Home / Motogp / Michelin Membuang Opsi ban ” HARD” di Austin…lhoo kenapaa ???
Motogp March 26, 2026

Michelin Membuang Opsi ban ” HARD” di Austin…lhoo kenapaa ???

Iwanbanaran

Oleh

Iwanbanaran

Publisher & Editor • sejak 2009

Baca 4 menit
Michelin Membuang Opsi ban ” HARD” di Austin…lhoo kenapaa ???

Iwanbanaran.com – Cakkk….Menjelang MotoGP Amerika Serikat yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA) akhir pekan ini, Michelin buka suara mengenai tantangan terbesar yang akan dihadapi para pembalap. Piero Taramasso, manajer balap trek Michelin, mengungkapkan bahwa perbedaan jenis aspal dan suhu trek yang tinggi menjadi faktor penentu utama performa ban di sirkuit Texas ini.

Sirkuit yang Menuntut Fisik dan Teknis

COTA bukanlah sirkuit biasa. Dengan panjang 5,513 km, trek ini memiliki 20 tikungan (11 kiri dan 9 kanan), perbedaan ketinggian spektakuler dengan tanjakan setinggi 40 meter di tikungan 1, serta lintasan lurus sepanjang lebih dari 1.200 meter di mana kecepatan bisa melampaui 350 km/jam.

Sejak pertama kali menjadi tuan rumah MotoGP pada 2013, COTA dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menuntut bagi ban karena kombinasi beban mekanis yang tinggi dan kompleksitas permukaan treknya.

Advertisement

Iklan Iwanbanaran

Distribusi Beban yang Tidak Biasa

Meskipun jumlah tikungan kiri (11) lebih banyak daripada kanan (9), Taramasso menjelaskan bahwa beban terberat justru terjadi pada sisi kanan ban. Hal ini disebabkan oleh rangkaian tikungan kanan yang cepat dan berurutan, terutama tikungan 16, 17, dan 18 yang memberikan tekanan luar biasa pada bahu kanan ban belakang.

Oleh karena itu, Michelin memutuskan untuk membawa spesifikasi ban belakang asimetris dengan sisi kanan yang diperkuat (reinforced right side).

Alokasi Ban: Filosofi Baru 2026

Musim ini, Michelin menerapkan filosofi baru dengan mengurangi jumlah pilihan kompon namun menambah jumlah unit per spesifikasi. Untuk COTA 2026, alokasi ban adalah sebagai berikut:

Posisi Spesifikasi Jenis
Depan Soft & Medium Simetris
Belakang Soft & Medium Asimetris (sisi kanan diperkuat)

Dibandingkan tahun lalu, Michelin menghilangkan opsi Hard untuk ban depan yang sempat tersedia di 2025.

“Kami tiba di Austin dengan pemahaman yang solid tentang sirkuit ini dan solusi yang telah kami validasi tahun lalu dengan performa yang sangat baik. Sebagai bagian dari filosofi baru 2026, kami telah menyederhanakan alokasi dengan mempertahankan ban Soft dan Medium di depan dan belakang, menghilangkan spesifikasi Hard yang tersedia untuk depan pada 2025,” jelas Piero Taramasso.

Tantangan Utama: Aspal Beragam dan Suhu Tinggi

Menurut Taramasso, tantangan terbesar di COTA bukan hanya soal tikungan, melainkan karakteristik aspalnya yang sangat bervariasi.

“Faktor kunci di Austin adalah keragaman permukaan trek. Sirkuit ini memiliki berbagai jenis aspal dengan tingkat grip dan abrasivitas yang berbeda-beda. Area yang telah diperlakukan dengan alur mikro buatan (micro-grooves) untuk meningkatkan grip justru mempercepat keausan ban secara signifikan.”

Ditambah lagi dengan suhu trek yang sering mencapai sekitar 50°C, kondisi ini menciptakan tekanan termal dan mekanis yang sangat tinggi pada ban.

