Nonton Langsung MotoGP Mandalika 2025…Kaget lihat penontonnya !!
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkk….kemarin tepatnya tanggal 5 Oktober 2025, IWB dan sejumlah Blogger ataupun Youtuber menjadi saksi kemeriahan race Motogp Mandalika 2025. Sebuah momen yang tidak pernah IWB lewatkan sejak race MotoGP ini digelar. Dan disinilah pro kontra terjadi karena penontonnya dianggap sepi ?? dan memang benar cak…IWB sangat kuatir dihari Sabtu serta awal Minggu saat race Moto2. Hingga pada akhirnya mata kita melek….kekuatiran tsb tidak terbukti…
IWB untuk ke 4 kalinya nonton MotoGP Mandalika. Suwun buat AHM serta Honda NTB yang luar biasa ngawal kita semua kelokasi. Bersama dengan beberapa Blogger dan influencer lain seperti Cak Bobby Stundrider, RobbyDriver, Zoal, Monjenk, cak Azis…asli cak seru dan ramai banget. Apalagi kita dikawal Jeng Siska, Mbak Tika, Jeng Yanti, cak Anggi…cak Aris dan banyak lagi lainnya yang nggak bisa kita sebut satu persatu. Nahh pada moment ini cak…kita baru tahu bahwa harga penginapan melesat naik…
Dari informasi yang kita dapatkan hotel yang biasanya 750 ribu/malam…saat MotoGP melesat termurah jadi 2,5 jutaan/malam. Bahkan ada yang menjual 5 juta permalam…ediann bikin muless rekkk-reekkk. Kalau tiket pesawat sih masih cenderung stabil kenaikannya masih “waras” dikisaran 10-20 % dari tarif biasanya. Tapi penginapan..?? tobat soto babat tenan. Ini selaras dengan sewa mobil yang biasanya 400-500 ribu/hari menjadi terkerek antara 1,5 hingga 1,8 juat rupiah/hari….wihhh opo ora ngilu sampeyan. Makanya IWB berpikir MotoGP bakal sepi..
IWB sendiri harus menginap di Mataram karena tiket di hotel sekitar Kuta sudah terkuras habis. Untung cak semua di arrange tim Honda, jadi aman jaya…alhamdullilah rejeki anak Sholeh kieee wkwkwkwk. Terus gimana saat dilokasi ? awalnya memang sepi cak…asli dihari Sabtu ketika sprint race MotoGP digelar, bener-bener sepiii. IWB wis agak gelisah walaupun dapat konfirmasi update terakhir bahwa tiket 90 % sudah ludes terjual. Hingga dihari Minggu jam 10..tetap sepi. Waladalah…warm up wae nggak ada penonton. Namun IWB lega ketika jam masuk teritori 13.00..penonton tiba-tiba membludak. Waaah ajaib benerrr…
Di gerbang antrian panjanggg….dan pada race day tribun depan benar-benar penuh. Luarrr biasa perbedaannya. IWB menjadi saksi jumlah penonton kayak disulap, bejibun bener. Hal ini selaras dengan konfirmasi MGPA bahwa jumlah penonton selama 3 hari tembus 142 ribuan penonton alias naik dibandingkan tahun 2024. Menjadikannya salah satu gelaran MotoGP dengan penonton terbanyak di Asia Tenggara. Dampak ekonomi capai 4,8 triliun perputarannya membuat pemerintah tersenyum. Wowww…nggak nyangka juga cak mengingat diawal IWB cukup kaget dengan penontonnya yang sepi benerr…
Untuk balapan sendiri tragedi terjadi pada Marc yang kembali apessss di Mandalika. Emboh cak IWB juga heran…kok bisa Marc nggak pernah beruntung disini. Dari 2022 hingga 2025…selalu nggak bisa finish. Mulai dari crash hingga diplopia…lalu mesin mleduk dan puncaknya ditabrak Marc Bezzecchi hingga Marc harus kembali alami retak tulang. Disisi lain Tim Honda juga melesat. Project RC213V nampaknya mulai kelihatan dan ini membuat Luca serta Joan Mir sempat berebut diposisi podium sebelum Luca dipaksa turun oleh Fernandez. ” Bukan manuver smart sebab jika Fernandez bisa lebih sabar dan rapi kita berdua bisa podium…” seru Luca yang harus bekerja keras climbing dari posisi 2…drop ke 9 dan kembali naik ke 5….
Last..nonton bareng MotoGP Mandalika 2025 bersama AHM menjadi bukti konsistensi mereka mendukung tim HRC bangkit di MotoGP. Sebuah langkah bagus mengingat support ATPM akan menjadi extra boosting bagi para tim yang berlaga didunia racing. So…suwun buat tim HC3 AHM dan Honda NTB yang luar biasa ngawal IWB dan teman-teman sehingga kita bisa memberikan live report MotoGP Mandalika 2025. Jadi walaupun IWB sudah capek karena nyambung dari Motegi Jepang, hati tetap semangat dan exciting karena support dari mereka yang Juozz gandozz cakkkk. So..MotoGP Mandalika ? semoga kedepan harga penginapan lebih murah…bener nggak cak. Gazzz !!! (iwb)




















