Home / Motogp / Mind Game War : Jorge Martin akui pengen jatuhkan mental Pecco, Ducati Murka !!
Motogp Diperbarui

Mind Game War : Jorge Martin akui pengen jatuhkan mental Pecco, Ducati Murka

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Mind Game War : Jorge Martin akui pengen jatuhkan mental Pecco, Ducati Murka
Mind Game War : Jorge Martin akui pengen jatuhkan mental Pecco, Ducati Murka — Foto: Iwanbanaran

Poin Penting

  • Iwanbanaran.com – Cakkk….Jorge Martin tertinggal 21 poin dari Bagnaia di depan Valencia.
  • Pembalap Spanyol itu berada di urutan kedua (+0,147 detik).
  • Karena masih ada 12+25 poin yang bisa diperebutkan di sprint hari Sabtu dan Grand Prix di hari Minggu, apapun masih bisa terjadi di kejuaraan dunia.

Iwanbanaran.com – Cakkk….Jorge Martin tertinggal 21 poin dari Bagnaia di depan Valencia. Pembalap Spanyol itu berada di urutan kedua (+0,147 detik). Karena masih ada 12+25 poin yang bisa diperebutkan di sprint hari Sabtu dan Grand Prix di hari Minggu, apapun masih bisa terjadi di kejuaraan dunia. Dan sepertinya inilah yang sedang dilakukan Martin yakni Mind Game War….mouse and cat. Disini ternyata Jorge Martin akui pengen jatuhkan Mental Pecco. Waahhh…..berikut kata Jorge Martin…

“Semuanya berjalan baik, aku sangat kencang. Aku satu-satunya pembalap kencang dengan ban bekas. Kami memilih taktik yang sedikit berbeda sejak awal. Aku mengikuti Pecco untuk memahami racing line yang dia pilih, melihat kekuatan dan kelemahannya. Aku dekat dengannya, dan itulah satu-satunya cara aku bisa memberikan tekanan padanya. Aku ingin memberi tahu dia bahwa aku ada di sana dan melakukan perlawanan. Ini memang tindakan kurang elok dan biasanya aku tidak melakukan itu, tapi kali ini tidak ada cara lain. Dia sedikit lebih kuat di dua tikungan, jadi kami harus memperbaiki sektor tsb. Terkadang kami mengambil racing line yang sangat berbeda….” serunya…

Btw….Martin mendapatkan denda sebesar 500 euro dari FIM Steward MotoGP pada Jumat pagi karena berdiri di depan lawan saat tes start di akhir FP1. Btw….Fakta bahwa Jorge mengikuti Bagnaia dalam latihan tidak bisa diterima oleh tim pabrikan Ducati-Lenovo dan puncaknya adalah manajer tim mereka Davide Tardozzi dengan setengah hati menghalangi jalan Martin ketika ia turun ke trek untuk terakhir kalinya di akhir kualifikasi…..

Advertisement

Iklan Iwanbanaran
” Bos Ducati halangi Martin…”

“Aku lihat mereka sedikit kesal. Tapi aku tidak punya pilihan lain. Toh aku tidak mendorong Pecco keluar racing line atau semacamnya, aku hanya mengikutinya. Kami telah melihat berkali-kali musim ini bahwa seseorang mengikutiku atau Pecco dan mereka tidak mengatakan apa pun. Aku ingin mereka santai dan memahami situasiku. Aku seorang pembalap Ducati bukan merk lain. Jadi Jika aku menang, itu bukan untuk timku, tapi juga untuk Ducati. Aku berharap mereka juga senang karena aku bisa menang. Karena kini seolah mereka memandangku sebagai lawan….

