Yamaha torehkan total 504 kemenangan di Grand Prix, terima kasih Rossi !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk….sekarang mungkin Rossi sudah tua. Pamor dan skillnya mulai meredup termakan usia. Namun sejarah tetaplah sejarah. Ditangan Valentino Rossi Yamaha berjaya dan tak terkalahkan. Bahkan dari data history Yamaha, pembalap berjuluk The Doctor sepertinya akan menjadi sebuah nama yang legendaris tidak hanya buat dunia namun juga pabrikan Iwata. Yup….Yamaha torehkan Sukses 504 kemenangan di Grand Prix, terima kasih Rossi !!
Kisah sukses Yamaha dimulai pada tahun 1963 ketika Fumio Ito dari Jepang memenangkan GP 250cc di Spa-Francorchamps. Sejak saat itu selama bertahun-tahun pabrikan garputala aktif di beberapa kelas. Terutama antara tahun 1972 dan 1975 kemenangan dicapai di empat kelas (125 cc, 250 cc, 350 cc dan 500cc). Mungjin tahun 1973 dan 1974 adalah momen paling sukses yang pernah mereka raih yakni 27 kemenangan. Yang paling menarik Yamaha meraih kemenangan terbanyak di sirkuit Assen sebanyak 37 kali, kedua Brno sebanyak 32 kali di Brno. Hhmm berarti emang karakter sirkuitnya cocok buat Yamaha cak….
Nah…dari sekian data, Valentino Rossi dipastikan menjadi pembalap Yamaha paling sukses sepanjang masa. Pabrikan yang paceklik juara hampir satu dekade (era 1990an) mulai bangkit setelah Rossi bergabung dengan tim garputala sekitar tahun 2004. Dominasi Honda di GP500 lewat duet NSR500-Mike Doohan….RC211V-Rossi mulai redup pasca Vale bergabung dengan Yamaha tahun 2004. Bersama engineering jenius Masao Furusawa, Rossi saat itu memilih mesin big bang ketimbang screamer. Hasilnya ?
Tahun 2004 atau debutnya bersama Yamaha, gelar juara dunia langsung dibawa Vale ke tim garputala. Sejak bergabung bersama Yamaha kini Rossi berhasil mengumpulkan 56 kali kemenangan….dikuntit diposisi kedua Jorge Lorenzo dengan 44 kemenangan. Sayang…..sejak 2017, bersamaan dengan meredupnya skill Vale dan perubahan manajemen dalam Yamaha membuat kiprah pasukan garputala makin tumpul. Dari catatan sejak 2017…mereka baru mengoleksi 4 kemenangan yakni Assen 2017 (Rossi) lalu Phillip Island 2018, Assen dan Sepang 2019 (Vinales)….
Yang mengejutkan Giacomo Agostini yang saat ini masih menempati posisi tertinggi dikejuaraan ini ternyata cukup jauh dibandingkan dengan Rossi jika membicarakan record bersama Yamaha. Namun yang istimewa pembalap Italia ini adalah satu-satunya pembalap yang memberikan piala pertama kali dikelas kelas premier untuk tim garputala…
” Aku memiliki kenangan indah selama bertahun-tahun bersama Yamaha. Ketika aku meninggalkan MV Agusta dan Italia pada tahun 1974 lalu bergabung dengan Yamaha, aku sempat khawatir. Tetapi setelah melakukan perjalanan ke Jepang bertemu para manajer dan insinyur (Yamaha), aku menyadari telah menemukan keluarga baru. Kami menyiapkan motor untuk Daytona 200 Mil dan aku menang pada debutku. Aku memenangkan dua gelar bersama Yamaha dan aku sangat bangga sebab menjadi pembalap pertama yang memberi mereka gelar di kelas utama. 500 kemenangan adalah hasil dari kerja luar biasa, teknologi dan tekad kuat...” tutupnya…
Last…dengan data diatas bisa kita pastikan Rossi memiliki jasa sangat besar bagi Yamaha. Semua perjuangan Vale bersama Masao Furusama tertuang dalam buku Biografi Vale berjudul ” Jika aku tidak pernah mencoba..”. So kangbro….nggak heran Yamaha cukup hati-hati terhadap eksistensi Vale. Sebab tanpa Rossi saat itu, bisa aja dominasi RCV-Rossi tidak bisa dihentikan selama dua dekade dan membuat tontonan Motogp membosankan. Sebelum hadir Marquez diiringi dengan makin menuanya Rossi. Ya…dunia memang terus berputar dan tidak ada yang kekal cak. Tapi apapun itu Yamaha memang kudu berterima kasih pada Valentino Rossi…..suka atau tidak. Next kita bahas bagaimana Rossi membawa perubahan pada Yamaha hingga motor begitu stabil dan lembut seperti sekarang…stay tune cak! (iwb)





