Penderitaan tiada akhir Valentino Rossi, kisahnya sudah usai ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) lagi-lagi mengalami nasib sial dalam balapan Assen, Belanda yang menandai DNF ketiganya musim ini. Kondisi yang membuat kita berpikir, kenapa penderitaan Rossi seperti tiada akhir? apakah kisahnya sudah usai ? Anehnya, Doi menyebutkan bahwa masalah yang membuat dirinya dlosor akibar Kehilangan grip ban depan. Simak detilnya dibawah ini….
Assen, salah satu trek yang menjadi favorit bagi Yamaha tanpa terkecuali The Doctor yang saat ini memiliki rekor kemenangan terbanyak dikelas primer dengan 8 kemenangan. Namun tentunya hal tersebht tidak berpengaruh besar dengan performa Rossi musim ini yang nampak kesulitan disepanjang akhir pekan.
Yupss cakkk, meskipun doi langsung lolos Qualifying 2 tanpa harus melalui Qualifying 1 terlebih dahulu. Lolos Qualifying 2 bukan berarti berdampak positif bagi Rossi, doi justru kesulitan dan hanya menempati start ke dua belas alias terakhir dalam klasifikasi Qualifying 2.
Race day tiba, seperti yang telah terjadi dalam beberapa balapan terakhir. Rossi mengalami start yang buruk sehingga ia harus merosot jauh dan berada diposisi ke duapuluh satu pada lap pertama. Kemudian doi mulai mencoba memulihkan beberapa posisi pasca menyalip pembalap di depannya.
Puncaknya, saat balapan telah berlangsung selama delapan lap. The Doctor dlosor di tikungan ketujuh. Dan ketika ditanya problem dari crashnya adalah doi kehilangan grip ban depan, tentunya masalah yang hampir tidak pernah terjadi disepanjang musim 2021 ini cakkk. Karena seperti yang kita ketahui jika Rossi dan pembalap Yamaha lainnya selalu bermasalah dengan grip ban belakang. Wahhh…
“Ya, sangat disayangkan karena kecepatan kami tidak buruk. Aku memiliki potensi yang cukup bagus sehingga kami mengharapkan balapan yang bagus. Sayangnya aku melakukan start dengan buruk karena kami telah mengubah sesuatu untuk start, aku harus mengubah caraku melakukan start dan aku merasa tidak nyaman,” ujar Rossi melalui Paddock GP.
“Seperti di Sachsenring, aku start dengan buruk, kemudian tertinggal jauh di belakang. Tetapi aku mencoba untuk mengovertake pembalap lain beberapa kali. Sayangnya ketika aku berada di belakang motor pembalap lain, ban depan memiliki beberapa masalah. Aku merasa grip sedikit berkurang,”
“Aku sempat menyalip Bastianini dan mencoba menyerang, sayangnya aku kehilangan grip ban depan di tikungan 7. Kami memeriksa data (menghela napas dan menyadari bahwa tidak ada apa-apa) dan kami tidak begitu mengerti akan Hal ini. Bagaimanapun kondisiku baik-baik saja, jadi ini penting.”
Kemudian, Rossi ditanya lagi terkait masa depannya dimana seperti yang telah ia katakan beberapa kali jika dirinya akan memutuskan pasca paruh musim pertama berakhir. Nahh kita akan mengerti bagaimana kelanjutan karir dari The Doctor untuk musim depan.
?Itu tidak akan didasarkan pada hasil balapan ini. Aku selalu mengatakan bahwa tahun ini sulit dan ada banyak talenta hebat, tetapi keputusanku untuk tahun depan sangat bergantung pada hasil. Hasil paruh musim pertama tidak seperti yang kami harapkan dan kami berharap bisa menjadi lebih kuat dan berjuang untuk posisi yang lebih baik,”
“Sekarang bukan waktunya (membahas masa depan) karena aku mengatakan di awal tahun jika aku akan memutuskan dalam beberapa minggu ke depan untuk apa yang akan kulakukan di tahun depan. Seperti itu dan aku akan memberitahu kepada semua, ketika aku memutuskannya (masa depan).” tutup Rossi. Yup….Rossi memang makin terpuruk. Tidak heran dengan Performanya banyak yang berkomentar bahwa Valentino Rossi sudah usai. Benarkah demikian ? piye menurut sampeyan cak ?….(CB iwb)

