Promo banner Iwanbanaran
Home / Bajaj / Motorsport 200-225cc…siapa yang tercepat dan teririt??
Bajaj •

Motorsport 200-225cc…siapa yang tercepat dan teririt??

Judul diatas IWB comot dari artikel rekan kita….tabloid Otomotif yang berusaha keras menghadirkan empat sport guna diadu secara head to head.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 5 menit 0 komentar
Motorsport 200-225cc…siapa yang tercepat dan teririt??
Motorsport 200-225cc…siapa yang tercepat dan teririt?? — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Seperti tahu kegalauan para biker kelas 200-225cc, mereka sukses melakukan komparasi head to head antara KTM Duke, Bajaj Pulsar 200NS, Yamaha Scorpio serta Honda Tiger.
  • Judul diatas IWB comot dari artikel rekan kita….tabloid Otomotif yang berusaha keras menghadirkan empat sport guna diadu secara head to head.
  • Ke-empat species merupakan perwakilan dari masing-masing pabrikan untuk dibedah […]

Judul diatas IWB comot dari artikel rekan kita….tabloid Otomotif yang berusaha keras menghadirkan empat sport guna diadu secara head to head. Seperti tahu kegalauan para biker kelas 200-225cc, mereka sukses melakukan komparasi head to head antara KTM Duke, Bajaj Pulsar 200NS, Yamaha Scorpio serta Honda Tiger. Ke-empat species merupakan perwakilan dari masing-masing pabrikan untuk dibedah data performa mulai dari kemampuan sprint, top speed, serta keiritan bahan bakar. Sebuah komparasi menarik dan menggelitik IWB untuk dishare kemzbro semua. Ingin tahu hasil detilnya?. Monggo lanjutkan bacanya..

Soal banderol…..Duke 200 paling mahal yakni kisaran 58jutaan, disusul Tiger diposisi dua 25,6juta, Scorpio 24.1juta dan yang paling murah Pulsar 200NS dengan harga 23.3juta. Sedang tipe mesin keempatnya….hanya Duke 200 yang menganut sistem double cam (DOHC) sedang lainnya single cam (SOHC) dengan posisi kubikasi terbesar dipegang kalajengking diangka 225cc. Mencoba mengintip bobot….sekali lagi Duke menempati posisi paling ringan yaitu 125kg, diikuti sang macan 138kg, Scorpio 142kg dan yang paling gambot P200NS mencapai 145kg. Urusan power-pun…diatas kertas Duke tetap terdepan dengan 25hp, kedua P200NS 23hp, diikuti Scorpio 18hp dan terakhir sang legendaris Tiger yang nongkrong diangka 16,4hp. Semua angka tersebut adalah klaim pabrikan sebelum ditest memakai Dyno. Terus piye setelah diuji diatas alat Dyno??….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Guna mendapatkan hasil yang akurat….rekan kita Otomotif melakukan pengukuran dengan satu alat operator dynometer Dynojet 250i milik Sportisi Motorsport. Setelah dites satu persatu…..berikut hasil akhir muntahan power on wheell :

KomparasiOutput power

1. Duke 200 : 23,9HP@10,300RPM (klaim 25HP)

2. Pulsar 200NS : 19,99HP@10,100RPM (klaim 23HP)

3. Tiger : 15,39HP@7,500RPM (klaim 16,4HP)

4. Scorpio : 14,98HP@8,200RPM (klaim 18HP)

Torque

1. Duke 200 : 16,96NM@8,200RPM

2. Pulsar 200NS : 15,53NM@8,600RPM

3. Tiger : 15,59NM@6,100RPM

4. Scorpio : 15,43NM@6,600RPM

Mencermati data diatas…superioritas Duke 200 tetap diatas angin. Disusul Pulsar 200NS yang sepertinya juga menjanjikan. Yang menarik adalah Tiger dimana tenaga hanya turun sekitar 1 daya kuda dari klaim pabrikan…..tanda kalibrasinya hampir akurat. Dari sekian data, yang mengejutkan muntahan power sikalajengking. Kendati kubikasi paling besar diantara ketiganya, sijaran wesi belum mampu menunjukkan kans asli. Ternyata menurut Otomotif, kondisi motor yang dipinjamkan Yamaha agak kurang sehat. Indikasi terasa dari putaran mesin menengah brebet ketika digeber. Bisa terlihat dari grafik yang mirip gergaji terlampir. Seharusnya kalau normal lebih besar dari angka yang tertera. Terus gimana setelah dites dilapangan?…..

Mengandalkan race logic….masing-masing motor dibetot dari 0-60km/jam, 0-80km/jam, 0-100km/jam….0-100m, 0-201m, 0-402m dan yang terakhir top speed. Berikut hasil detilnya….

