Update : Motogp Sentul 2017 berpotensi batal……status sirkuit jadi masalah utama
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Deadline telah memasuki periode akhir Januari 2016 namun belum juga tampak pergerakan dari pengelola Sentul serta pemerintah.
- Bro dan sis sekalian…..harapan Motogp akan datang keIndonesia tahun depan sepertinya makin tipis.
- Keppres sebagai salah satu syarat pemerintah melakukan tanda tangan agreemen dengan Dorna Sport belum juga turun.
Bro dan sis sekalian…..harapan Motogp akan datang keIndonesia tahun depan sepertinya makin tipis. Deadline telah memasuki periode akhir Januari 2016 namun belum juga tampak pergerakan dari pengelola Sentul serta pemerintah. Keppres sebagai salah satu syarat pemerintah melakukan tanda tangan agreemen dengan Dorna Sport belum juga turun. Dengan segala drama yang terjadi….banyak pengamat pesimis serta memprediksi bahwa gelaran Motogp berpotensi batal. Waduhhh…..piye ki jal. Emange masalahe opo sih??…..
Seperti yang kita tahu…deadline perjanjian tanda tangan antara pemerintah Indonesia serta Dorna sport akan dilakukan tanggal 30 Januari 2016. Namun hingga detik ini Keppres belum juga turun dari Presiden karena Jokowi seperti dilansir Kompas minta dievaluasi sungguh-sungguh mengingat status sirkuit adalah milik swasta. Lha piye mzbro…..sirkuit adalah milik pribadi, namun dana yang dikucurkan dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Yo puyeng cak. Rasa pesimispun sudah mulai menjalar pada advisor yang terlibat dalam project Motogp Sentul….
?Menurut saya tidak akan terkejar. Harus di jadwalkan ulang. Kemenpora masih mencari jalan keluar dan Sentul sedang memperbaiki master plan sesuai format master plan Asean Games. Sabtu ini kita selesaikan revisinya dan Senin mulai kita kirim lagi…” seru Irawan Sucahyono, Circuit Advisor Sentul. Dilalah Pemerintah sendiri masih mengkaji kesiapan tanah air menjadi tuan rumah Motogp 2017. “Pada rapat hari ini Presiden memutuskan bahwa harus dikaji dulu, apakah kemudian Indonesia memang benar-benar siap melaksanakan MotoGP 2017,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, di Kantor Presiden, Jakarta. Artinya apa??….
Keraguan masih menyelimuti pemerintah mzbro mengingat sirkuit Sentul adalah milik swasta. Jika mengambil dana APBN….jumlah yang dibutuhkan tidaklah sedikit. 162 Milyar pakde…..uakehhh tenan kuwi. Deputi V Kemenpora Gatot S Dewa Broto menurut Kompas-pun sudah mengatakan APBN tidak memungkinkan disalurkan begitu saja kepada pihak swasta, seperti pihak pengelola Sirkuit Sentul. So…satu-satunya opsi adalah membuat gelaran Motogp model bisnis murni….
“Jika seperti itu, kita tidak sanggup. Kalau bersama dengan pemerintah dan sungguh-sungguh, pasti bisa. Itu kan masalah dana. Kalau pemerintah mencari dana dari swasta Rp 165 miliar kan mudah. Kalau Sentul cari sendiri, ya sulit. Ini termasuk jika mau memakai konsep biaya dari pihak swasta. Akan tetapi, jika pemerintah maunya seperti itu, mau bagaimana lagi, kita harus sudah mulai mencari investor..“ujar Irawan lagi. Waduhh….koq makin ruwet ya kang perasaan…..
Last…..sejak awal IWB sendiri sebagai Blogger Otomotif lumayan pesimis atas wacana ini. Simpel mzbro…..menggelar ajang balap Motogp tidaklah mudah. Walau banyak yang mengatakan renovasi bisa cepat dilakukan selama ada dana….masalah utama malah dari sana. Dan kalau sampeyan melihat sendiri standart kualitas sirkuit Sepang serta Motegi….kondisi Sentul bagai langit dan bumi. Bahkan dibanding sirkuit Bira Thailand yang notabene juga milik pribadi…..Sentulpun belum mampu jabanin kualitasnya. Yah….semoga ada keajaiban yang mampu membawa Motogp benar-benar keIndonesia sehingga tiket dibawah ini tidaklah menjadi yang terakhir. Mengubah rasa pesimis menjadi kenyataan walau harapannya tipis. Semoga saja…..(iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!




