Valentino Rossi beberkan pertarungannya dengan Max Biaggi serta Sete Gibernau
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Caakkk… Hingga saat ini, MotoGP hanya menyisakan dua race lagi dan kali ini Valentino Rossi bernostalgia dengan menceritakan sedikit momen-momen dan pencapaiannya di masa lalu.
- Yup detik-detik pensiunnya Rossi diakhir musim sudah mulai terasa cak mengingat race tinggal dua seri lagi.
- Berdasarkan pengalamannya, Valentino Rossi membeberkan rival terberatnya yang pernah ditemui di masa […]
Iwanbanaran.com – Caakkk… Hingga saat ini, MotoGP hanya menyisakan dua race lagi dan kali ini Valentino Rossi bernostalgia dengan menceritakan sedikit momen-momen dan pencapaiannya di masa lalu. Yup detik-detik pensiunnya Rossi diakhir musim sudah mulai terasa cak mengingat race tinggal dua seri lagi. Berdasarkan pengalamannya, Valentino Rossi membeberkan rival terberatnya yang pernah ditemui di masa lalu diantaranya Max Biaggi, Sete Gibernau, Jorge Lorenzo, dan Casey Stoner. Selain itu, doi juga merasa bahagia cak dengan kenyataan bahwa ada rider Italia yang kompetitif di kelas MotoGP…
“Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, saudaraku (Luca Marini), Enea Bastianini. Ada empat pembalap Italia tahun depan di MotoGP yang bisa menjadi kuat. Ini akan menjadi sedikit berbeda, tetapi itu akan sama baiknya” serunya.
Pertama, Rossi menceritakan GP Jepang 2001 ketika doi melawan Max Biaggi…?Treknya indah dan ada pertarungan hebat dengan Max Biaggi, aku mencoba menyalip di luar, dia menyikutku dan kemudian aku melewatinya dengan mengangkat jari tengahku. Itu adalah momen yang hebat. Itu adalah persaingan yang bagus di mana kami berjuang untuk memenangkan kejuaraan dunia dan itu sedikit dibumbui pertarungan jalanan, tapi itu indah. Ketika kami berjuang bersama, hubungan kami tidak indah, sekarang ketika kami bertemu, kami saling menyapa, kami berbagi sesuatu bersama dan itu menyenangkan” ujar Valentino Rossi via motosan.
Kemudian Vale menceritakan Kemenangan di tahun 2008, lalu 2009 yang merupakan gelar juara ke sembilan yang berhasil diraihnya yang pada saat itu doi harus melawan beberapa rivalnya yakni Stoner, Lorenzo, dan Pedrosa… ?Itu bagus karena pada saat itu setelah kalah pada 2006 dan 2007, aku menang lagi. Ketika itu aku mengalahkan Stoner, Lorenzo, dan Pedrosa. Ini adalah salah satu balapan terbaik dalam karirku. Bahkan dengan Stoner, ketika kami bertarung, itu adalah hubungan yang sulit. 100 vittorie (kemenangan) terdengar angka yang indah! Lorenzo adalah rival yang hebat, sekarang hubungan kita sangat cocok” tambahnya.
Yang terakhir Valentino Rossi mengungkapkan bahwa kejuaraan dunia pertama tak terlupakan mengingat pada momen itu cak doi harus bersaing melawan Sete Gibernau yang merupakan rider kuat asal Spanyol… ?Kejuaraan dunia pertama tidak terlupakan, Ini mungkin kemenangan terindah dalam karirku. Itu adalah persaingan yang sulit dengan Sete Gibernau. Awalnya kami cukup dekat, tapi setelah beberapa saat kami tidak begitu dekat lagi, sangat sulit untuk akur ketika berjuang untuk kejuaraan bersama. Aku tidak begitu akrab dengan Biaggi, tapi itu adalah persaingan yang jauh lebih lama dengannya” tutup Valentino Rossi…(RA iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!