan motor ini karena kita melihat betapa besarnya kesulitan yang kami alami, kita melihat bahwa catatan waktu kami tidak terlalu bagus. Tetapi satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah memberikan yang terbaik, mencoba membalap hingga batas maksimal saya, dan apa pun posisinya nanti, mencoba melakukan yang terbaik yang saya bisa.”

“KAMI TAHU BAHWA KAMI SANGAT JAUH.  Ya, sepenuhnya saya [sudah beradaptasi dengan gaya V4]. Saya langsung merasakan di mana saya harus berubah, di mana saya harus beradaptasi dengan cara yang berbeda. Namun saya pikir V4 kami juga tidak sepenuhnya sama tim lain. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemampuan menikung (turning), traksi, elektronik, daya cengkeram (grip), dan tenaga (power). Jadi ada banyak hal yang harus disesuaikan. Kami tahu kami tertinggal sangat jauh. Kita bisa melihat betapa cepatnya mereka (rival) di hari pertama. Catatan waktunya sulit dipercaya. Kami harus menerima kenyataan ini dan bekerja lebih keras, karena itu satu-satunya hal yang bisa kami lakukan,.”…keluhnya…

Daftar Panjang Pekerjaan Rumah

Berdasarkan data dan perasaan di atas motor, Quartararo merinci sejumlah area yang menurutnya masih menjadi kelemahan fatal Yamaha dibandingkan Ducati atau KTM:

  • Kecepatan Menikung (Turning): Kelincahan yang dulu menjadi senjata utama Yamaha kini belum terlihat maksimal pada konfigurasi V4.

  • Traksi & Elektronik: Penyaluran tenaga ke roda belakang masih dianggap belum sehalus rival, yang berujung pada catatan waktu yang kurang kompetitif.

  • Tenaga Murni (Power): Meski sudah berganti konfigurasi mesin, Yamaha masih tercatat kalah top speed hingga 11,7 km/jam dibandingkan KTM pada hari pertama.

  • Realita yang Pahit

    Kekecewaan Quartararo semakin diperparah dengan melihat kecepatan para rival yang langsung mencatatkan waktu luar biasa sejak hari pertama. Saat para pesaing mampu menembus angka 1 menit 56 detik, Yamaha masih tertatih untuk mengejar jarak 0,8 hingga 1 detik.

    Kendala Teknis di Garasi

    Nasib sial Yamaha di Sepang tidak berhenti pada cedera Quartararo. Pada hari kedua, garasi Yamaha sempat ditutup rapat karena adanya masalah teknis serius pada mesin V4 yang juga dialami oleh rekan setimnya, Alex Rins, dan rookie Toprak Razgatlioglu. Hal ini membuat Yamaha kehilangan waktu pengujian yang sangat berharga untuk mengumpulkan data.

    Kini, fokus utama Quartararo adalah memulihkan cederanya agar bisa tampil fit dalam tes pramusim selanjutnya di Buriram, Thailand pada 21-22 Februari mendatang. Tes tersebut akan menjadi penentu apakah Yamaha mampu memberikan solusi instan sebelum musim kompetisi benar-benar dimulai….(iwb)

    Share this article
    Post

    Baca Juga

    Artikel Motogp Lainnya

    Lihat Semua Motogp
    HOT ! Marco Melandri Ramal Pedro Acosta Akhiri Era Marc Marquez di Ducati 2027 !!
    Motogp

    HOT ! Marco Melandri Ramal Pedro Acosta Akhiri Era Marc Marquez di Ducati 2027 !!

    Iwanbanaran.com – Cak….jagat MotoGP kembali dihebohkan dengan ramalan pedas dari mantan pembalap Italia, Marco Melandri. Pria yang pernah malang melintang di lintasan ini yakin betul bahwa Pedro Acosta bakal jadi sosok yang mengakhiri dominasi Marc Marquez, tepat saat keduanya jadi rekan setim di Ducati pada 2027 mendatang. Melandri menyoroti momen krusial yang mengubah segalanya: kemenangan […]

    October 19, 2026 • 0 Baca →
    Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!
    Motogp Trending

    Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!

    Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya Takaaki Nakagami membagikan pengalamannya yang cukup mengejutkan setelah kembali melompat ke atas motor MotoGP 1000cc konvensional. Pembalap penguji (test rider) HRC tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami “kejutan besar” (big shock) saat harus beradaptasi kembali dengan mesin 1000cc setelah berbulan-bulan fokus penuh mengembangkan motor prototipe 850cc untuk regulasi baru MotoGP 2027. Sebab […]

    October 17, 2026 • 0 Baca →
    Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”
    Motogp Trending

    Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”

    Iwanbanaran.com – Cakkk…..Jorge Martin buka suara soal bedanya bertarung lawan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Jawabannya bikin IWB manggut-manggut cak. Pembalap Aprilia itu sekarang sedang terkunci dalam duel gelar yang super ketat dengan Marquez. Setelah seri Indonesia akhir pekan lalu, jarak keduanya cuma dua poin dengan lima seri tersisa. Ini jarak yang tercatat sebagai rekor […]

    October 16, 2026 • 0 Baca →