SJIC 2017 : Hawa dingin menusuk Suzuka sulitkan peserta tanah air !
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Kangbro……wiss to cak, sampeyan kalau nanya perkara hawa Suzuka IWB ampun tobat njaran tenan. Dinginnya menusuk bikin jari-jari keriput. Bahkan saking dinginnya…..nafas wae susah. Hal ini karena suhu mencapai 15 derajat ditambah guyuran air dan angin.?Hawa dingin menusuk Suzuka ini sulitkan peserta tanah air yang berlaga diajang Safety Japan Instruction Competition 18th. Jedindil cakkkk….
Hal ini diungkapkan Reza Novian yang berlaga dikelas 700cc menggunakan NC750. “Dingin banget mz, karena air juga masuk di booth kita. Bisa dibayangin dinginnya. Belum lagi semua feeling berubah dicuaca dingin..” seru doi ketika IWB coba tanya perihal feeling diatas motor. Sama dengan Reza, Dimas yang berasal dari Jawa Timur juga mengakui kesulitan saat diatas trek…
” Berubah, feelingnya berubah. Tapi kalau aku mikirnya semua peserta juga mengalami hal yang sama. Jadi sebenarnya tergantung diri kita disini (sambil nunjuk dada)..” tutur Dimas. Tapi memang benar. Secara teori teknis, ketika suhu sekitar mencapai 15 derajat maka biasanya suhu aspal akan jauh lebih rendah. Artinya traksi ban juga bakal menurun drastis sehingga cukup riskan jika kita tidak melakukan kontrol dengan baik…
Sebagai informasi pada ajang safety Jepang instructions competitions para peserta diuji dalam tiga rintangan. Yang pertama adalah slalom. Uji awal ini peserta harus menaklukkan cone yang ditata sedemikian rupa. Peserta tidak diperbolehkan nyenggol ataupun foot step menyentuh aspal.?Termasuk postur tubuh tidak boleh keluar terlalu banyak dari posisi motor…
Yang kedua adalah sesi braking. Untuk uji pengereman ini peserta harus mampu mengerem sependek mungkin tanpa diperbolehkan motor sliding ataupun ban belakang ngangkat. Kecepatan motor minimal 60 km per jam pada saat mengerem.?Lalu yang ketiga adalah narrow plank. Ini adalah uji motor di atas lintasan besi yang memiliki lebar mungkin sekitar 30 hingga 40 centimeter. Siapa yang paling lambat tiba di finish akan mendapatkan nilai tertinggi….

Tentu saja seluruh tantangan cukup menyulitkan jika kita tidak tenang ataupun badan ngedrop. Butuh konsentrasi serta ketenangan saat melakukan kompetisi. Disini IWB melihat lawan terberat adalah dari AP Honda Thailand. Lha piye cak…ilmune ngeriii. Contohnya saat narrow plank. Kuwi ban iso lengket diatas papan tanpa gerak pakde…jadi motor kayak nggak maju. Kenthirrrr tenan. Ilmu soko gunung endhi kuwi yak. Ilmu pasak bumi cakkkk….
Last….kompetisi hari pertama memang sudah kelar. Namun besok akan dilanjutkan dengan ujian yang lain sehingga seluruh nilai akan dikompilasi. Kita doakan semoga para peserta merah putih mampu merangsek kedepan.?Semoga ekstremnya cuaca di Suzuka tidak membuat kans kita untuk menjadi juara menjadi menjauh. Berikut beberapa foto ketegangan di Suzuka Jepang dalam kompetisi safety riding. Salam dari Suzuka cakkk ! (iwb)





