Salah satu alasan kenapa pembalap lokal susah bersaing dikancah balap internasional………
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Bro dan sis sekalian…..AHM saat ini memang sedang intens terus mematangkan para pembalap lewat Honda Racing School (HRS).
- Melakukan edukasi intensif dengan teori teknis, lapangan serta pembekalan lewat sarana dan prasarana yang disediakan Honda Racing adalah upaya terpadu guna mematangkan rider berkompetisi dibalap internasional.
- Namun tahukah sampeyan….bahwa itu saja tidak cukup???…..
Bro dan sis sekalian…..AHM saat ini memang sedang intens terus mematangkan para pembalap lewat Honda Racing School (HRS). Melakukan edukasi intensif dengan teori teknis, lapangan serta pembekalan lewat sarana dan prasarana yang disediakan Honda Racing adalah upaya terpadu guna mematangkan rider berkompetisi dibalap internasional. Namun tahukah sampeyan….bahwa itu saja tidak cukup???…..
Yup….menurut Anggono Iriawan (GM Safety riding & Motorsport PT AHM) saat berbincang santai dengan IWB, kendala utama para pembalap adalah perbedaan kultur. Makna kultur sendiri memang cukup luas. Namun kita bisa ambil contoh kongkret dari Spanyol. Disana para tim lazimnya memiliki waktu makan siang jam 3 sore. Sedang makan malam adalah jam 9. “Cultural” tersebut terkesan simpel namun pada saat dilapangan lumayan merepotkan bagi kita-kita tim Asia….
“Kedisplinan dan teknis kita bisa berikan. Dan anak-anak sudah mulai melakukannya. Contohnya Dani Pedrosa. Baru datang dari flight doi sudah pamitan nge-gym untuk menjaga metabolisme tubuh. Doi menjaga betul hal itu. Kedisiplinan tersebut bisa kita contoh dan terapkan. Tapi yang rada sulit adalah masalah kultur. Bisa kita ambil contoh sederhananya seperti jam makan. Di Spanyol mereka memiliki jam makan siang jam 3…jam makan malam jam 9 padahal orang Asia pada umumnya makan siang jam 12 serta jam 6 untuk malam. Itu hanya satu contoh dari banyaknya perbedaan kultur..” ujar Anggono disela balap HRC Cimahi yang kini dibuka kelas baru sport 150 tune up seeded…..
AHM memang bertekad membawa rider mereka…Gerry Salim untuk berlaga diajang balap GP Spanyol. Makanya hal kecil mereka perhatikan agar para pembalap bisa nyaman dan maksimal dalam mengeluarkan seluruh potensinya. Yah…kalau perkara sirkuit sih nggak usah ditanya….jelas tur padang jingglang. Namun pabrikan ogah menyerah disana. Menganut sistem Piramid…balap berjenjang dari edukasi lewat Honda Racing School (HRS) dan HTRT…..balap lokal HRC, Motoprix, OMR 150/250, IRS supersport serta 150 open….meningkat ke ATC, GP Spanyol dan detil lain yang pada puncaknya adalah Motogp. Hhhmm….prosesnya panjang bener ya bro. Jlimet tur melelahkan kayaknya. Baru tahu juga nih. Mosok weteng luwe tetap disuruh balap. Lempoh lak an rek-rek
…..
Last…..semoga perjuangan para pembalap AHM diberi kelancaran. Wis…ora usah memandang merk kalau begini mah. Rapatkan barisan dengan satu kata yakni….meraih prestasi demi mengharumkan nama bangsa. Setuju ora??. Hayooo…para fansboy geger sambit sandal swallow ki. Mbokya sing rukun rek-rek
…(iwb)
Tentang Penulis









Diskusi
Komentar
Memuat komentar…