Duke 200

Pulsar 200NS

Scorpio

Tiger

0-60 km/jam

3,6 detik

3,7 detik

3,7 detik

4,5 detik

0-80 km/jam

5,3 detik

6,3 detik

6,3 detik

7 detik

0-100 km/jam

8,5 detik

10,1 detik

9,6 detik

12,6 detik

0-100 M

6,6 detik

6,9 detik

7 detik

7,1 detik

0-201 M

10,3 detik

10,8 detik

11 detik

11,2 detik

0-402 M

16,5 detik

17,3 detik

17,3 detik

18,2 detik

Top speed

136 km/jam

133km/jam

125km/jam

130km/jam

Racelogic

132,8 km/jam

129 km/jam

116 km/jam

119,2 km/jam

Konsumsi BBM

30 km/liter

30,84 km/liter

30km/liter

33 km/liter

Wisss….gamblang tenan!. Bisa disimpulkan….performa Duke 200 memang bukan lawan ketiganya. Selain tenaga…..bobot Duke 200 yang hanya 125kg juga menjadi sumbangsih terbesar keampuhan akselerasi hingga top speed. Begitu juga kalibrasi speedometer. Duo racikan India mempunyai tingkat akurasi paling tinggi. Dikomparasi dengan race logic yang mengandalkan teknologi GPS, rata-rata hanya melenceng kurang dari 4 persen. Sayang dengan banderol yang masuk rentang 58jutaan……performa yang ditawarkan Duke 200 terasa hambar. Lha piye kangbro….larang (mahal) tenan euy :mrgreen: ….

Menjelajah satu persatu, yang mengesankan lagi adalah performa Scorpio dari 0-100km/jam yang butuh waktu 9,6detik. Hasil ini bahkan mengalahkan Pulsar 200NS yang memerlukan waktu hingga 10,1 detik. Tidak heran sikalajengking lincah dan enteng dibuat nyelip-nyelip diperkotaan. Passing ability tidak terkebiri oleh bobot yang mencapai 142kg. Tapi….untuk urusan top speed, jebule Tiger mengungguli Scorpio. Beda tipis 4,2km….sudah cukup bagi sang legendaris dijuluki sebagai super cruiser tulen. Dipakai turing jarak jauh mantap karena didukung komposisi gear 6 kecepatan serta komsumsi bahan bakar yang paling irit diantara ketiga rival….

Last....tidak diragukan Duke 200 masih menjadi motor terkencang. Akan tetapi….jika melihat banderol, P200NS menjadi calon kuda besi kedua mengisi podium tertinggi. Sedangkan soal efisiensi…..sport besutan Honda tak tertandingi tetap mempertahankan ciri khas irit. Namun apapun itu…..harus jujur kita akui, kedua produk Jepang kudu segera mendapatkan sentuhan total. Dengan banderol yang lebih mahal 1-2jutaan dibanding Pulsar 200NS serta performa dibawahnya….kini mereka mendapatkan tekanan untuk menghilangkan cap overprice. Who’s the real winner sport 200-225cc??. Monggo simpulkan sendiri. Semoga berguna…...(iwb)Komparasi

Note : Klik untuk memperbesar gambar

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Berita, review, dan analisis roda dua dari Iwanbanaran.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar…

Baca Juga

Artikel Bajaj Lainnya

Lihat Semua Bajaj
Bajaj Resmi Luncurkan Pulsar N250SS Terbaru….Mesin 4-Valve, Quickshifter, Power Makin Nampol!
Bajaj

Bajaj Resmi Luncurkan Pulsar N250SS Terbaru….Mesin 4-Valve, Quickshifter, Power Makin Nampol!

Iwanbanaran.com – Cakkk….walau mungkin bukan selera sampeyan namun kabar ini tidak boleh kita lewatkan cak dimana Bajaj Auto telah resmi meluncurkan New Pulsar N250SS di pasar India dengan harga Rs 1,59,406 (ex-showroom, Delhi). Motor quarter-liter terbaru ini membawa perubahan pada powertrain dan peningkatan teknologi yang signifikan dibandingkan Pulsar N250 yang ada, termasuk gearbox enam percepatan, […]

October 23, 2026 • 0 Baca →
Breaking !! Bajaj Rilis New Pulsar N160 S dan N160 SS…Lahhh Muka Nyontek MT-15 !?
Bajaj

Breaking !! Bajaj Rilis New Pulsar N160 S dan N160 SS…Lahhh Muka Nyontek MT-15 !?

Iwanbanaran.com – Caaakkkk….kali ini IWB punya kabar hot yang datang dari negeri kawasan Asia Selatan, India. Menyambut perayaan 25 tahun berkiprahnya nama besar Pulsar, Bajaj Auto baru saja bikin geger pasar roda dua dengan merilis dua amunisi terbaru mereka di jajaran Pulsar N-series, yakni Bajaj Pulsar N160 S dan sang flagship Pulsar N160 SS. Dan […]

August 15, 2026 • 0 Baca →
[Bajaj Pulsar 200NS] Patut Berbangga diri Setelah Pecahkan Rekor !!
Bajaj

[Bajaj Pulsar 200NS] Patut Berbangga diri Setelah Pecahkan Rekor !!

Iwanbanaran.com – Cakk…..mungkin ditanah air Bajaj seperti hilang ditelan bumi karena pabrikannya kabur setelah hadir ditanah air beberapa tahu lamanya. Namun di India produk ini masih menjadi salah satu gacoan idola anak muda. Lek boso kerennya, sampeyan ora juozz tanpa nunggang Pulsar 200NS. Dan yang terbaru sepertinya Bajaj boleh berbangga karena produk mereka sukses pecahkan […]

March 13, 2021 • 0 Baca →