Santi Hernández: “Marc Marquez sudah tutup Pintu buat Honda…” !
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk…Santi Hernández, teknisi legendaris yang menemani perjalanan Marc Marquez sejak era Moto2, angkat bicara soal masa depan mantan anak asuhnya. Dalam wawancara dengan Mundo Deportivo, Hernández menegaskan bahwa Marquez tidak akan kembali ke Honda dan memperkirakan juara dunia sembilan kali itu tidak akan balap hingga usia 40 tahun. Yup….”Marc Marquez sudah tutup Pintu buat Honda…” !
Hernández, yang telah menghabiskan 30 tahun di paddock, memiliki perspektif unik tentang Marquez. Ia menyaksikan langsung bagaimana pembalap asal Cervera itu tumbuh dari “anak kecil” menjadi juara dunia. Namun, hubungan mereka kini telah melampaui lintasan. Hernández mengenang masa-masa awal bersama Marquez di Moto2 sebagai periode paling istimewa. Saat itu, mereka membangun tim dari nol, dan Marquez masih sangat muda.
“Kami membangun tim yang sangat hebat, mulai dari nol. Kami banyak tertawa; dia adalah salah satu dari kami. Saya menyaksikan Marc tumbuh dewasa.” serunya
Bagi Hernández, meskipun gelar dan kesuksesan berdatangan (termasuk gelar juara dunia MotoGP 2013), warisan terpenting dari hubungan mereka adalah persahabatan.
“Saya mendapatkan persahabatan dengannya, yang bagi saya adalah hal paling penting. Suatu hari nanti dia akan pensiun, suatu hari nanti saya akan pensiun… dan persahabatan itu akan tetap ada.”
Tidak Akan Kembali ke Honda
Ketika ditanya tentang kemungkinan Marquez kembali ke Honda, Hernández tidak memberi ruang untuk spekulasi.
“Saya rasa tidak, sepertinya pintu sudah tertutup,” tegasnya.
Alasannya sederhana: Marquez saat ini terlihat sangat nyaman di Ducati.
“Dia di Ducati, dia bahagia, dia menemukan kembali senyumannya.”
Hernández juga memberikan prediksi mengejutkan tentang kapan Marquez akan gantung helm. Berbeda dengan Valentino Rossi yang pensiun di usia 42 tahun, Hernández yakin Marquez tidak akan selama itu.
“Saya tidak melihat Marc balap sampai usia 40 tahun,” ujarnya blak-blakan.
Pernyataan ini masuk akal mengingat cedera serius yang dialami Marquez, terutama pada lengan kanannya, yang membutuhkan pemulihan panjang dan mungkin membatasi kariernya.
Hernández mengakui bahwa jalan mereka kini telah berbeda. Marquez pergi dari Honda, dan Hernández tidak berharap mereka akan bekerja sama lagi secara profesional.
“Babak di lintasan tampaknya sudah benar-benar tertutup. Tapi yang dibangun di luar lintasan—antara pit dan kehidupan yang dijalani bersama—akan tetap ada.”
Di sanalah, kata Hernández, nilai sebenarnya dari perjalanan mereka diukur…
Last….Pernyataan Hernández mengonfirmasi apa yang sudah diketahui banyak pihak: Marc Marquez bahagia di Ducati dan tidak punya alasan untuk kembali ke Honda yang sedang dalam masa transisi sulit. Prediksi bahwa ia tidak akan balap hingga 40 tahun juga menambah spekulasi bahwa kontraknya saat ini (yang hampir pasti diperpanjang hingga 2027) bisa menjadi kontrak terakhirnya di MotoGP. Jika Marquez pensiun setelah 2027, ia akan berusia 34 tahun—masih cukup muda untuk pensiun, tetapi masuk akal mengingat cedera yang ia alami. Yang jelas, persahabatan antara Hernández dan Marquez adalah salah satu kisah paling mengharukan di paddock: dari teknisi dan pembalap, menjadi saudara seperjuangan……(iwb)