Perpisahan Rossi-Yamaha mengharukan… —
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Trenyuh ketika melihat Rossi menyandarkan Yamaha M1 tunggangannya pada dinding sirkuit…kemudian menciuminya.
- Moment dimana pernah dia lakukan 7 tahun yang lalu diWelkom Afrika….
Trenyuh ketika melihat Rossi menyandarkan Yamaha M1 tunggangannya pada dinding sirkuit…kemudian menciuminya. Moment dimana pernah dia lakukan 7 tahun yang lalu diWelkom Afrika….
Hanya saja nuansa kali ini berbeda. Tujuh tahun yang lalu adalah ciuman kegembiraan karena debut pertama kali Rossi bersama Yamaha langsung bisa memberikan podium satu. Ciuman dimana sejarah The Doctor akan dimulai sebagai pembalap yang telah berhasil membawa pabrikan garputala mendominasi kancah Motogp. Tidak tangggung-tanggung, selama 7 tahun bergabung bersama Yamaha Rossi telah memberikan 4 kali juara dunia. Sebuah prestasi yang sulit dibayangkan jika mereview ulang bagaimana payahnya performa Yamaha M1 kala itu. Sejarah akan selalu mengingat torehan briliannya. Entah itu dalam buku pabrikan garputala ataupun Motogp. Valencia adalah saksi terakhir semua itu. Begitu juga ciuman dari Rossi adalah salam perpisahan. Itulah sang maestro yang selalu memperlakukan motornya seperti layaknya barang hidup. Menghargai dan mengganggapnya sebagai belahan jiwa. “Good bye my M1”.….bisik Rossi……(iw/8/11/2010)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!