” Motor Yamaha lebih manusiawi ketimbang Honda — ” seru Lin Jarvin
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Cakkk…Manager Yamaha, Lin Jarvis lontarkan beberapa pernyataan dan membandingkan Apa yang kini terjadi di Honda Maupun Yamaha.
- Menurutnya lebih baik menanggapi kebutuhan spesifik ridernya daripada mengikuti apa yang telah dilakukan Honda sejauh ini.
Iwanbanaran.com – Cakkk…Manager Yamaha, Lin Jarvis lontarkan beberapa pernyataan dan membandingkan Apa yang kini terjadi di Honda Maupun Yamaha. Menurutnya lebih baik menanggapi kebutuhan spesifik ridernya daripada mengikuti apa yang telah dilakukan Honda sejauh ini. Piye kuwii?
Seperti yang sampeyan ketahui jika Pengembangan RC213V dalam beberapa musim terakhir selalu bertumpu kepada Marc Marquez (Repsol Honda Team), memang sudah sepantasnya cakkk secara Marquez kini berlabel juara dunia Lima kali MotoGP jadi Honda tidak salah dalam menentukan pilihannya untuk mempercayai pengembangan sepenuhnya kepada The Baby Alien….
Namun jika dibandingkan dengan Yamaha hal itu jauh berbeda pakdeee. Yamaha terkesan lebih fleksibel dalam pengembangan dan memberikan keleluasaan kepada dua ridernya untuk mengembangkan motor dengan jalur yang berbeda. Contoh kecilnya adalah Valentino Rossi dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) keduanya menggunakan sasis yang berbeda karena feeling mereka juga berbeda…
Situasinya kini hampir sama akan apa yang terjadi dengan Honda musim ini dengan Masuknya Jorge Lorenzo. Meski awalnya Lorenzo diberikan keleluasaan dengan dimanjakan berupa updatean part baru sesuai keinginannya dengan Harapan bisa membuat Honda lebih Friendly User. Namun baru baru ini Alberto Puig selaku Manager Repsol Honda Team mengungkapkan jika sekarang Tugas Lorenzo adalah beradaptasi dengan Motor Honda yang saat ini bisa memenangkan race bahkan kejuaraan, dan otomatis yang dimaksud Puig tersebut adalah Motor hasil dari pengembangan Marc Marquez….
Atas hal tersebut Lin Jarvis akhirnya ikut buka suara dan mencoba membandingkan approach ‘Manusiawi’ dari Yamaha dengan approach ‘Diktator’ Honda dan menurutnya Jarvis Honda akan sangat menderita jika tanpa Marquez….
“Aku pikir Yamaha mampu membuat motor yang dirancang khusus untuk masing masing rider, Sedangkan Honda merespons masalah dengan para insinyurnya. Secara umum, Yamaha beradaptasi lebih baik daripada Honda dengan menyesuaikan kebutuhan terhadap rider dengan kontak antar manusia. Dan kami jauh lebih manusiawi. Terkadang baik juga untuk menerapkan strategi diktator, tetapi di lain waktu mungkin akan lebih baik untuk memiliki motor yang sesuai dengan jumlah rider yang lebih besar. Aku pikir lebih baik memiliki motor yang mudah dikendarai oleh banyak rider….
” Kemitraan antara Honda dan Marquez sangat kuat, tetapi jika Marquez cedera atau memutuskan untuk pindah ke pabrikan lain, Honda akan memiliki banyak masalah. Jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow sudah mencoba menyoroti beberapa masalah yang saat ini hinggap pada Honda, namun disisi lain Honda mendapatkan kesuksesan Marc dan level kompetitifnya. Tapi semuanya tergantung pada perspektif tiap orang untuk menganalisis sesuatu dan tentu saja yang sekiranya cocok bagi mereka.” Ujar Jarvis. Pedes euy….
Jarvis juga menambahkan jika Strategi pengembangan dua arah berdampak positif akan hasil yang diraih. “Kami tidak memiliki masalah dalam mengikuti dua arahan yang berbeda dari tiap rider, kami juga melakukannya sebelumnya dengan Rossi dan Lorenzo tentunya kami memenangkan banyak gelar dengan mereka berdua.” Tutup Jarvis…
Last…menarik cakkk jika disimak dari Pernyataan Jarvis memang ada benarnya dan harusnya Honda mencoba menerapkan strategi dua arah pengembangan berbeda ataupun membuat Motor agar ramah untuk dikendarai banyak Rider, agar siapapun rider yang membesut Honda bisa mengimbangi baris depan. Sebenarnya memang nggak sepenuhnya benar karena Cal juga sering kedepan. Tapi menurut smpeyan piye cakk?? setuju dengan opini Jarvis atau kontra ? monggo berikan komennya….(iwb)
Tentang Penulis
Publisher & Editor • sejak 2009
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!