Start dari posisi 7 di Argentina… — Valentino Rossi akui lebih menyukai motor versi 2016 !. Byuhh….
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Kangbro….Rossi pada perebutan posisi start sesi kualikasi di Argentina hanya mampu mengisi ke 7 dibelakang Maverick ?Vinales.
- Dari sanalah terlontar statement Rossi yang mengatakan lebih menyukai motor versi 2016 dibanding 2017.
- Isu traksi depan “front end” masih menjadi konsen utama Vale.
Iwanbanaran.com – Kangbro….Rossi pada perebutan posisi start sesi kualikasi di Argentina hanya mampu mengisi ke 7 dibelakang Maverick ?Vinales. Isu traksi depan “front end” masih menjadi konsen utama Vale. Bahkan pada kondisi wet, penyakit tersebut tidak juga hilang. Dari sanalah terlontar statement Rossi yang mengatakan lebih menyukai motor versi 2016 dibanding 2017. Hhhmm…menarik ki cak….
Valentino Rossi tidak mampu meraih hasil maksimal. Doi sepertinya masih sangat kesulitan pada traksi ban depan. Menurutnya banyak terjadi pergerakan pada front end sehingga motor tidak nyaman pada saat masuk tikungan. Awalnya Vale percaya konstruksi ban Michelin terbaru yang terlalu soft menjadi biang masalah. Namun ternyata setelah disodorkan ban dengan konstruksi yang lebih keras akhir pekan ini, Rossi?masih juga kesulitan….
“ Feelingku tidak sebaik pada motor 2016. Juga pada saat kondisi basah aku tidak merasa nyaman serta kuat seperti tahun lalu.?Menurutku motor lama lebih natural. Dengan motor ini aku harus berusaha keras untuk memaksa masuk tikungan dan tentu cukup menyulitkan…”?ujar Vale via Crash. Rossi sendiri mengaku akan terus memperbaiki setingan secara Vinales bisa tampil cemerlang….
” Bagiku memang banyak yang harus kita kerjakan pada motor ini khususnya pada sisi Balance untuk membuatnya lebih baik. Aku rasa kita bisa improve dan mencoba untuk membuat motor lebih nyaman digunakan pada kondisi kering ataupun basah. Semoga saja kita bisa melakukan secepat mungkin….”seru Vale….
Last….ketajaman M1 versi 2016 terlihat dari cemerlangnya Johan Zarco saat race Qatar kemarin. Walau pada akhirnya dlosor tidak mendulang poin, tapi hanya dalam waktu dua lap rookie ini bisa meninggalkan rombongan hingga 1,2 detik jelas luar biasa. Pertanyaannya…kenapa Maverick bisa kencang ?. Kembali lagi pada proses adaptasi cak. Piye menurut sampeyan….punya opini soal ini ?…..(iwb)
Tentang Penulis
Diskusi
Komentar
Memuat komentar…