Faktor Tantangan Dampak pada Ban
Perbedaan jenis aspal Grip dan tingkat keausan bervariasi per sektor
Micro-grooves Meningkatkan grip namun mempercepat degradasi
Suhu trek (hingga 50°C) Tekanan termal tinggi, risiko overheat
Rangkaian tikungan kanan Beban berat pada sisi kanan ban belakang

Manajemen Ban Jadi Kunci

Dengan kondisi yang menantang ini, Taramasso menekankan bahwa manajemen ban akan menjadi faktor penentu sepanjang akhir pekan, baik di sprint race maupun balapan utama.

“Dalam konteks ini, manajemen ban akan sangat krusial sepanjang akhir pekan, baik di Sprint maupun balapan. Kami yakin dengan komposisi ban yang kami sediakan dan percaya ini akan memungkinkan para pembalap mengekspresikan potensi penuh mereka.”

Ban Hujan: Siap untuk Kondisi Basah

Seperti biasa, Michelin juga menyediakan ban Power Rain untuk kondisi basah:

  • Depan: Soft dan Medium (simetris)

  • Belakang: Soft dan Medium (asimetris dengan sisi kanan lebih keras)

Last….MotoGP Amerika Serikat di COTA akhir pekan ini bukan hanya soal kecepatan dan keberanian menaklukkan tanjakan tikungan 1. Persaingan juga akan berlangsung di dalam garasi, di mana tim dan pembalap harus cerdas mengelola ban di tengah tantangan aspal yang beragam dan suhu trek yang ekstrem. Dengan pengalaman dan data yang solid dari tahun lalu, Michelin optimistis bahwa pilihan ban yang mereka bawa akan mampu mendukung para pembalap untuk tampil maksimal di “rumah” Marc Marquez ini. Kita tunggu saja cak….(iwb)

Share this article
Post

Baca Juga

Artikel Motogp Lainnya

Lihat Semua Motogp
Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya
Motogp

Pecco Frustrasi di Silverstone….”Jujur Aku Bingung, Grip Nol!” keluhnya

Iwanbanaran.com – Cakkk….Pecco Bagnaia di MotoGP Silverstone 2026 ini dibuat hopeless alias frustrasi berat. Setelah Sabtu kemarin kepayahan setengah mati di balapan Sprint, puncaknya di race hari Minggu (9/8) doi malah crash misterius alias DNF! Pecco sampai blak-blakan ngaku timnya udah “lost” alias bingung mau ngapain lagi buat nyari grip Desmosedici miliknya. “Jujur Aku Bingung, […]

August 10, 2026 0 Baca →
Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya
Motogp

Alex Marquez Kesal Bikin Kesalahan..” Podium 2 Terbuka ” !! serunya

Iwanbanaran.com – Cakkkk….nyesek banget cak! Alex Marquez blak-blakan ngaku kesel setengah mati sama dirinya sendiri usai gagal ngamanin podium di balapan MotoGP Silverstone, Inggris 2026. Doi nyebut kesalahannya di T1 (Tikungan 1) sebagai blunder yang konyol alias “unacceptable” (nggak bisa ditoleransi), hingga bikin posisi podium 2 yang udah di depan mata ambyar seketika. Alex Marquez […]

August 10, 2026 0 Baca →
Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”
Motogp

Marquez menyerah saat Race Silverstone ” Aku Tidak Bisa Menyerang !!”

Iwanbanaran.com – Cakkkk… drama Silverstone Inggris benar-benar menjadi ujian berat bagi sang Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez! Datang dengan modal apik usai double victory di Sachsenring dan hanya tertinggal 18 poin dari puncak klasemen, Marc justru kudu gigit jari usai terseok-seok dan cuma mampu finish di posisi ke-7. Imbasnya, jarak poin di klasemen kini […]

August 10, 2026 0 Baca →