Home / Motogp / Motogp Brno 2016 : Finish buncit….Jorge Lorenzo tuding Michelin berikan ban cacat !. Weleh…..
Motogp • • Diperbarui

Motogp Brno 2016 : Finish buncit….Jorge Lorenzo tuding Michelin berikan ban cacat !. Weleh… —

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 3 menit
Motogp Brno 2016 : Finish buncit….Jorge Lorenzo tuding Michelin berikan ban cacat !. Weleh… —
Motogp Brno 2016 : Finish buncit….Jorge Lorenzo tuding Michelin berikan ban cacat !. Weleh… — — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Bro dan sis sekalian…sepertinya Lorenzo sangat kecewa gagal mendulang poin di Brno.
  • Start di barisan terdepan….doi terseok-seok hingga finish paling buncit di Ceko.
  • menggunakan ban dengan tipe kompon sama dengan yang dipakai Vale (Soft-hard), performa doi terus ngedrop.

jorge brno2016

Bro dan sis sekalian…sepertinya Lorenzo sangat kecewa gagal mendulang poin di Brno. Start di barisan terdepan….doi terseok-seok hingga finish paling buncit di Ceko. Kendati? menggunakan ban dengan tipe kompon sama dengan yang dipakai Vale (Soft-hard), performa doi terus ngedrop. Puncaknya doi memutuskan masuk PIT ganti motor dan malah membuat semuanya makin semrawut. Pasca race….Lorenzo lumayan berang karena doi merasa kegagalannya akibat Michelin yang memberikannya ban cacat. Welehhhhh……

Konfirmasi ini dilayangkan Lorenzo saat menjawab pertanyaan wartawan kenapa Lorenzo tidak memiliki kecepatan seperti Rossi dan malah masuk pit ganti ban ke tipe slick ketika posisinya nangkring ke urutan 14. Disinilah Jorge menuding semua masalah datang dari Michelin yang memberikan ban cacat. Doi menegaskan ada bagian ban depan yang sobek dan hilang….inilah yang menjadi alasan Lorenzo performanya turun drastis….

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

“Timku tidak tahu apa yang sedang terjadi. Pertama mereka tidak mengerti, karena ketika aku masuk PIT dan menghentikan motorku, ban bagian yang sobek dan rusak menghadap ke bawah aspal. Jadi ban depan tampak sempurna. Baru terlihat jika motor dipindah mereka akan tahu ban hilang sepotong. Jadi mungkin itu sebabnya Ramon tidak mengerti mengapa aku ingin ganti motor....”seru Lorenzo kesal. Terus kenapa setelah itu doi balik ke PIT lagi??…

jorge (2)

“Aku mengganti ban dengan tipe slicks, tapi ternyata aspal masih sangat basah sehingga berbahaya. Makanya aku balik lagi ganti motor sebab kondisinya tidak layak dengan ban tipe slick. Michelin tidak boleh membiarkan ini terjadi lagi. Aku berharap hal ini tidak terjadi lagi. Ban depan konstruksi sudah on limit pada kondisi tersebut. Beberapa rider mengalami masalah ini namun lainnya tidak. Tapi jika race lebih lama lagi maka semua pembalap pasti akan mengalami hal yang sama…”ujar Lorenzo via motorsport…..

“Ada beberapa perbedaan kecil antara ban satu dengan lainnya….semua tidak sama. Yang jelas hal ini tidak boleh terjadi lagi. Michelin harus belajar dari pengalaman ini agar tidak terulang dimasa depan. Boleh saja ban terkikis tapi jika potongan karet sampai lepas ini yang parah. Sungguh apes memang karena ban aku gagal mendapatkan poin. Padahal aku mungkin bisa finish ketiga atau bahkan kedua bersama Cal dan Rossi. Aku merasa bisa melakukannya kalau tidak karena ban. Tapi itulah balap. Valentino kurang beruntung akibat mesin meleduk di Mugello, sedang kali ini aku yang tidak beruntung akibat ban cacat (defect)....”tutup Jorge lagi….

lorenzo brno (3)

Cuaca Brno yang memaksa ban tipe wet digunakan full race dengan power optimum khas Motogp bike tentu bukan hal mudah. Iannone bahkan harus merasakan ban depan karet berceceran menjelang 3 lap terakhir. Itupun karena Iannone ngepush on limit sejak awal dengan gaya riding agresif. Sementara Lorenzo kapan doi mengalami hal yang sama…tidak satupun yang tahu. Bahkan timnya sendiripun tidak ngeh….

Kamera Motogp sepertinya juga tidak merekam moment tersebut. Entah mana yang benar mengingat Marc Marquez yang menggunakan ban soft-soft malah bisa finish ketiga dibelakang Valentino Rossi. Yang pasti…tudingan Jorge ke Michelin adalah tamparan bagi produsen Perancis yang notabene malah mendapatkan pujian dari para rider akhir-akhir. Kecuali Lorenzo yang tampak berang akibat hasil Brno. Emboh ki….endi sing bener. Michelin cacat ??. Piye…percoyo karo Jorge opo Michelin sampeyan?. Ngopi sik ahhhhh, tiwas melu mumet koyok Lorenzo mengko :mrgreen: …..(iwb)

MVAI-Banner-1

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!
Motogp Trending

Nakagami bocorkan Feeling new Honda RC214V 850cc….Sangat Bagus ?!

Iwanbanaran.com – Cakkk…akhirnya Takaaki Nakagami membagikan pengalamannya yang cukup mengejutkan setelah kembali melompat ke atas motor MotoGP 1000cc konvensional. Pembalap penguji (test rider) HRC tersebut mengakui bahwa dirinya sempat mengalami “kejutan besar” (big shock) saat harus beradaptasi kembali dengan mesin 1000cc setelah berbulan-bulan fokus penuh mengembangkan motor prototipe 850cc untuk regulasi baru MotoGP 2027. Sebab […]

October 17, 2026 • 0 Baca →
Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”
Motogp Trending

Jorge Martin akui Lawan Marc Marquez tidak Mudah…” Dia minim Kesalahan !”

Iwanbanaran.com – Cakkk…..Jorge Martin buka suara soal bedanya bertarung lawan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Jawabannya bikin IWB manggut-manggut cak. Pembalap Aprilia itu sekarang sedang terkunci dalam duel gelar yang super ketat dengan Marquez. Setelah seri Indonesia akhir pekan lalu, jarak keduanya cuma dua poin dengan lima seri tersisa. Ini jarak yang tercatat sebagai rekor […]

October 16, 2026 • 0 Baca →
Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!
Motogp

Kacauuu…Pirelli di Paksa Tetap terapkan Peraturan ” Tire pressure” di 2027 !!

Iwanbanaran.com – Cakkk…..kabar kurang enak nih buat sampeyan yang sudah muak dengan drama penalti tekanan ban di MotoGP. Isu tekanan ban kembali panas di Mandalika akhir pekan lalu. Pedro Acosta sampai harus sengaja memperlambat dan turun di belakang Marc Marquez berkali-kali cuma buat menaikkan tekanan ban depannya. Jorge Martin juga kehilangan kemenangan sprint karena masalah […]

October 16, 2026 • 0 Baca →