Surat Pembaca : NMax 155 lawas vs terbaru, pilih mana ???
Jelajahi Topik
Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sebagai Blogger tuwo yang sudah kenyang makan asam garam, buanyaakkk para biker yang konsul ke IWB jika mereka ingin beli motor. Baik motor baru maupun bekas guna memantapkan hati menjatuhkan pilihan. Seperti yang terjadi sekarang ini…salah satu surel yang IWB pilih karena sepertinya akan menjadi acuan penting buat sampeyan yang mungkin bingung menjatuhkan pilihan. Surel dari cak Arif yang bertanya…..NMAX 155 lawas vs Baru…..pilih mana ? dan ini jawaban IWB berdasarkan merasakan langsung keduanya….
Sebuah surel dikirim cak Arif asal Ponorogo yang sepertinya puyeng untuk menjatuhkan pilihan antara NMax terbaru vs Nmax lawas. Karena doi ingin menggunakan motor tersebut untuk jarak jauh maka pilihannya adalah…menggunakan bensin Pertalite. Sebenarnya dengan penegasan kuwi, IWB sih wis iso jawab cak. Namun rasanya kurang afdol kalau nggak IWB jabarin yang lengkap kelebihan dan kekurangannya biar makin mantap. Nah….kita menggunakan acuan dari surel cak Arif dibawah ini…
Assalamu’alaikum mas Iwan, salam dari Ponorogo.
Minta sarannya mas, saya hendak meminang Yamaha NMax. Lebih worth yang old (2015-2017), kakaknya old (2018-2020) atau yang new bokong bahenol mas?? ?? Secara karena perjalanan kerja tiap hari 120 km dan ingin menggunakan bensin pertalite saja mas. ?
Matur suwun mas Iwan.
Ditunggu pencerahnnya.
Siappp cak Arif. Sebenarnya cak….jika pilihannya yang versi old 2015 serta 2018…keduanya tidak banyak berbeda dari sisi mesin. Saat itu Yamaha hanya merombak suspensi dengan hadirnya opsi subtank serta revisi panel speedometer jadi mengkotak. Untuk spek dan lain-lain tidak ada perubahan….jadi IWB anggap sami mawon. Makanya fokus IWB adalah fokus pada versi lawas gen 1 dan 2 vs versi baru gen 3 yang bisa IWB jabarkan dalam poin-poin berikut ini…
Nmax lawas (gen 1 dan 2)
- Mesin lebih spontan (Torsi lebih besar dibandingkan gen 3…14,4Nm vs 13,9Nm…power namun kalah dikit yakni 11,1KW vs 11,3 KW), dan ini pengaruh pada sensasi betot
- Desain buritan lebih nyaman buat boncenger tidak perlu ngangkang (buritan slim)
- Mesin memiliki kompresi 10.5:1 sehingga lebih tahan terhadap bensin oktan 90 seperti Pertalite
Nilai Minus
- Vibrasi lebih terasa
- Karakter suspensinya cukup keras
NMAX terbaru model Bahenol
- Mesin lebih halus getarannya dibandingkan old gen. Revisi ini sukses meningkatkan kenyamanan
- Fitur lebih lengkap karena ada Traksi control (tipe ABS) + Y-connect
- Model lebih fresh
- Bensin sedikit lebih irit dibandingkan old gen
NIlai minus
- Akselerasi sedikit lehih ngayun dibandingkan old gen, kurang spontan cak
- Kelincahan sedikit kalah dibandingkan old gen. Analisa IWB akibat bobot yang makin melar menjadi 132kg dari sebelumnya 129kg
- Kompresi cukup tinggi yakni 11,6:1 dibandingkan old gen 10,5:1 yang artinya IWB sarankan sebaiknya menggunakan bensin minimal oktan 92 Pertamax jika ingin performa maksimal (IWB masukin sisi minus karena mengacu pada pertanyaan cak Arif)
- Desain buritan yang bahenol memaksa boncenger belakang lebih ngangkang dibandingkan old gen yang slim
Nahhh…lebih kurang ngono yo cak Arif, semoga bisa menjadi acuan sampeyan serta para biker lain followers IWB. Namun jika bahasanya adalah lebih ramah terhadap Pertalite tentu saja secara teknis mending old gen mengingat kompresi yang lebih rendah dibandingkan gen baru pasti mesin lebih tahan disiram oktan 90. Kira-kira ngono cak…semoga bisa membantu, okrekkk (iwb)