“ Yang pasti saat sprint aku harus menang atau setidaknya finish didepan Pecco. Aku akan memberikan segalanya untuk berada di depannya. Jumat adalah hari yang baik, hampir ideal. Tapi itu bukan kemenangan, bukan apa-apa karena hasil akhir adalah Sabtu dan Minggu..” tutup Martin ! (iwb)

Hasil Kualifikasi MotoGP, Valencia (24 November):
1. Vinales, Aprilia, 1:29.142 menit
2. Martin, Ducati, + 0,147 detik
3. Zarco, Ducati, +0,154
4. Di Giannantonio, Ducati, + 0,253
5. Bezzecchi, Ducati, +0,254
6. Pengikat, KTM, + 0,260
7. Marc Marquez, Honda, + 0,317
8. Raúl Fernández, Aprilia, + 0,328
9. Miller, KTM, + 0,339
10. Aleix Espargaro, Aprilia, +0,429
11. Bastianini, Ducati, +0,431
12. Alex Márquez, Ducati, + 0,472
13. Quartararo, Yamaha, +0,473
14. Morbidelli, Yamaha, + 0,633
15. Bagnaia, Ducati, + 0,659
16.Nakagami, Honda, +0.860
17. Marini, Ducati, +1.201
18. Augusto Fernández, KTM , +1.303
19. Rins, Honda, +1.322
20. Savadori, Aprilia, +1.653
21. Pol Espargaro, KTM, +1.798

Hasil MotoGP FP1, Valencia (24 November):
1. Zarco, Ducati, 1:30.191 menit
2. Di Giannantonio, Ducati, + 0,187 detik
3. Martin, Ducati, +0,259
4. Bezzecchi, Ducati, +0,299
5. Vinales, Aprilia, + 0,343
6. Quartararo, Yamaha, +0,365
7. Marc Marquez, Honda, + 0,373
8. Augusto Fernández, KTM, + 0,376
9. Bastianini, Ducati, +0,620
10. Alex Márquez, Ducati, + 0,666
11. Pol Espargaro, KTM, + 0,683
12. Miller, KTM, + 0,710
13. Bagnaia, Ducati, +0,778
14. Raúl Fernández, Aprilia, + 0,855
15. Morbidelli, Yamaha, + 0,921
16.Brad Binder, KTM, +1.061
17. Marini, Ducati, +1.106
18. Nakagami, Honda, +1.252
19. Rins, Honda, + 1.297
20. Aleix Espargaro, Aprilia, +1.323
21. Mir, Honda, +1.362
22. Savadori, Aprilia, +1.806

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!
Motogp Trending

Pujian Setinggi Langi Bos Ducati ke Marquez dan Kritikan Pedas ke Pecco….Panas kii !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, kembali menjadi sorotan setelah melontarkan pujian setinggi langit kepada Marc Márquez usai kemenangan impresif sang pebalap di Sirkuit Misano. Namun, di sisi lain, Dall’Igna juga tidak segan-segan melontarkan kritik terbuka terhadap hasil akhir pekan yang diraih oleh Francesco “Pecco” Bagnaia. Kenapa bisa jadi makin melenceng seperti ini […]

September 17, 2026 0 Baca →
Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih
Motogp Trending

Tensi Panas….Ducati Sengaja Sabotase Motor Pecco ??? Gilaaaa sih

Iwanbanaran.com – Cakkkk….sepertinya Suasana di paddock kejuaraan dunia MotoGP mendadak memanas setelah sebuah rekaman video di balik layar yang tertangkap kamera penyiar DAZN mengungkap polemik internal antara Francesco “Pecco” Bagnaia dan kubu pabrikan Ducati. Perbincangan tak terduga tersebut mendadak viral karena membongkar adanya dugaan pembatasan teknis yang dialami sang juara dunia dua kali terkait pengaturan […]

September 17, 2026 0 Baca →
Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!
Motogp Trending

Fabio Quartararo akui tidak sabar Jajal Mesin Honda RC214V !!

Iwanbanaran.com – Cakkk….seperti yang sampeyan tahu, langkah besar dan penuh risiko tengah dipersiapkan oleh juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo. Setelah menghabiskan sebagian besar karier premier kelasnya bersama Yamaha yang puncaknya berbuah manis berupa gelar juara dunia pada musim 2021. Pembalap berjuluk El Diablo ini memutuskan untuk menanggalkan seragam biru khas pabrikan Iwata demi menerima […]

September 16, 2026 0 Baca →