Motor ini tidak pernah turun mesin sejak 1989, ediann
Jelajahi Topik
Poin Penting
- Matahari mulai menyembul dari arah timur.
- IWB dan Ibu negara yang sedang menikmati suasana sawah dikampung halaman melihat seorang petani datang menggunakan motor bebek yang sangat IWB kenal.
- Moped ini terlihat kusam karena usia namun emblem dan body masih gagah dengan cat yang cukup baik.
Iwanbanaran.com – Matahari mulai menyembul dari arah timur. IWB dan Ibu negara yang sedang menikmati suasana sawah dikampung halaman melihat seorang petani datang menggunakan motor bebek yang sangat IWB kenal. Moped ini terlihat kusam karena usia namun emblem dan body masih gagah dengan cat yang cukup baik. Di bagian depan tertulis “Econo power”…..wihhhh IWB langsung terseret pada era lawas saat kecil. Era dimana motor ini hanya bisa dibeli oleh orang-orang berduit. Karena tertarik…IWB sontak nyamperin sibapak dan bertanya tahun tentang riwayat sang bebek. Jawabannya nengejutkan cak…
” Ini motor keluaran tahun 1989 mz. Motor tua buat kerja…” serunya membuat IWB mlongo. Wihhhh tuwo tenan euy. Artinya jika kita kalkulasi maka Honda Astrea Prima tersebut sudah mencapai 29 tahun. Usia yang sangat renta untuk ukuran motor bebek. Bapak berusia sekitar 55 tahun ini lalu mulai menurunkan tabung semprot pupuk dari motornya. IWB hanya memperhatikan. Mata IWB mencoba menyapu sekujur body Astrea Prima dari kejauhan….
Lumayan bagus untuk motor seusianya. Motor ini nyaris tidak terlihat adanya kerusakan signifikan. Beberapa komponen mungkin ditemukan karat karena usia. Akan tetapi secara umum kondisinya lumayan luar biasa untuk ukuran motor tua pekerja berat. Apalagi bagian crankcase engine…catnya nggak pudar cak. ” Pak….mesin kayaknya masih bagus ya. Udah ganti apa aja pak? ” celoteh IWB. Sibapak tersenyum. Dengan nada serius doi menggeleng…
” Masih ori mz…belum pernah turun mesin..” serunya enteng. ” Serius pak? ” uber IWB. ” Iya mz..betul. Ya udah saya kesawah dulu…” ungkapnya sambil gotong tabung pupuk di lengan kanannya. ” monggo pak…monggo..” jawab IWB menganggukkan kepala. Setelah si bapak berlalu dari lokasi IWB mencoba mengamati motor dari dekat. Weleh, Benerrr-benerrr istimewaaa emang motor dulu…
Dibagian crankcase engine… masih terlihat tulisan timbul ” Made in Japan”. Waaahhh….pantess cakk. Jebule langsung dari Jepun. Memang motor dibawah 90an saat itu engine motor Honda masih dibawa secara utuh dari Jepang. Makanya material juozzz gandozzz tenan. Harus IWB akui, motor jaman dulu selalu memiliki material paten dan tidak main-main. Tidak heran karena untuk memiliki motor ini juga perjuangan pakde. Sampeyan harus jual padi selumbung kasarnya jika ingin punya motor (kita akan bahas diartikel terpisah soal ini) dijaman 1980an…
Last….suka atau tidak, motor jaman dulu memang lebih mumpuni soal durability. Honda Astrea Prima terlampir menjadi bukti tak terbantahkan. Sedang motor sekarang karena fokus pada model dan tren sesaat….rata-rata umur terbaik hanya berkisar 10-15 tahun. Diatas itu biasanya mesin sudah banyak rewel. Klotok-klotok kek….haus oli kek…tokek kek
. Pokoke judule lelah pakde. Nahhh…kalau sampeyan sendiri piye cak, Apakah punya cerita soal motor lawas dibandingkan dengan motor anyar zaman sekarang dilihat dari sisi keawetan mesin? Monggo curahkan di kolom komentar dibawah. Sing penting ojo cakar-cakaran yo cak. IWB mau ngegas ke Mojokerto dulu. Salam juozzz gandozzz…(iwb)
Tentang Penulis



Diskusi
Komentar
Memuat komentar…