Maverick Vinales tunjuk Lorenzo jadi pelatihnya….waduh, kok aneh ??
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk….Dunia MotoGP kembali dihebohkan dengan pengumuman kolaborasi menarik antara dua bintang Spanyol Maverick Viñales dan legenda lima kali Juara Dunia, Jorge Lorenzo. Viñales, yang kini membela tim Red Bull KTM Tech3, secara resmi merekrut Lorenzo sebagai Pelatih Performa pribadinya untuk menghadapi tantangan musim balap MotoGP 2026. Waduhhh, kok aneh…ini baru terjadi cak seperti ini. Pertanyaannya kenapa Vinales melakukan itu ??
Langkah ini dianggap sebagai upaya strategis Viñales untuk mencapai konsistensi dan menantang gelar juara dunia setelah mengalami beberapa kali perubahan tim dalam kariernya. Memang cak…Viñales telah menunjukkan kecepatan luar biasa sejak awal kariernya, namun kerap kesulitan menjaga konsistensi di sepanjang musim. Keputusan memilih Lorenzo didasarkan pada reputasi X-Fuera sebagai salah satu pembalap paling teknis dan presisi dalam sejarah MotoGP…
Lewat Lorenzo…Viñales secara spesifik ingin meningkatkan kemampuannya di titik pengereman, di mana Lorenzo dikenal memiliki teknik pengereman yang ekstrem dan mampu membawa kecepatan menikung yang luar biasa. Apalagi Lorenzo membawa pengalaman lima gelar juara dunia (tiga di antaranya di kelas utama). Pandangan dan analisisnya sebagai mantan juara dunia sangat berharga untuk Viñales. Selain itu Lorenzo akan memberikan perspektif yang jernih dan objektif, membantu Viñales mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki yang mungkin luput dari pengamatan tim internal….
“Pembalap selevel Jorge bisa membantu dalam semua hal. Dia punya banyak pengalaman, sudah memenangkan Kejuaraan Dunia, dan sangat teknis. Aspek terakhir ini sangat menarik bagiku. Di MotoGP saat ini, dengan selisih sepersepuluh detik, kalian bisa naik dari posisi kelima menjadi pemenang. Jadi aku ingin mencoba meningkatkan kemampuan pengereman dan gaya berkendaraku,” kata Maverick Viñales.
Sebagai informasi cak…Viñales adalah pembalap yang menggantikan posisi Jorge Lorenzo di tim pabrikan Movistar Yamaha pada tahun 2017, setelah Lorenzo pindah ke Ducati. Meskipun keduanya adalah rival, mereka memiliki rasa hormat profesional yang besar. Lorenzo sering memuji bakat alami dan kecepatan Top Gun (julukan Viñales). Sementara Bagi Lorenzo, ini adalah peran kompetitif resmi pertamanya sejak pensiun sebagai pembalap penuh waktu pada akhir tahun 2019. Ia sebelumnya sempat menjadi test rider untuk Yamaha dan kini aktif sebagai komentator dan podcaster.
Kolaborasi ini mendapat sambutan positif dari kubu KTM Tech3. Mereka berharap kehadiran Lorenzo dapat mempercepat proses adaptasi Viñales dengan motor KTM dan memaksimalkan potensinya, terutama setelah performa impresif Pedro Acosta di tim yang sama menunjukkan bahwa motor KTM memiliki potensi besar. Lorenzo sendiri mengisyaratkan bahwa ia siap kembali ke paddock MotoGP dengan peran yang lebih fokus pada pendampingan individu…
“Memiliki seseorang yang telah menjalani apa yang kamu jalani, selama bertahun-tahun, aku pikir dapat memberimu keunggulan kompetitif yang menurutku akan penting,” ujar Lorenzo. Dengan bergabungnya ‘Profesor Presisi’ ke dalam tim, Maverick Viñales kini memiliki senjata rahasia baru yang diharapkan mampu membawanya kembali secara konsisten dalam perburuan podium dan, yang terpenting, menantang gelar Juara Dunia MotoGP 2026. Kita lihat saja kedepan cak….(iwb)