Pecco Hancurr leburrr di Catalunya…Teori Sabotase Muncul ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Bubarrr cakkk….hancurrr lebur performa Pecco di Barcelona. Sebuah pertunjukkan yang membuat semua terbelalak…what happen aya naon dengan Pecco. Kenapa sosok garang dimasa lalu bisa berubah menjadi macan ompong di 2025 ? apa yang salah dengan motornya ? kenapa sampai terlempar di posisi 21 ? semua pertanyaan tersebut meninggalkan spekulasi…benarkah ada sabotase pada motor Pecco ??
Pertama kali saat diwawancarai pada FP1 Pecco hanya mengatakan….” Entahlah…aku tidak tahu. Motor tidak ada feeling sama sekali” . Yup…Sebelum turun ke lintasan di Barcelona pagi Jumat, Bagnaia memiliki satu harapan, bahwa yang terburuk sudah berakhir. Mengingat Hungaria pada race minggu dia mengaku merasakan feeling kembali. Namun semua tidak terbukti sebab pada sore hari, namanya berada di posisi ke-21. Apa yang terjadi ???
“Ini lebih buruk dari pada di Balaton. Padahal aku merasa senang dan siap untuk memulai Practice dengan penuh percaya diri. Setelah Balaton aku siap untuk akhir pekan yang optimis dan positif, tetapi hari ini, sayangnya, semua itu tidak terjadi. Aku berharap ada yang salah denganku dipagi hari, tetapi ternyata aku teru kesulitan di sore hari. Aku selalu on limit, aku berusaha keras untuk melaju dengan baik. Tapi Kami tak bisa melaju dengan cepat. Dengan segala hormat kepada para test rider, aku berada di tengah-tengah mereka, di urutan ke-21, jadi pasti ada sesuatu yang harus dipikirkan. Ini adalah hari Jumat yang sangat rumit di trek yang seharusnya selalu mudah buatku…
” Padahal tidak ada peruabahan besar pada set up sejak Hungaria. Tidak, sama sekali tidak. Aku sudah beradaptasi dengan apa yang aku miliki. Sebenarnya Pengeremannya lebih baik, tapi aku tidak bisa masuk ke tikungan dengan baik, serta kehilangan banyak waktu di bagian pertama akselerasi. Aku cenderung bermasalah dengan bagian depan, terutama dengan cengkeraman awal. Sektor kedua dan keempat adalah yang terburuk karena aku tidak bisa membuat motor berbelok dengan cepat. Rasanya lebih parah dari Hungaria. Entahlah..aku tidak tahu.”
“Awalnya Aku yakin bahwa set-up awal bisa bekerja dengan baik di sini, tetapi faktanya , set-up itu tidak bekerja sebagaimana mestinya. Sebelum GP di Balaton aku selalu berpikir bahwa, jika kami tidak menemukan solusinya, trek ini akan sangat sulit karena cengkeramannya cukup lemah dan ternyata berjalan persis seperti yang aku bayangkan. Aku berharap hasil bisa lebih baik. Aku tidak tahu harus berkata apa. Sulit bagiku untuk memahami dan menjelaskannya kepada tim. Besok aku harus menemukan sesuatu yang penting untuk masuk ke Q2 karena hari ini aku bahkan tidak bisa mendekati grup tengah. Aku butuh langkah besar dan jika aku bisa berada di tujuh besar saat Sprint, itu akan menjadi hasil yang fantastis…
” Setelah satu musim yang aku alami…mencoba banyak hal tanpa ada yang berubah, aku rasa ini bukan hal yang kecil. Dan tidak ada yang salah pula pada diriku karena aku aku tidak pernah lelah. Aku selalu menempatkan diriku di depan masalah sebelum menilai mereka dan aku telah mencoba segalanya..membalap dengan cara yang berbeda, melakukan apa yang diminta tim, tetapi hasilnya selalu sama. Sekarangpun Aku masih mencoba beradaptasi dan memahami apa yang bisa aku lakukan agar lebih baik, tetapi aku tetap tidak bisa mengendarai motor seperti pembalap lain. Gayaku selalu berhasil sebelum musim ini, mencoba mengubahnya hanya akan membuatku kehilangan waktu. Kami harus mencari solusi lain dan mungkin melakukan setingan ulang malam ini, tetapi sulit bagiku dan tim untuk memahami apa yang terjadi…” tutup Pecco..
Last…teori sabotase jelas tidak masuk akal karena justru Ducati sekarang sedang bekerja keras membantu Pecco mendapatkan feelingnya. Jadi kita tunggu saja usaha Pecco hari ini ! (iwb)