” Valentino Rossi bukan Tuhan…” tukas Jorge Lorenzo —
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Caakkk… Setelah pensiunnya Valentino Rossi, media Italia yakni Dazn Italia telah menyiapkan konten khusus yakni sebuah film dokumenter untuk mengenang Valentino Rossi selama berkarir di MotoGP.
- Dalam film dokumenter mereka, Dazn menggaet para rival Valentino Rossi di masa lalu untuk berkolaborasi dalam mengisi film dokumenter tersebut.
- Dengan demikian, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, Max […]
Iwanbanaran.com – Caakkk… Setelah pensiunnya Valentino Rossi, media Italia yakni Dazn Italia telah menyiapkan konten khusus yakni sebuah film dokumenter untuk mengenang Valentino Rossi selama berkarir di MotoGP. Dalam film dokumenter mereka, Dazn menggaet para rival Valentino Rossi di masa lalu untuk berkolaborasi dalam mengisi film dokumenter tersebut. Dengan demikian, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, Max Biaggi dan Marco Melandri bersedia berkolaborasi dengan DAZN Italia untuk berpartisipasi dalam film dokumenter Valentino Rossi…
Memang cak, banyak hal tentang Valentino Rossi untuk dikenang khususnya saat bertarung melawan para rivalnya saat doi masih muda dan masih sangat mendominasi di MotoGP. Makanya nggak heran jika media Italia membuat film dokumenter khusus tentang Valentino Rossi. Selain itu, film dokumenternya sendiri masih dalam pembuatan dan isi dari film tersebut terdapat beberapa kutipan dari keempat rival Valentino Rossi.
Mereka mengatakan sedikit tentang Valentino Rossi, seperti halnya Jorge Lorenzo yang mengungkapkan dirinya sangat menghormati Rossi. Kemudian lawan paling kontroversial yakni Max Biaggi mengatakan bahwa media tidak memfilter pemberitaan tentang konflik dirinya dengan Rossi. Berikut beberapa komentar pembalap yang cukup menarik untuk kita simak….
“Aku sangat menghormati Valentino, tetapi dia tidak seperti dewa bagiku. Karena jika kamu berpikir bahwa dia seperti Dewa, maka tidak mungkin untuk mengalahkannya. Pernyataan tersebut tidak disukai banyak orang, terutama para penggemar Valentino” ujar Jorge Lorenzo…
“Pada momen bersejarah itu, diperlukan persaingan yang hebat. Ternyata ada dua orang Italia, jadi mereka memastikan persaingan ini berkobar sebelum waktunya, itulah sebabnya Valentino dan aku mudah tertipu. Apa yang terjadi di antara kami dikatakan tanpa filter (disaring)” ujar Max Biaggi
?Aku mencoba menjadi rekan setim Valentino dua kali, tetapi seseorang di Yamaha menghalangiku. Pasti kalian tahu siapa yang kumaksud. Aku ingin memiliki motor yang sama dengan pembalap seperti Rossi, sehingga aku bisa belajar darinya” ujar Casey Stoner
“Aku tidak pernah mengasimilasi fakta menghadapinya. Itu adalah beban, sesuatu yang tidak aku cari, justru karena aku sangat berbeda darinya” tutup Marco Melandri….(RA iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!