Breaking !! Veda Ega kena Penalti…start anjlok ke 20 di Ceko, wahhh !!!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….Kabar mengejutkan datang dari Sirkuit Brno menjelang balapan utama Moto3 Ceko 2026. Dua pembalap muda berbakat asal Asia Tenggara, Veda Ega Pratama (Indonesia) dijatuhi hukuman penalti berat oleh FIM MotoGP Steward Panel. Veda dipastikan harus turun sebanyak 12 posisi dari hasil kualifikasi aslinya. Sanksi ini tentu menjadi pukulan telak, terutama bagi performa apik yang sempat Veda tunjukkan pada sesi kualifikasi hari Sabtu (20/6/2026)…!!
Penyebab Penalti: Melaju Terlalu Lambat
Berdasarkan investigasi dari FIM MotoGP Steward Panel, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) kedapatan berkendara terlalu lambat (riding slowly) di beberapa sektor lintasan saat sesi kualifikasi berlangsung. Tindakan ini dianggap melanggar Pasal 1.21.2 regulasi Kejuaraan Dunia FIM Grand Prix mengenai “Protokol Berkendara Lambat”. Dalam aturan Tipe M3-SR8 (Sektor Lambat Berlebihan), catatan waktu sektor seorang pembalap tidak boleh menyentuh atau melebihi 135% dari waktu terbaik pribadi mereka di sektor tersebut. Veda dianggap melanggar aturan ini karena dianggap bisa membahayakan pembalap lain yang sedang melakukan time attack. Tidak hanya Veda cak Hakim Danish juga kena. Pembalap lain Rammerstorfer lebih parah karena kena Penalty LLP. Sedang Eddie O’Shea, Almansa, Kelso, & Perrone Hukumannya masih sebatas Warning dengan tanpa perubahan di Posisi grid…
Isi Penalti
Moto3™ | MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA 2026
PEMBERITAHUAN SANKSI
-
Kepada: Veda PRATAMA
-
No: 9
Kelas: Moto3™
Tim: Honda Team Asia
Tanggal: 20 Juni 2026
Waktu: 20:20 UTC +2 jam
Berdasarkan Pasal 3.8 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, kami mengonfirmasi keputusan kami melalui sebuah sidang dengar pendapat.
Alasan Pada tanggal 20 Juni 2026 selama sesi Kualifikasi 2 MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA, Anda terpantau berkendara sangat lambat di lebih dari satu bagian lintasan dan/atau memiliki sektor lambat yang melebihi 135% dari sektor tercepat pribadi Anda.
Hal ini bertentangan dengan instruksi khusus yang diberikan kepada kompetitor dan tim Moto3™. Oleh karena itu, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 1.21.2 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.
Sanksi Karena alasan-alasan di atas, Panel Juri (Stewards) FIM MotoGP™ telah menjatuhkan penalti turun 12 Posisi Grid untuk Balapan Moto3™ MONSTER ENERGY GRAND PRIX OF CZECHIA. (sesuai dengan pasal 3.2.1 dan 3.3.2.3)
Penjelasan Penalti Mengikuti Protokol Berkendara Lambat Moto3™ dan Protokol Penalti yang diberikan kepada tim, tindakan ini dianggap sebagai insiden Tipe M3-SR8: Sektor Lambat Berlebihan. Kriterianya adalah catatan waktu setiap sektor tidak boleh mencapai 135% atau lebih dari waktu terbaik pribadi pembalap di sektor tersebut.
Sebagai pelanggaran kedua musim ini, penalti yang sesuai dalam kasus ini adalah penalti turun 12 Posisi Grid.
Hak Banding Menurut pasal 3.7.2, 3.7.2.2, dan 3.7.2.4 dari Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM, Anda memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap keputusan Panel Juri FIM MotoGP™ ini kepada Juri Banding FIM. Pernyataan banding harus dibuat dalam waktu 60 menit sejak tanggal dan waktu pemberitahuan ini, serta disertai dengan uang jaminan sebesar €1320. Banding dapat diajukan melalui IRTA yang juga dapat memfasilitasi jaminan pembayaran uang jaminan tersebut.
Panel Juri (Stewards) FIM MotoGP™
-
Simon CRAFAR
-
Andres SOMOLINOS
-
Tamara MATKO
Perubahan Posisi Start di Grid
Hukuman turun 12 grid ini langsung merombak peta persaingan start untuk balapan hari Minggu (21/6/2026):
-
Hakim Danish: Sebelumnya berhasil mengamankan posisi start ke-2 yang sangat strategis di baris depan (front row). Akibat penalti ini, pembalap asal Malaysia tersebut terlempar jauh ke posisi ke-14.
-
Veda Ega Pratama: Pembalap kebanggaan Indonesia ini sejatinya tampil impresif di akhir kualifikasi dengan mengamankan posisi ke-8. Dengan adanya penalti 12 posisi, Veda terpaksa harus memulai balapan dari grid ke-20.
Respons Veda Pratama: Tetap Optimis Menyerang dari Belakang
Menanggapi keputusan pahit ini, Veda Ega Pratama bersikap sportif dan mengakui kesalahannya sebagai bagian dari proses pembelajaran di kelas dunia.
“Catatan waktu lap dan posisi kedelapan sebenarnya adalah hal positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan berkendara terlalu lambat dan saya menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang perlu saya pelajari karena hal ini membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok,” ujar pembalap asal Gunungkidul tersebut.
Kendati harus memulai balapan dari barisan belakang, Veda menegaskan tidak akan menyerah begitu saja mengingat ia memiliki ritme motor (race pace) yang cukup kompetitif di Brno.
“Start dari posisi yang lebih belakang berarti balapan akan lebih menantang, namun saya tahu saya memiliki kecepatan yang bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan berjuang semaksimal mungkin untuk merebut kembali posisi,” pungkas Veda.
Last…Balapan Moto3 Ceko 2026 di Sirkuit Brno dipastikan akan berjalan semakin sengit. Bisakah Veda Pratama melakukan aksi comeback gemilang dan menembus zona poin? Kita nantikan aksi mereka di lintasan! Goooo merah putihhh !! (iwb)

