Bradl : ” Honda kini jadi motor yang ramah setelah ditinggal Marquez !”
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….sebuah pernyataan menarik dilemparkan test rider Honda Stefan Bradl terhadap progress project Honda. Johann Zarco telah membuat gebrakan di LCR Honda pada musim semi 2025 dengan finis di posisi keenam dan keempat di Termas dan Doha, lalu menang di Le Mans, mengukuhkan kesuksesan ini dengan finis di posisi kedua di Silverstone. Zarco juga sempat menempati posisi kelima di Kejuaraan Dunia, tetapi kemudian turun ke posisi ke-10 setelah beberapa kali mengalami crash. Dan progress sekarang juga sangat baik sehingga Bradl mengakui bahwa para pembalap Honda kini tidak lagi harus membalap 110% seperti Marc. ” serunya. Honda kini jadi motor yang ramah setelah ditinggal Marquez !?
Selain Zarco…Luca Marini dan Joan Mir, keduanya pebalap pabrikan Honda HRC Castrol, telah meraih hasil yang cukup baik dalam beberapa pekan terakhir dan juga meningkatkan performa kualifikasi mereka secara signifikan. Marini (sejak GP Sachsenring, finis keenam sekali dan kelima dua kali) dan Mir (keenam sekali ditambah posisi ketiga yang kuat di Jepang) telah naik ke posisi ke-13 dan ke-15 di klasemen Kejuaraan Dunia. Mengalami masa-masa sulit HRC dari 2020 hingga 2025 dan tanpa lelah membantu RC213V kembali kompetitif, Bradl mengatakan…
“Tanda-tanda positif pertama sudah terlihat pada bulan Mei dan Juni, pertama dengan Johann Zarco, ketika ia menang di Le Mans dalam kondisi cuaca yang tricky. Ada beberapa tanda yang menggembirakan ketika pembaruan dan komponen baru didistribusikan kepada para pembalap secara terpisah. Terkadang Joan Mir cepat, sementara di Grand Prix lain, Marini atau Zarco. Ketika komponen yang tepat dan terbaik digabungkan dalam paket baru, hasilnya menjadi lebih konsisten dan lebih baik….
” Mesin baru membuat perbedaan terbesar di bulan September. Sasis juga menerima sedikit peningkatan. Ada juga peningkatan detail baru dan sedikit pembaruan aero. Kami melihat di Misano dan Motegi bahwa mesin baru jauh lebih efektif karena memiliki top speed tinggi, dan peningkatan juga terjadi pada kekuatan akselerasi. Kombinasi dari semua upaya ini menghasilkan hasil yang lebih baik. Honda sekarang berada di garis depan dalam hal tenaga mesin. Sebelumnya, tenaga mesin Honda benar-benar tidak memuaskan….
” Ditahun 2022….dengan sasis Honda, kami hanya bisa memaksimalkan 80% potensi ban Michelin saat pakai ban soft (baru). Hal ini mengakibatkan posisi start yang buruk dan hasil balapan yang biasa-biasa saja. HRC kemudian bereksperimen dengan swing arm belakang dan sasis dari Kalex, tetapi kerja sama tersebut dihentikan pada Mei 2024. Honda telah banyak mencoba lengan ayun, suspensi, dan sasis selama tiga tahun terakhir… itu adalah proses yang sangat panjang. Dan akhirnya tujuan tsb kini telah ditemukan. Didukung mesin sekarang yang jauh lebih bertenaga dilintasan lurus. Jadi pembalap sekarang dapat beristirahat sejenak saat melibas straight dan mengerem di tikungan berikutnya dengan sedikit lebih santai…
” Ini merupakan kelegaan fisik bagi semua pembalap Honda. Mereka tidak lagi harus membalap dengan risiko 110% konstan, seperti yang biasa dilakukan Marc Márquez selama bertahun-tahun. Dulu Marc sering terjatuh dari motor setiap tahun karena ini. Sejujurnya Honda kini jadi motor yang ramah setelah ditinggal Marquez. Sebelumnya, Honda RC213V sebagian besar dirancang sesuai keinginan Márquez. Engineering hanya mendengarkan satu pembalap saja yakni Marc. Sedang sekarang masukan teknis dari tiga pebalap didengarkan dengan serius. Jadi sekarang tidak ada lagi pebalap nomor 1, sebab para teknisi kini mendengarkan komentar Luca, Joan, dan Johann. Hal ini menghasilkan umpan balik yang beragam. Kemudian, dihasilkan ringkasan yang sesuai untuk semua pebalap…
” Selain itu Para teknisi HRC sebelumnya kurang fokus pada pengembangan aerodinamika dibandingkan dengan Ducati, Aprilia, dan KTM. Tetapi kini mereka telah konsentrasi kesana. Struktur yang lebih baik dan efisiensi yang lebih tinggi juga telah diperkenalkan dalam pengembangan aerodinamis. Sejak kedatangan Direktur Teknik Romano Albesiano, yang aku kenal sejak di tim pabrikan Aprilia, perubahan signifikan telah terlihat. Sekarang, hanya komponen baru yang berkinerja baik yang dibawa ke trek GP. Komponen baru yang tidak bekerja dibuang. Aleix Espargaró, pembalap penguji baru, telah memberikan masukannya, dan strukturnya telah berkembang secara positif sejak kedatangan Romano. Kami sekarang melihat lebih banyak komponen baru yang benar-benar berkinerja lebih baik di trek balap…
” Kalian dapat merasakan bahwa Honda kini juga melangkah keluar dari zona nyamannya. Aku yakin dimasa depan Honda akan mencapai level aslinya dan ini bagus untuk kompetisi..” tutup Brald…(iwb)
