Home / Motogp / Motogp : Detik-detik suasana ketika Simoncelli meninggal….
Motogp •

Motogp : Detik-detik suasana ketika Simoncelli meninggal….

Rasa tidak percaya masih menghinggapi kita semua.
Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Motogp : Detik-detik suasana ketika Simoncelli meninggal….
Motogp : Detik-detik suasana ketika Simoncelli meninggal…. — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Rasa tidak percaya masih menghinggapi kita semua.
  • Asli bro…IWB sendiri seperti mimpi rasanya.
  • Padahal IWB memprediksi…dia bakal menjadi calon pembalap besar.

Rasa tidak percaya masih menghinggapi kita semua. Asli bro…IWB sendiri seperti mimpi rasanya. Padahal IWB memprediksi…dia bakal menjadi calon pembalap besar. Jiwanya yang slengekkan namun ramah tidak bisa dipungkiri lumayan menghibur kita semua disaat ajang Motogp sudah mulai membosankan. Btw…seperti apa sih detik-detik suasana ketika Simoncelli sedang ditangani paramedis???….

Ditulis dalam bahasa Italia…IWb coba terjemahkan dalam bahasa Indonesia, berikut gambaran situasi pasca kecelakaan yang ditulis oleh Aglio/Gpone…..

45 menit yang mendebarkan dan membikin putus asa bagi Marco Simoncelli. Ditandai dengan sebuah helikopter yang parkir diluar medical center. Matanya tertutup rapat. Namun….deru baling-baling helikopter menggambarkan masih ada setitik harapan yang bisa dilakukan. Semua pers Italia, para kru dan saudara…menunggu. Dipelupuk mata masih terbayang kecelakaan yang mengerikan, motor Edward menghantam tubuh Sic ditanah, kemudian Rossi dengan putus asa mencoba menghindarinya…

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Seluruh tim ramai, ingin bahwa berita hanya mimpi buruk tengah malam. Tapi pikiran tidak bisa diingkari….dipaksa ditarik kembali kemasa dulu, akhir pekan berdarah diSuzuka delapan tahun lalu, saat Daijiro Kato meninggal. Pandangan kabur, lidah kelu…susah berucap satu patah katapun, campur aduk antar rasa hormat dan takut. Ketakutan yang datang dari sebuah kabar menakutkan, bahwa Mark sudah tidak ada lagi.

Seluruh paddock serasa sesak bernafas…sementara langkah kaki bergetar grogi dan tangan gemetar. Setiap orang keluar dari gedung dimana Marc berjuang melawan kematian, menyapa dengan suara penuh harap dan takut. Anggukan mengejutkan, berbicara dengan dokter pertama yang mencoba menghidupkannya kembali…sebuah upaya putus asa. Tapi tetap ada kesempatan…dan kita semua yakin hal itu. Helm lepas dari kepalanya, tapi mungkin itu hanya kena pukulan ringan, bagaimanapun itu bisa terjadi pada lainnya….mungkin tidak ada yang perlu dikuatirkan…Motogp : Detik-detik suasana ketika Simoncelli meninggal….

Aldo Gandolfo, sekretaris pribadi…menggelengkan kepala masih tidak percaya dengan apa yang barusan terjadi…tidak mampu dicerna dengan akal. Disampingnya, Pernat….manajer Mark menunggu bersama para reporter. Buku catatan, kamera dan mikrophone disiagakan berharap mendapatkan sepotong berita….

Kemudian tiba-tiba info itu datang. Sebuah berita yang tidak seorangpun ingin dengar, bahwa Marck sudah pergi. Trauma leher merenggut harapan hidupnya dalam sedetik. Paul…ayah Sic keluar dari medical center. Wajahnya membeku…..seluruh paddock saling berangkulan. 45 menit telah terlewati sejak Simoncelli dibawa keruang medis, dokter terus berupaya pada sesuatu yang mustahil….tapi kali ini keajaiban tidak datang.

Semua membisu….hanya rusak oleh suara isak tangis. Setiap orang tenggelam dalam kesedihan, kenangan, serta bayangan Sic. Pengumuman resmi meninggalnya Marc begitu menyakitkan sampai ketelinga. Waktu kematian…jam 16.56 menghantarkan hawa dingin, hampa…namun kau tidak bisa merubah takdir yang sudah diputuskan. Paddock tenggelam dalam keheningan yang aneh, suara berisik dari pit dimana mekanik menyimpan motor sudah tidak terdengar lagi…

Para pembalap menangis untuk teman, sekaligus rival…semuanya tanpa kecuali. Teringat Marc dengan kasih sayang dan simpati. Senja mulai turun disirkuit Sepang. Mata mencoba melihat keangkasa…mencari bintang dengan angka 58 terukir disana. Selamat tinggal Marco Simoncelli. Namamu akan harum dihati kami semua. R.I.P Marc…..(iwb)

Noted : Cuplikan tulisan dari M. Aglio/GPone

Bagikan artikel
WhatsApp X

Tentang Penulis

Iwanbanaran
Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Aprilia bekerja keras Pulihkan Cedera Jorge Martin…ini yang dilakukan !!
Motogp

Aprilia bekerja keras Pulihkan Cedera Jorge Martin…ini yang dilakukan !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Inilah yang namanya nekat demi gelar juara dunia. Jorge Martin baru saja mengalami patah tulang radius kanan akibat kecelakaan mengerikan di Sprint Race MotoGP Australia, Sabtu (24/10). Tapi bukannya menyerah, pebalap Aprilia itu justru menyusun rencana pemulihan super ketat demi bisa tampil di MotoGP Malaysia di Sepang akhir pekan ini. Gila? Mungkin. Tapi […]

October 29, 2026 • 0 Baca →
Mengejutkan…Marc Marquez bocorkan niatnya Pensiun dari MotoGP !!
Motogp Trending

Mengejutkan…Marc Marquez bocorkan niatnya Pensiun dari MotoGP !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Marc Marquez akhirnya buka kartu soal masa depannya. Pebalap yang kini berusia 33 tahun itu mengakui bahwa kontraknya bersama Ducati hingga akhir 2028 kemungkinan besar adalah kontrak terakhirnya di MotoGP. Bukan karena ia kehilangan gairah balap, tapi karena pikirannya sudah jauh lebih tenang setelah kembali meraih gelar juara dunia…!! Dalam wawancara panjang bersama […]

October 28, 2026 • 0 Baca →
Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!
Motogp Trending

Bos Ducati Tardozzi Geram…Bela Marquez, Tuding pembalap Pengecut Soal Race Qatar !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….Davide Tardozzi akhirnya buka suara. Manajer tim Ducati itu tidak main-main mengkritik para pebalap yang berani bersuara lantang di luar ruangan, tapi mendadak bisu saat berhadapan langsung dengan penyelenggara MotoGP. Baginya, sikap seperti itu bukan cuma mengecewakan… itu bentuk kepengecutan yang membuang waktu semua orang. Yup….Bos Ducati Tardozzi Geram…Tuding pembalap Pengecut Soal Race […]

October 26, 2026 • 0 Baca →