Ban Bocor Pecco Bagnaia di Malaysia…Sabotase atau Apess ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…..insiden memalukan bagi produsen adalah ketika produk mereka tidak bekerja sebagaimana mestinya. Untuk rantai mungkin putus contohnya sedang ban adalah bocorrrr….itu adalah tamparan keras bagi produsen. Makanya apa yang terjadi pada Pecco dimana bannya bocor adalah sebuah kesalahan fatal sekaligus aneh. Tapi mungkinkah ban sekelas Michelin begitu ringkih produknya sehingga bocor saat race ? atau Ban Bocor Pecco Bagnaia di Malaysia ada unsur Sabotase ??…..atau Apess ???
Michelin bersikeras bahwa yang terjadi pada Pecco hanyalah apes belaka. Dan menurut Piero Taramasso sebagai bos teknis Michelin…peringatan dasbor membantu Francesco Bagnaia mengetahui adanya kebocoran ban yang lambat di MotoGP Malaysia hari Minggu. Penyabet pole sekaligus pemenang Sprint itu berada di posisi kedua di belakang Alex Marquez ketika ia tampaknya menabrak serpihan serat karbon, yang menyebabkan ban belakangnya robek. Yup….jadi menurut Michelin cak, ban bocor bukan karena kesalahan mereka namun ada faktor X yang tak terduga. Bagnaia mencoba menyesuaikan gaya balapnya dan melanjutkan balapan selama beberapa lap, tetapi karena cengkeraman ban yang semakin memburuk, ia harus masuk pit pada lap ke-18 dari 20 lap…
“Pecco merasakan sesuatu yang aneh dengan handling motornya, dan kemudian di lap [berikutnya] ia melihat lampu peringatan di dasbor menunjukkan tekanan ban belakang rendah secara tiba-tiba. Ketika ia masuk ke pit dan kami memeriksa tekanan ban, tekanannya 0,74 di bagian belakang. Jadi cukup rendah. Disana Kami langsung melihat lubang besar di tengah ban. Ini pasti serpihan karbon karena ukurannya cukup besar dan potongannya sangat tajam. Terus ini Ini sangat jarang, kita jarang melihat ini…
” Jadi Ini hanya nasib buruk dan kami turut prihatin untuk Pecco karena dia mengendalikan ban dengan baik dan pada akhirnya, tentu saja, dia mampu memacu lebih kencang dibandingkan pembalap lain.” seru Taramaso…
Bagnaia sebenarnya mulai melambat setelah putaran ke-11 dan dia mengatakan pertama kali merasakan ada yang tidak beres pada putaran ke-13, ketika dia disalip oleh Pedro Acosta….
“Rasanya aneh, karena aku banyak mengendalikan ban sejak awal seperti yang aku lakukan di Barcelona tahun lalu, ketika aku tidak membiarkan pembalap lain mendahului di saat-saat terakhir balapan. Aku hanya mencoba melakukan hal yang sama, tetapi kemudian Pedro menyalipku, aku mulai merasakan motor tidak bisa dikendalikan. Aku baru bisa membuka gas penuh di gigi 5, namun kemudian aku harus menyerah…
“Meskipun di tikungan aku sedikit kehilangan kendali, aku sebenarnya sangat kuat saat mengerem. Aku memakai ban medium depan dan tidak yakin dengan ban lunak. Sayang ternyata aku memang mendapatkan masalah. Di Motegi kemarin aku beruntung karena mesin berasap tapi performa motor tetap bagus. Namun tidak dengan Malaysia….” tutupnya…
So…fix ya cak, ini adalah masalah apes bukan karena sabotase. Sayang hingga detik ini tidak bocor sama sekali foto kondisi ban bolong pada motor Pecco. Mungkin demi privasi dari produsen untuk menutupi kondisi aslinya. Apalagi biasanya mereka akan membawa ban gagal tsb ke lab untuk investigasi. So…ban bocor Pecco ? piye cak….percaya sama keterangan Taramasso atau nggak sampeyan ? monggo berikan opininya…(iwb)

