Akibat Korona, penjualan motor bekas mulai menjerit
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Iwanbanaran.com – Goncang cak…sepertinya efek virus mulai terasa dipersendian ekonomi.
- Urip menghadapi pandemic Korona sangat berat karena kini semua seperti macet.
- Ora gerak megap-megap.
Iwanbanaran.com – Goncang cak…sepertinya efek virus mulai terasa dipersendian ekonomi. Urip menghadapi pandemic Korona sangat berat karena kini semua seperti macet. Ora gerak megap-megap. Kondisi yang tidak menentu membuat orang tahan beli barang sebagai bentuk persiapan jika kondisi terburukpun terjadi. Dan analisa ini terbukti. Berdasarkan konfirmasi dari Detik, penjualan motor bekas mulai menjerit karena penjualan mereka anjlok. Byuhhhh…..
Dunia bisnis jual beli mulai merasakan dampak dari virus Corona. Pandemic ini sukses menyumbat daya beli konsumen yang sepertinya masih menahan aksi konsumtif akibat tidak menentunya kondisi. Selain itu dengan banyaknya kantor libur khususnya leasing company membuat penjualan motor bekas menjerit. Infonya dampaknya sangat terasa dan penjualan mereka tidak bergairah. Bahkan menurut informasi jika hal ini terus terjadi tidak ada pilihan lain kecuali banting harga supaya konsumen tertarik….
“ Kita lihat situasi ke depannya Seperti apa baru showroom akan memberikan upaya terbaik. Harga diturunin misalnya ? selain itu kita sudah mulai menghentikan pembelian dan memaksimalkan penjual stok yang ada. Untuk penurunan harga kita lihat modelnya juga. Modal dan belinya berapa nanti kita evaluasi. Sebab tidak mungkin kita turunkan harga tapi ternyata di bawah harga modal. Kita lihat kondisinya nanti karena pasar lagi sepi banget..”... ujar kepala marketing antara motor Dwi Aryanto seperti dilansir detik…
Menurut informasinya penurunan penjualan motor bekas bisa tembus 30%. Ini kondisi yang cukup memukul bisnis mengingat seharusnya pada bulan bulan Maret penjualan motor bekas laris. Faktanya virus korona membuat kondisi sebaliknya…. carut-marut. Fakta semakin sulitnya penjualan motor bekas sebenarnya tidak terlalu mengejutkan cak. Dengan pandemic korona yang belum bisa kita prediksi Kapan berakhir jelas membuat kita menahan diri untuk membeli sesuatu. Jangankan orang lain, IWB wae sendiri begitu…
Last….sejauh ini belum ada konfirmasi apakah Korona juga mempengaruhi penjualan motor baru. Jika melihat tren Seharusnya juga demikian mengingat semua sektor saat ini memang sedang Limbung.? Kita berharap semoga pandemic virus Corona segera berakhir sehingga ekonomi kembali berdenyut dan aktivitas juga bisa normal seperti sedia kala. IWB wae mumet cak…. biasanya lincah bisa kesana kemari sekarang harus menahan diri dan tetap tinggal di rumah, kuwi abot pakde. Btw piye dengan kondisi dikota sampeyan ? (iwb)