Promo banner Iwanbanaran
Home / Motogp / Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan
Motogp •

Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan

Cakkk….sepertinya perangkat “Ride Height Adjuster” kini sedang menjadi sorotan para riders Motogp.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit komentar
Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan
Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Cakkk….sepertinya perangkat “Ride Height Adjuster” kini sedang menjadi sorotan para riders Motogp.
  • Banyak yang mengkritik alat ini membuat segalanya rumit.
  • Bahkan Fabio Quartararo secara terang-terangan mengatakan alat ini melelahkan karena makin banyak prosedur start yang harus dilakukan pembalap.

Iwanbanaran.com – Cakkk….sepertinya perangkat “Ride Height Adjuster” kini sedang menjadi sorotan para riders Motogp. Banyak yang mengkritik alat ini membuat segalanya rumit. Bahkan Fabio Quartararo secara terang-terangan mengatakan alat ini melelahkan karena makin banyak prosedur start yang harus dilakukan pembalap. ” Bagiku mulai terasa berat dan melelahkan karena saat start kalian harus memeriksa semua hal…” keluh Fabio yang ternyata didukung pula oleh Joan Mir serta Marquez. Waaahhh, seru kieee…

Perangkat “Ride Height Adjuster” diperkenalkan Ducati dan kemudian mereka juga mengembangkan “Front Ride Height Device” membuat para pembalap non Ducati mulai buka suara. Seperti Fabio Quartararo yang menurutnya sekarang semakin berat dan melelahkan….

? Aku rasa semakin melelahkan dan berat buatku. Pada tahun 2019, yang harus kamu lakukan sebelum start hanya menekan tombol launch control dan tinggal gas. Sekarang kamu harus memeriksa banyak hal. Mungkin memberikan sedikit efek tapi menurutku segala perangkat ini sudah terlalu berlebihan…” keluh Fabio. Tapi penuturan Fabio dibantah Pecco yang menurutnya bukan hal rumit sehingga kenapa harus dipermasalahkan ?

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

” Menurutku bukan hal yang perlu diributkan. Bagiku tinggal tarik tuas dan selesai….itu menurutku…” seru Pecco. Namun senada dengan Fabio, Joan Mir setuju atas opini Fabio…

Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan” Aku setuju dengan Fabio. Perangkat in menjadi terlalu berlebihan. Kami semakin kencang di trek lurus, sebentar lagi kami masuk teritori 370 km/jam namun kondisi sirkuit justru tidak berubah. Disisi lain pabrikan berlomba-lomba mencari akselerasi tertinggi. Jika kamu menggunakan perangkat ini, semuanya menjadi lebih mudah, tentu saja. Tapi sekaligus juga makin berbahaya untuk keselamatan…..” tukas Joan Mir. Selain Mir, Marc juga menjadi pembalap yang sudah tidak setuju sejak awal perangkat ini…

“Dari sudut pandangku, itu adalah sesuatu yang harus kamu hapus di masa depan. Aku mengatakan itu ketika aku kembali dari cedera tahun lalu, jadi aku berdiri dengan pembalap yang tidak menyetujui alat ini. Sebagai pabrikan, kalian selalu ingin lebih, lebih dan lebih. Dengan perangkat holeshot kami semakin cepat, prosedur awal semakin sulit. tapi tidak membuat pertunjukan makin menarik. Oke, itu prototipe, tapi motor jalanan tidak membutuhkannya. Kami mencoba untuk memiliki zona run-off yang lebih besar dan lebih besar tapi sebaliknya kami juga terus meningkatkan akselerasi yang berpotensi menambah resiko. Jadi alat ini tidak masuk akal untuk masa depan…” tutup Marc. So…apakah Dorna akan goyang dengan keluhan riders non Ducati ? kita lihat saja dimasa depan cak….(iwb)

Perangkat Motogp “Ride Height Adjuster” makin banyak dikritik, Fabio sebut melelahkan

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!
Motogp Trending

Aneh…Rantai Motor Marc Marquez Prothol, Diggia Bikin Rekor Lap Baru !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sesi Practice MotoGP Qatar kemarin malam jadi drama tersendiri. Di Giannantonio, pembalap VR46 Ducati yang tahun 2023 pernah menang di sini bareng Gresini, nggak main-main. Meski katanya motornya kena defisit power, dia tetap bisa nembus 1 menit 50,406 detik…rekor lap baru di Lusail. Gila, power kurang tapi tetap paling cepet. Namun yang mengejutkan […]

November 7, 2026 • 0 Baca →
Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!
Motogp Trending

Moto3 Practice : Veda Ega Melesat di Qatar…sektor terakhir ediannn !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…Sirkuit Internasional Lusail menjadi saksi bisu bagaimana pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan taringnya. Dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Grand Prix Qatar, Veda berhasil mencatatkan waktu yang sangat kompetitif. Ia menutup sesi latihan pertama dengan menempati posisi keenam, hanya terpaut 0,982 detik dari pembalap tercepat, Maximo Quiles. Yup…Veda Ega Melesat […]

November 6, 2026 • 0 Baca →
MotoGP Qatar Bikin Panik…Tim Dapat Instruksi Darurat, Ada Peta Shelter hingga Larangan Foto Puing!
Motogp Trending

MotoGP Qatar Bikin Panik…Tim Dapat Instruksi Darurat, Ada Peta Shelter hingga Larangan Foto Puing!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Situasi di Qatar rupanya bukan cuma soal Marquez yang ogah lama-lama di Lusail. Kabar terbaru, seluruh tim MotoGP dikabarkan sudah menerima instruksi darurat dan panduan keselamatan menjelang seri Qatar akhir pekan ini. Bukan main-main, dokumennya sampai berjudul “Internal Shelter Locations” alias lokasi perlindungan internal. Ini bukan briefing biasa soal trek basah atau suhu […]

November 6, 2026 • 0 Baca →